Daftar Teknologi yang Pernah Digunakan dalam Balapan F1

Daftar Teknologi yang Pernah Digunakan dalam Balapan F1 – Formula 1 merupakan ajang balap paling bergengsi yang mengadukan kecepatan yang dimiliki oleh mobil kursi tunggal yang digunakan oleh para pesertanya. Namun balapan bukan hanya soal kecepatan saja, ternyata ada juga hal-hal lain yang menjadi rahasia dari mobil atau motor yang digunakan untuk balapan seperti ajang balap Formula 1. Mobil-mobil yang digunakan pada ajang balap tersebut memerlukan teknologi yang tinggi dan harus mengalami pengujian yang sangat lama.

Tak sedikit juga para pemain judi online memanfaatkan ajang balap fomula 1 sebagai wadah memasang taruhan di situs judi bola. Arena balap sebagai sebuah laboratorium yang digunakan untuk menguji berbagai teknologi yang mereka terapkan di mobil tersebut. berikut ini adalah daftar teknologi yang pernah digunakan dalam ajang balap Formula 1:

1. Pengalikasian Mesin Turbocharged
Saat ini mobil-mobil modern sudah banyak yang menggunakan teknologi turbo. Hal tersebut dikarenakan teknologi ini dapat meningkatkan tenaga pada mesin serta dapat menghemat penggunaan bahan bakar. Mobil kursi tunggal yang digunakan untuk balapan di gelaran Formula 1 menggunakan teknologi turbocharging yang dapat memungkinkan mesin dengan ukuran yang lebih kecil mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar.

2. Keberhasilan Sistem 4WD
Teknologi yang pernah digunakan dalam ajang balap bergengsi Formula 1 adalah sistem 4WD. Sistem 4WD merupakan teknologi yang dapat digunakan di semua medan yang dilintasi mobil. Teknologi ini dapat membuat mobil melaju dengan cepat di semua medan yang dilalui. Semua mobil yang diperuntukan untuk balapan biasanya menggunakan sistem penggerak roda pada komponen mobil. Sistem 4WD ternyata tak hanya di terapkan pada Formula 1 saja, mobil yang digunakan pada World Rally Championship juga menerapkan sistem yang sama pada mobil mereka.

3. Penggunaan Rem Cakram
Bagian yang paling penting dari sebuah kendaraan adalah sistem pengeremannya. Sejak pertama kali ditemukan, kemajuan teknologi paling besar pada sebuah mobil adalah teknologi rem yang disebut dengan rem cakram. Teknologi ini diterapkan pada proses pembuatan mobil kursi tunggal. Selain itu rem cakram juga menjadi salah satu komponen terpenting dari mobil balap yang digunakan dalam gelaran Formula 1. Tak hanya untuk mobil jet darat saja, penggunaan rem cakram juga menjadi komponen standar yang harus dimiliki oleh semua mobil.

4. Pilihan Gearbox Semi-Otomatis
Dalam teknologi mobil anda dapat memilih gearbox, yakni gearbox otomatis atau gearbox manual. Namun penggunaan gearbox manual cukup memakan waktu. Oleh sebab itu lahirlah transmisi otomatis yang memudahkan pengemudi. Kemudian pada sektor mobil balap berhasil menemukan gearbox yang dapat digeser sendiri tampa menggunakan bantuan pedal kopling. Teknologi ini akan membuat proses perpindahan gigi menjadi lebih cepat. Pada tahun 1989 gearbox semi-otomatis dikembangkan oleh oleh Ferrari untuk digunakan pada mobil kursi tunggal milik mereka.

Sekialas Sejarah Dari Tim Grand Prix Mercedes

Sekialas Sejarah Dari Tim Grand Prix Mercedes – Grand Prix Mercedes adalah kesalahan tim balap Formula 1. Tim berikut milik pabrikan mobil Jerman MercedesBenz. Mereka memulai debutnya di arena F1 terhadap tahun 1954 di papan, dan sesudah itu berhasil menggila edisi 1954 dan 1955. Setelah tren 1955, mereka pensiun berdasarkan ajang F1 dan ulang ke  sebagai pemasok mesin.

Sekialas Sejarah Dari Tim Grand Prix Mercedes

f1complete.com – Pertengahan 1990-x. Mercy sesudah itu memastikan untuk ulang ke F1 sebagai tim penuh terhadap edisi 2010 dikala perusahaan induk  Daimler AG memastikan untuk membeli 75,1% saham Brawn GP bersama Aaba Investments  (Daimler: 45,1%, Aabar: 30%). . tim. ., sesudah itu berpindah nama jadi MercedesBenz Grand Prix. Pada tahun 2011, Daimler  membeli sisa 24,9% saham yang tetap dipegang oleh Ross Brawn dan Nick Fry, menambah kepemilikan keseluruhan di tim Mercedes GP jadi 100%, menjadikan tim berikut sebagai tim F1 Mercedes-Benz yang lengkap.

 Tim Sejarah Awal

 Mercedes-Benz sudah berpartisipasi dalam Grand Prix Auto Races (pendahulu Formula Satu) sejak 1923 dikala Tropfenwagen Benz (digambarkan dalam bentuk tetesan air mata) diperkenalkan ke balap di Grand Prix Eropa di Monza. Idenya datang dari kesalahan seorang insinyur Benz Hans Niebel, yang terinspirasi oleh Tropfenwagen Rumler dan mencoba menambah daya tarik pemasaran untuk menjajakan mobil bermesin sedang manfaatkan penampilan  layaknya Auto Union (sebagian dibuat oleh insinyur Rumler). . , manfaatkan sasis. Klon Rumler yang dibuat sebelumnya untuk Auto Union. Mesin mobil balap mereka adalah 80 tenaga kuda. 1991 dalam volume mtr. kubik.

Itu adalah awal yang benar-benar menjanjikan bersama area ke-4 dan ke-5 (diberhentikan sekali) dalam pertandingan debut mereka, tapi mereka tidak beroleh area yang bagus di tiga tren pertama, dan lebih-lebih tujuan pemasaran yang mereka harapkan tidak jadi kenyataan. Penggabungan bersama Daimler untuk menambah kinerja.

 Pada tahun 1930, tim balap baru dibentuk, yang disebut Silver Arrows MercedesBenz, mengambil nama perusahaan patungan  baru, DaimlerBenz. Mereka juga mendominasi balap  GP  Eropa bersama cuma satu rival, Auto Union. Mereka kelihatan modis terhadap mulanya dikala mereka menghilangkan warna cat mobil (putih ke perak, warna metalik spesifik) murni untuk kurangi bobot mobil. Tim Silver Arrows berhasil dibimbing oleh manajer fenomenal  Alfred Neubauer, yang memenangkan tiga balapan terhadap tahun 1932 di tangan Rudolf Caracciola. Saat itu, Mercedes adalah keliru satu dari 4.444 tim beranggaran besar. Karena perusahaan berhenti balapan terhadap awal Perang Dunia II dan didanai oleh rezim Nazi hingga Nazi beralih pikiran dan ulang manfaatkan balap sebagai propaganda perang. alat.

Awal jaman F1

 Setelah berakhirnya Perang Dunia II terhadap tahun 1954, Mercedes-Benz ulang ke persaingan yang saat ini dikenal sebagai seri balap Formula Satu (Kejuaraan Dunia  didirikan terhadap tahun 1950). Mereka  manfaatkan mobil MercedesBenz W196 berteknologi canggih, yang tidak mempunyai roda dan berjalan bersama handling dan kecepatan yang benar-benar efisien. Juara dunia musim 1951, Juan Manuel Fangio, bergabung bersama MercedesBenz dari tim Maserati terhadap pertengahan musim untuk debutnya di GP Prancis terhadap  4 Juli 1954. Tim berikut segera berhasil dan menang bersama skor 1:2. Fangio, Karl Kling dan Hans Herrmann mencetak rap tercepat. Kemudian, terhadap tahun 1954, Fangio  memenangkan tiga balapan lagi, dan di musim itu ia jadi juara dunia. Kesuksesan

  berlanjut hingga tahun 1955, dikala kecenderungan untuk manfaatkan mobil yang serupa layaknya musim sebelumnya ulang dimanfaatkan. Mercedes  mendominasi balapan sekali lagi, bersama Fangio memenangkan empat balapan dan kawan setimnya  Stirling Moss memenangkan Grand Prix Inggris, bersama Fangio dan Moss finis di peringkat ke-12. Namun, bencana 4.444 Mercedes-Benz yang menewaskan pembalap Mercy Lebesgue Pierre dan seluruh 80 pemirsa di 24 Hours of Le Mans terhadap tahun 1955 memicu balapan di Swiss, Prancis, Jerman dan Spanyol dibatalkan. Setelah kegemaran gas buang berakhir, persaingan mobil Formula 1

Baca Juga : Penyelidikan FIA ke GP Abu Dhabi dan final gelar kontroversial F1 2021

mercedes GP baru

 Tim Mercedes pas ini berasal dari tim lama bernama Tyrrell Racing, yang menjabat sebagai konstruktor F1 dari tahun 1970 hingga 1998. Tyrrell sesudah itu tukar ke British American Racing terhadap tahun 1999 untuk menjalin kemitraan bersama Honda, produsen mesin pertama di Jepang. Tim BAR sesudah itu berpindah nama jadi

 ulang ke 2006 Honda Racing F1 Team. Pendahulu Mercedes GP pas ini didasarkan terhadap tim Brawn GP, yang terdiri dari sisa-sisa Tim F1 Honda Racing sehabis Honda pensiun dari F1 terhadap  Desember 2008.  Ross Brawn  sesudah itu berpindah nama jadi BrawnGP. Hubungan mereka bersama Mercedes dimulai dikala tim memastikan untuk manfaatkan mesin buatan MercedesBenz bertenaga tinggi di menit-menit sebelum saat pramusim. Sesi Tes Mercedes sanggup terima persyaratan spesifik untuk memasok Brawn GP sebagai arti yang dominan terhadap tahun 2009. Aturan mulanya adalah produsen mesin cuma sanggup memasok dua tim, dan Mercedes pas itu jadi pemasok mesin  McLaren & Force India. Tim memenangkan balapan pertama mereka di Grand Prix Australia 2009, Jenson Button memenangkan 6 dari 7 balapan pertama mereka untuk memenangkan gelar setelah jadi juara dunia pada th. 2009. Untuk pertama kalinya dalam peristiwa  60 th. Formula 1, tim jadi pembalap di musim debut pertama mereka, dan setelah sukses menghapus gelar Konstruktor.

Pada 16 November 2009, diumumkan bahwa pabrikan Mercedes-Benz sudah mengakuisisi tim GP Brawn dan mempertahankan Ross Brawn sebagai pemimpin tim. Menurut pabrik mesin Mercedes F1 di Brixworth, dalam perihal basis tim, mereka bakal terus memanfaatkan basis Inggris Brackley, yang berjarak kurang dari 30 mil. Alasan utama

 Mercedes-Benz belanja Brawn GP adalah karena McLaren Group tidak puas bersama dengan ketentuan untuk memperluas bisnisnya jadi mobil jalan raya. Saat itu, McLaren  berencana untuk produksi mobil  jalan raya massal yang bakal dirilis ke masyarakat umum menjadi th. 2011. Akibatnya, Grup McLaren  belanja kembali 40% saham yang sudah dijualnya ke MercedesBenz. Mercy  bakal terus mensuplai tim McLaren bersama dengan mesin sampai akhir edisi 2015 terbaru.

manajemen tim

 Ross Brawn masih jadi kepala tim GP Mercedes, begitu pula CEO Nick Fry. Mantan pebalap McLaren Norbert Haug melarikan diri dari Korea Utara untuk jadi direktur mesin  Mercedes GP. Pada akhir th. 2009, Mercedes mengumumkan bahwa mereka bakal menampilkan duo balap Jerman Nico Rosberg dan Michael Schumacher untuk majalah F1 edisi 2010, mantan pembalap Jenson Button ditandatangani oleh McLaren dan Rubens Barrichello berangkat ke WilliamsF1.

 Pada akhir th. yang sama, perusahaan minyak Malaysia Petronas jadi pendukung utama tim dan meninggalkan tim karena BMW Sauber, tetangga Mercedes-Benz pas itu. Nama resmi tim, Mercedes GP Petronas Formula One Team, sudah diumumkan. Petronas diketahui bersedia mendonasikan 30 juta euro per th. untuk dana tersebut. Rilis paling akhir debut 2010 mereka adalah 80 juta euro. Pada Januari 2010 di Museum Mercedes-Benz di Stuttgart, Mercedes GP meluncurkan kendaraan bermotif perak .

Sejarah Tim F1 Hyundai

 2010-an: Selama musim 2010 yang dominan, kinerja tim  tidak semulus yang diinginkan terhadap th. 2009, dijuluki Brawn GP. Mercedes GP hanya mampu beradu dengan Renault F1 untuk memperebutkan posisi “best of the rest” sesudah Big 3 dari Red Bull Racing, McLaren dan Scuderia Ferrari. Mercedes finis keempat dengan 214 poin. Nico Rosberg mampu tampil atraktif dengan raihan tiga medali emas di Malaysia, China, dan Inggris. Namun, penampilan  Michael Schumacher yang legendaris jauh dari kata putus asa gara-gara ia gagal capai satu gelar pun sejak musim debutnya terhadap 1991. Schumacher juga mencatatkan finis terburuk didalam kariernya di  Eropa kala finis di urutan ke-15. Kemudian di Hungaria, Schumacher terlibat pertengkaran dengan mantan teman setimnya di Ferrari Rubens Barrichello, yang mendorong seorang Brasil yang coba menyalipnya ke dinding lubang dengan  kecepatan 290 km/jam. Musim 2011  masih di dukung oleh duet Schumi dan Rosberg, dengan tim di belakang keluar normal kembali. Tidak ada mobil Mercedes yang merampungkan Grand Prix Australia. Di Malaysia, Schumacher tampaknya pakai faktor Mercedes dengan tempati peringkat ke-9, yang merupakan satu poin, oleh Mercedes di kegilaan 2011. Di Cina, Nico Rosberg hampir pasti mampu naik podium kalau mobilnya tidak bermasalah. Rosberg finis kelima dan teman satu timnya finis kedelapan di China. Di sedang musim flu, Schumacher lagi ke Formula Satu dengan, finis keempat di Kanada. Schumacher juga mencetak  poin terhadap upacara lagi th. ke-20 Formula Satu di Belgia, di area kelima dan Rosberg di area keenam.

Musim 2012 Mercedes selamanya menolong duet Schumacher dan Rosberg.  Rosberg mengejutkan China dengan memenangkan balapan. Ini adalah kemenangan balapan pertama Mercedes-Benz sejak Juan Manuel Fangio terhadap 1955.  Michael Schumacher memastikan untuk pensiun pas kala untuk F1 sesudah final Podium Eropa ketiganya, dan Lewis Hamilton memasuki balapan terhadap musim 2013 menggantikan Schumacher.

Susunan tim terdahulu (pra Formula 1) Nama dan Posisi dalam tim

  • Alfred Neubauer : Manajer tim
  • Max Sailer : Direktur tim
  • Rudolf Uhlenhaut : Direktur teknik mesin
  • Hans Nibel : Perancang mobil

Susunan tim saat ini (sejak 2010) Nama dan Posisi dalam tim :

  • Toto Wolff : Team principal
  • Nick Fry : CEO
  • Bob Bell : Direktur teknik
  • Dieter Zetsche : Direktur, Mercedes-Benz
  • Norbert Haug : Presiden, Mercedes Motorsport
  • James Vowles : Pakar strategi
  • Jock Clear : Pakar strategi senior
  • Lewis Hamilton : Pembalap
  • Valtteri Bottas : Pembalap

Daftar Nama pembalap,Periode dan Catatan :

  • Asal Jerman Rudolf Caracciola : 1935-1939 : Juara Grand Prix Eropa era 1930-an
  • Asal Jerman Manfred von Brauchitsch : 1935-1939
  • Asal Jerman Hermann Lang : 1935-1939; 1954 : Pembalap Jerman yang juga mengikuti ajang Formula 1
  • Asal Italia Luigi Fagioli : 1935-1936
  • Asal Jerman Hanns Geier : 1935
  • Asal Monako Louis Chiron : 1936
  • Asal Swiss Christian Kautz : 1937
  • Asal Britania Raya Richard Seaman : 1937-1939 :
  • Asal Italia Goffredo Zehender : 1937
  • Asal Jerman Hans Hartmann : 1939
  • Asal Jerman Heinz Brendel : 1939
  • Asal Argentina Juan Manuel Fangio : 1954-1955 : Juara dunia F1 pertama untuk tim Mercedes GP
  • Asal Jerman Karl Kling : 1954-1955
  • Asal Jerman Hans Hermann : 1954-1955
  • Asal Inggris Stirling Moss : 1955
  • Asal Prancis André Simon : 1955
  • Asal Italia Piero Taruffi : 1955
  • Asal Jerman Michael Schumacher : 2010-2012 : 7 kali juara dunia
  • Asal Jerman Nico Rosberg : 2010-2016 : 1 kali juara dunia sebelum keluar dari Mercedes GP
  • Asal Inggris Lewis Hamilton : 2013 : 6 kali juara dunia dan memenangkan juara konstruktor dengan 6 kali berturut-turut
  • Asal Finlandia Valtteri Bottas : 2017-

Penyelidikan FIA ke GP Abu Dhabi dan final gelar kontroversial F1 2021

Penyelidikan FIA ke GP Abu Dhabi dan final gelar kontroversial F1 2021 – Badan pengatur F1 ingin menyelesaikan penyelidikan atas insiden di Abu Dhabi paling lambat 3 Februari, dan FIA akan berbicara dengan semua pemain kunci. Masa depan Lewis Hamilton dalam olahraga tetap tidak pasti untuk musim 2022. FIA berharap untuk menyelesaikan tinjauannya terhadap Grand Prix Abu Dhabi, yang akan menentukan gelar  F1 yang kontroversial, paling lambat awal Februari.  Sky Sports mengatakan penyelidikan resmi dimulai pada  Senin dan tim investigasi akan mewawancarai semua pihak yang bersengketa, termasuk direktur balapan Michael Masi, kru, pembalap dan perwakilan tim, bersama dengan sekretaris jenderal FIA Motorsports Peter Bayer.

Penyelidikan FIA ke GP Abu Dhabi dan final gelar kontroversial F1 2021

f1complete.com – inspeksi. proses. Pada 17 Desember, Mohammed Ben Sulayem, yang terpilih sebagai presiden FIA, berpartisipasi dalam audit dan melakukan keadaan darurat di markas besar badan pengatur Jenewa. Masa jabatan  presiden berakhir  lima hari setelah final di Abu Dhabi. Seorang juru bicara FIA mengatakan penyelidikan akan “lengkap, objektif dan transparan.” Dewan berharap untuk menyelesaikan proses pada 3 Februari pada pertemuan Dewan Olahraga Motor Dunia berikutnya. • Masih ada ketidakpastian tentang masa depan Lewis Hamilton di F1.

  • Pertanyaan dan jawaban penting untuk F1 pada tahun 2022

 Setelah berkonsultasi dengan Mercedes, FIA berjanji akan “menganalisis dan menjelaskan” tiga hari setelah final digelar di Abu Dhabi. Meski pihak Mercedes sudah mengurungkan niatnya untuk mengajukan banding atas hasil balapan, pihaknya sangat marah dan kecewa dengan cara Masi menangani periode safety car-nya setelah serangkaian kejadian yang mengakibatkan Lewis Hamilton kehilangan gelar juara dunia lap terakhirnya dari Max Verstappen.  Seperti dilansir Sky Sports, Senin, masa depan juara tujuh kali Hamilton tidak pasti jelang musim 2022. Hasil penjurian FIA, yang akan memulai uji coba pramusim  di Spanyol, akan menjadi faktor penentu pada 23 Februari. . Laga pertama musim ini di Bahrain pada 20 Maret.

Baca Juga : Peringkat Top 6 Sampai 10 Pembalap F1

Satu bulan dari perjanjian 2021 yang disengketakan

 12 Januari menandai hanya satu bulan setelah musim 2021 yang kontroversial. Hamilton belum muncul di depan umum sejak balapan dimulai, memberikan wawancara singkat dari podium dan ucapan selamat kepada Verstappen. Satu-satunya deskripsi yang diketahui tentang acara balapan Pada putaran terakhir, dia mengatakan kepada race engineer, “Ini sudah diatur” di radio perintah sampai tikungan terakhir balapan. Manajer Mercedes Toto Wolf mengatakan Inggris “kecewa” setelah apa yang terjadi empat hari setelah pertandingan dan  tidak ada jaminan tegas bahwa Hamilton pasti akan kembali ke F1. Saya  bisa mengatasinya, itu tidak mungkin, “kata Wolf. Dia mengatakan pengendaranya “dicuri” oleh mahkota 2021.

 “Dan tentu saja [Hamilton] bukan pembalap. Saya bersama kami  dan yang lainnya. Kami benar-benar semoga seluruh tim bisa melalui acara ini… Tapi dia tidak akan pernah bisa melupakan rasa sakit dan penderitaan yang menimpanya pada hari Minggu.” Bos Mercedes Toto Wolf kecewa dengan dirinya sendiri dan juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton, dan sang pembalap  tidak  pernah tahu apa yang terjadi pada lap terakhirnya di Abu Dhabi. Wolf menambahkan: “Saya sangat berharap Lewis akan terus membalap karena dia adalah pembalap terhebat sepanjang masa.” Sebagai seorang pembalap, hatinya akan mengatakan kepadanya bahwa dia harus terus melaju karena dia berada di puncak permainan. Tapi kami harus menghadapi rasa sakit yang dia derita pada hari Minggu. Dia adalah orang yang memiliki nilai-nilai yang jelas, ”kata Wolf. Mercedes bertanggung jawab kepada FIA untuk memenuhi janji revisinya, termasuk diskusi dengan tim dan pebalap.

Masa depan F1 Lewis Hamilton masih belum jelas

Hampir sebulan telah berlalu sejak final Formula 1 2021 yang kontroversial dan ketidakpastian tetap ada tentang masa depan Lewis Hamilton di arena olahraga menjelang musim baru di bulan Maret. FIA bulan lalu mengatakan sedang mempertimbangkan Grand Prix Abu Dhabi, dan Craig Slater mengumumkan masa depan  Lewis Hamilton di Formula 1 bulan lalu setelah akhir musim 2021 yang kontroversial. Masa depan  Lewis Hamilton di Formula 1 masih belum jelas karena penyelidikan besar terhadap penyelesaian FIA Abu Dhabi. Sky Sports News melihatnya. Hamilton kalah di Piala Dunia dari Max Verstaffen dalam situasi kontroversial di final Grand Prix Abu Dhabi, yang mengakhiri musim 2021 pada 12 Desember. Mercedes menarik bandingnya setelah FIA berjanji akan mengusut kasus seputar proses safety car. Di Craig Slater dari Sky, Sports News melaporkan: Pertanyaan Umum Tentang Apa yang Baru di F1 di 2022

 “Jika Hamilton kembali ke Formula 1, akan ada keinginan untuk  mengatasi ‘kekecewaan’ yang telah dibicarakan oleh bos tim Toto Wolf sejak Abu Dhabi, dan FIA bertanggung jawab  untuk memenuhi janji itu. Natal untuk menyelidiki peristiwa babak final dan menghasilkan beberapa kesimpulan.” Jelas bahwa Mercedes ingin melihat hal yang sebenarnya. Mereka mengatakan kepada saya: Semakin lama berlangsung, situasi Lewis Hamilton akan semakin buruk, dan ini adalah dari sumber senior Hamilton samar-samar mengomentari masa depannya dalam sebuah wawancara setelah pertandingan singkat  dengan Jenson Button. Sampai jumpa tahun depan.” GP  Max Verstappen dan Lewis mengambil kemudi Hamilton dan mendengar tim radio, termasuk Hamilton, mengatakan balapan telah “dicurangi”. Juara dunia tujuh kali itu, bersama dengan staf Mercedes lainnya, tidak ada lagi setelahnya. balapan Tidak ada wawancara pers, dan Hamilton belum memposting di akun media sosialnya sejak saat itu.

Beberapa hari setelah skandal itu berakhir, Hamilton mengunjungi Kastil Windsor, di mana dia dianugerahi gelar bangsawan dan menghadiri perayaan Mercedes untuk memperpanjang rekor gelar builder kedelapan berturut-turut. Sulayam tidak setuju dengan tawaran Hamilton akan pensiun awal musim depan.  “Tidak, saya tidak berpikir dia akan [pergi],” katanya kepada wartawan. “Saya punya pertanyaan, apakah Anda mengatakan Lewis  tidak akan ikut balapan? Tidak. Sebagai seorang pembalap, Anda membuat nama untuk diri sendiri dan jangan biarkan rumor [berbicara]. “Saya yakin Lewis [akan kembali]. Lewis adalah bagian besar dari motorsport, dan tentu saja era baru, Formula 1, dapat menambah kemenangan dan prestasi Lewis, dan Verstappen juga  ada di sana. “Saya sangat yakin bahwa tahun depan akan menjadi musim Formula 1 yang sangat sulit. Sementara itu, pelatih berusia 60 tahun, yang terpilih untuk menggantikan Jean Todt pada  Desember, menjelaskan tujuannya untuk melihat aturan Formula 1 sebagai cara untuk menghindari hukuman penjara berulang di Abu Dhabi. “Kami akan mempelajari  apa yang terjadi di Abu Dhabi dan memutuskan bagaimana bergerak maju tanpa tekanan dari siapa pun,” kata Ben Sulayam. Lewis Hamilton merayakan ulang tahunnya yang ke-37 sebagai tokoh terkemuka di komunitas Formula 1 pada hari Jumat, duduk bersila dan dengan sabar menunggu pembaruan tentang masa depannya, tekad olahraga yang menuntut pemburu rekor, aktivis, dan wajahnya diminta. Sakit hati Abu Dhabi bersifat informal dan mungkin disamakan dengan terlupakan. “Anda ingin berita utama Anda, tapi ini milik Anda. Setelah media memberikan isyarat pengunduran diri setelah pemilihan yang dia angkat, saya penguasa berita. “Kami memberikan segalanya dan tidak pernah menyerah. Itu yang paling penting,” kata Hamilton. “Sampai jumpa tahun depan.” Hamilton tidak berbicara secara terbuka sejak itu, tetapi antusiasme seputar langkah selanjutnya tampaknya telah membayangi perayaan Max Verstappen atas kejuaraan dunia pertamanya. Ini bukan cerminan dari bakat orang Belanda  atau kekayaan kemenangannya, melainkan pengingat akan pentingnya dan pentingnya pembalap Formula 1 yang paling sukses.  Anak laki-laki yang berulang tahun Formula 1 dan Juara Ksatria tujuh kali baru-baru ini mengakui bahwa dia menandatangani kontrak baru dua tahun  musim panas lalu, mulai bulan ini, dan sebelumnya mempertimbangkan untuk pensiun pada bulan September. Yah.” “Hal biasa-biasa saja yang ingin saya lakukan, ingin lakukan”  mengulangi betapa beruntungnya saya masih berpikir bahwa saya mengemudi setiap minggu.

“Saya tahu bahwa ketika Anda mulai melambat, Anda tidak ingin berlatih, dan jika Anda merasa tidak enak badan, Anda harus berhenti.” Satu hal yang kami tahu pasti adalah bahwa itu tidak memperlambat Anda. ; Hanya Hamilton yang tahu sisanya. Selamat ulang tahun ke 8 kali ini tahun depan Apakah Anda berbicara tentang judul nomor 38? Mercedes baru-baru ini mengatakan di sela-sela winkline yang menampilkan Hamilton, “Kesulitan mengarah pada semacam solusi. Satu lagi pemecahan rekor.” Kakak laki-laki Hamilton, Nicholas, juga meyakinkan Lewis di siaran Twitch-nya dengan mengatakan dia “baik-baik saja”. “Saya tidak menyalahkan dia. Media sosial bisa menjadi tempat yang sangat berbahaya, tapi dia hebat.”

 Harus dikatakan bahwa diam bukanlah kejahatan, terutama mengingat  dia menolak rekornya, Kejuaraan Pembalap Dunia kedelapan. Beberapa orang mungkin telah membuat keputusan ini dengan martabat dan martabat yang ditunjukkan Hamilton  hari itu. “Kekecewaan” adalah apa yang digambarkan oleh bos  Mercedes Toto Wolff sebagai “manipulatif” oleh para pebalapnya ketika dia dan Hamilton dipertanyakan di final ketika dia mempertanyakan “kejujuran dan keaslian olahraga”. Sementara pertanyaan terus muncul tentang status Hamilton di musim 2022/23, para pemimpin F1 memiliki perkembangannya sendiri. “Ini akan memakan waktu lama  untuk mencerna apa yang terjadi.” Saat itu, kata Wolf. “Saya tidak berpikir kita akan pernah mengatasinya, itu tidak mungkin.“Dan tentu saja bukan dia [Hamilton] sebagai pebalap. Saya sangat berharap kami berdua dan seluruh tim dapat bekerja melalui acara tersebut, tetapi dia tidak akan pernah mengatasi rasa sakit dan kesusahan yang disebabkan pada hari Minggu.  “Saya sangat berharap Lewis melanjutkan balapan karena dia adalah pembalap terhebat sepanjang masa. Sebagai seorang pembalap, hatinya akan mengatakan saya harus melanjutkannya karena dia berada di puncak permainannya. Tapi kami harus mengatasi rasa sakit yang diakibatkannya. dia pada hari Minggu. Dia adalah pria dengan nilainilai yang jelas.”Lewis adalah bagian besar dari motorsport”

 Presiden FIA yang baru terpilih Mohammed Ben Sulayem mengatakan awal bulan ini Hamilton belum membalas pesannya setelah dia gagal menghadiri gala FIA.Namun, dia mengakui dia tidak “menyalahkannya” dan mengakui “stres dan tekanan” yang dialami Hamilton sejak akhir musim, dengan Mercedes memprotes prosedur restart balapan terakhir sebelum kemudian menjauhkan diri dari banding lebih lanjut.  Berbicara menjelang Reli Dakar, Ben Sulayem tidak setuju dengan saran Hamilton akan pensiun menjelang musim depan.”Tidak, saya tidak berpikir dia akan [berhenti],” katanya kepada wartawan. “Saya akan mengajukan pertanyaan Anda, apakah Lewis menyatakan bahwa dia tidak akan balapan? Tidak. Tepat. Menjadi pembalap, Anda menyatakan diri, Anda tidak membiarkan rumor [berbicara].“Saya yakin Lewis [akan kembali]. Lewis adalah bagian besar dari motorsport, dan tentu saja Formula 1, era baru [dapat menambah] kemenangan dan pencapaian Lewis, dan juga Verstappen ada di sana.

“Saya sangat yakin bahwa Anda akan melihat musim Formula 1 yang sangat menantang tahun depan.”Pelatih berusia 60 tahun, yang terpilih sebagai penerus Jean Todt pada bulan Desember, sementara itu telah menguraikan tujuan untuk melihat peraturan F1 sebagai sarana untuk menghindari pengulangan kesimpulan di Abu Dhabi.”Saya akan mempelajari kasus apa yang terjadi di Abu Dhabi, dan keputusan akan diambil bagaimana untuk maju tanpa tekanan dari siapa pun,” kata Ben Sulayem.  “Integritas FIA adalah tugas dan kewajiban saya untuk melindunginya, tetapi bukan berarti kami tidak melihat peraturan kami, dan jika ada perbaikan, kami akan melakukannya.  “Saya katakan dalam konferensi pers pertama saya, ini bukan kitab Tuhan. Ini ditulis oleh manusia. Itu bisa diperbaiki dan diubah oleh manusia. hanya seperti itu”.

 Sudah menjadi kebiasaan olahraga bahwa keterampilan balap Hamilton terus mendominasi kisah keunggulannya di era perdebatan keragaman kekuatan dan kompleksitas mobil. Musim lalu berada di urutan ke-8 berturut-turut dengan setidaknya 8 kemenangan,  15 lebih banyak di barisan depan daripada pembalap lain, dan 25  di São Paulo. Ini adalah titik awal yang baik untuk salah satu pertunjukan besar F1. Sulit membayangkan dia tidak akan kembali dengan  gelar kedelapan tepat di depan matanya. “Seperti yang kita semua tahu dalam olahraga, segala sesuatu mungkin terjadi. Juara 2009 Jenson Burton mengatakan kepada Sky Sports pada bulan Desember: “Secara pribadi – saya tidak begitu mengenal Lewis sekarang, saya mengenalnya tujuh atau delapan tahun yang lalu – tetapi saya tidak akan melihatnya pergi, terutama karena dia baru saja kehilangan kejuaraan dunia, saya pikir dia akan kembali bertarung tahun depan. dan kami akan kembali bermain di bulan Maret.”Bos Mercedes Toto Wolff mengatakan dia dan juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton kecewa dan pembalap itu tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi pada putaran terakhir di Abu Dhabi.  Mantan rekan setim dan rival Hamilton, Nico Rosberg, sependapat dengan Button, melakukan duel klasik jangka panjang antara pembalap Inggris itu dan Verstappen.“Itu sulit, itu sangat sulit,” kata Rosberg. “Tapi tentu saja saya mengandalkan dia untuk kembali ke grid tahun depan dan berjuang untuk mendapatkan kembali kejuaraan dunia yang telah diambil darinya dengan cara tertentu.  “Lewis dulunya, atau sekarang, pembalap wheeltowheel terbaik, dan inilah Verstappen yang benarbenar membawanya dalam balap wheeltowheel dan kadangkadang bahkan menjadi lebih baik. Sungguh menakjubkan melihat keterampilan dan kemampuan mereka. Lihat bagaimana mereka melakukannya. Seolah-olah di planet mereka sendiri, mereka jauh lebih tinggi daripada yang lain, jadi saya berharap dapat melihat mereka lagi tahun depan.”

Peringkat Top 6 Sampai 10 Pembalap F1

Peringkat Top 6 Sampai 10 Pembalap F1 – Red Bull jauh lebih muda dari tim-tim besar Formula 1 lainnya, yang datang pada tahun 2005. Namun dalam waktu kurang dari dua dekade, Red Bull telah mengumpulkan beberapa pencapaian yang mengesankan.Lima gelar pembalap dan empat konstruktor menjadi headline CV yang mencakup 75 kemenangan grand prix kejuaraan dunia, cukup untuk menempati urutan keenam dalam daftar sepanjang masa di belakang Ferrari, McLaren, Mercedes, Williams dan Lotus.

Peringkat Top 6 Sampai 10 Pembalap F1

F1complete.com – Ini juga memiliki program pembalap junior utama, yang telah meluncurkan karir banyak pembalap sukses, termasuk Sebastian Vettel dan Max Verstappen .

Untuk daftar 10 pebalap F1 teratas ini, kami telah memperhitungkan jumlah keberhasilan yang dicetak para pembalap bersama Red Bull dan tim saudaranya Toro Rosso/AlphaTauri, dampak yang mereka miliki dan keadaan waktu mereka di dalam Red Bull. Belum lagi prestasi mereka di tim lain.

Alexander Albon

Sebastien Buemi atau Jaime Alguersuari bisa saja mengambil tempat ini. Keduanya memiliki momen mereka di Toro Rosso dan menjadi bagian dari program lebih lama dari Albon, dengan Buemi juga meraih prestasi serius di Kejuaraan Ketahanan Dunia dan Formula E.

Tapi Albon, dengan kejutan dan panggilan terlambat, berhasil masuk ke skuad Red Bull utama – dan mencetak podium sekali di sana.

Albon berada di ambang program FE ketika Daniel Ricciardo meninggalkan Red Bull memicu keributan yang menempatkan Pierre Gasly bersama Max Verstappen dan Albon ke Toro Rosso, sebagai rekan setim Daniil Kvyat .

Baca Juga : Sebelas Mobil Formula 1 Peraih Gelar Juara Dunia

Pembalap Anglo-Thailand itu terbukti mampu bangkit dari tabrakan dan menunjukkan kilasan kecemerlangan, termasuk berkendara ke posisi keenam di GP Jerman, pengalaman pertamanya mengendarai mobil F1 di lintasan basah.

Dengan kesulitan Gasly, Albon dipromosikan ke skuad Red Bull untuk GP Belgia September, hanya start F1 yang ke-13. Meskipun ia juga gagal mendekati Verstappen, Albon tidak terperosok di lini tengah sebanyak Gasly dan melakukan cukup untuk mempertahankan dorongan untuk tahun 2020.

Sayangnya, dia tidak mampu melakukan cukup di musim F1 keduanya. Ada dua podium, tetapi Albon sekali lagi terlalu jauh dari Verstappen dan jarang cukup dekat untuk membantu Red Bull dengan opsi strategis. Dia dijatuhkan pada akhir 2020, meskipun Red Bull menempatkannya di DTM sebelum Albon kembali ke F1 bersama Williams untuk 2022.

Daniel Kvyat

Adakah yang punya peluang Red Bull sebanyak Daniil Kvyat? Dibantu oleh 89 penampilannya sebagai starter untuk Toro Rosso/AlphaTauri, pemain Rusia itu adalah pencetak poin tertinggi ketiga untuk tim ‘B’, di belakang Gasly dan Carlos Sainz Jr .

Setelah menjadi juara GP3, Kvyat lulus ke F1 pada tahun 2014. Dia melakukannya dengan cukup baik bersama Jean-Eric Vergne yang berpengalaman (yang mengungguli Kvyat 22-8) untuk mengambil kursi Red Bull yang dikosongkan oleh Vettel yang terikat Ferrari untuk tahun 2015.

Kvyat berada di urutan kedua di GP Hongaria yang kacau dan mencetak tiga poin lebih banyak dari rekan setimnya yang malang Ricciardo, meskipun pembalap Australia itu tetap memimpin Red Bull.

Kvyat naik podium lagi di GP China 2016, putaran ketiga musim ini, tetapi dia sudah berada dalam kesulitan mengingat kenaikan pesat Verstappen. Pembalap Belanda itu menggantikannya untuk ronde kelima, sesuatu yang sulit diproses Kvyat saat kembali ke Toro Rosso, tidak terbantu oleh fakta bahwa Verstappen menang pertama kali untuk Red Bull di GP Spanyol.

Perjuangan Kvyat berlanjut pada 2017 dan ia kurang konsisten. Dia dijatuhkan setelah tersingkir dari GP Singapura, meskipun mencetak satu poin dalam ‘kembalinya’ satu kali di GP AS.

Setahun keluar sebagai sopir simulator Ferrari didahului lain kesepakatan Toro Rosso untuk 2019. Dia melakukan pekerjaan yang solid, meskipun berjuang untuk mencocokkan Gasly ketika Prancis bergabung dengannya setelah digantikan oleh Albon di Red Bull.

Gasly unggul jauh dalam tim AlphaTauri yang berganti nama pada tahun 2020, mencetak lebih dari dua kali penghitungan poin Kvyat. Kvyat, meskipun memiliki beberapa penampilan yang kuat, akhirnya digantikan untuk tahun 2021 oleh bintang potensial berikutnya di peringkat junior Red Bull, Yuki Tsunoda .

Sergio Perez

Setelah mencoba baik Gasly dan Albon di kursi yang dikosongkan oleh Ricciardo, Red Bull mencari di luar kumpulan pembalapnya sendiri untuk tahun 2021. Bintang Racing Point Perez direkrut dalam upaya untuk memberi Verstappen dukungan dalam perjuangannya melawan Mercedes.

Itu sebagian berhasil. Perez terkadang memberikan dukungan yang berguna, terutama di GP Azerbaijan (yang ia menangkan), Prancis, Turki, dan Abu Dhabi. Tapi dia juga terlalu sering keluar dari kecepatan terdepan.

Dengan hanya delapan poin yang memisahkan Verstappen dan Hamilton di puncak klasemen pembalap, selisih 36 poin Valtteri Bottas atas Perez yang memastikan Mercedes meraih mahkota konstruktor kedelapan berturut-turut. RB16B tidak diragukan lagi sulit untuk dikendarai tetapi juga memiliki keunggulan kecil atas lawan lebih sering daripada tidak.

Perez tetap mempertahankan kursinya untuk tahun 2022. Bagaimana dia masuk ketika peraturan baru F1 tiba akan menentukan berapa lama karirnya di Red Bull – dan seberapa tinggi daftar ini dia bisa naik.

Pierre Gasly

Dinilai hanya pada waktunya di skuad senior, Gasly tidak akan setinggi dalam daftar ini. Namun penampilannya bersama Toro Rosso dan berganti nama menjadi tim AlphaTauri telah membuktikan bahwa pria Prancis itu adalah salah satu talenta terkemuka di lini tengah F1 yang ketat.

Lulusan lain dari program junior Red Bull, Gasly membuat lima starter untuk Toro Rosso pada akhir 2017 sebelum kampanye penuh pertamanya bersama Brendon Hartley . Gasly memenangkan pertarungan intra-tim pada tahun 2018, menandai hari-hari ketika Toro Rosso kompetitif dan mendapatkan kursi Red Bull ketika Ricciardo keluar.

Tugas 12 balapannya di tim ‘A’ ditandai dengan perjuangan untuk mendekati Verstappen, balapan dengan mobil yang lebih lambat di lini tengah dan beberapa masalah saat bekerja dengan tim untuk menemukan solusi. Dia digantikan oleh Albon dan kembali ke Toro Rosso, tetapi dengan cepat pulih dari kemunduran.

Sejak itu, Gasly telah menjadi salah satu pemain F1 yang paling mengesankan. Dia mencetak podium bagus di GP Brasil 2019 dan memimpin barisan untuk AlphaTauri. Jika rookie F1 Tsunoda nyaris menyamai skor tahun 2021 Gasly, tim tersebut akan mengalahkan Alpine untuk posisi kelima dalam kejuaraan konstruktor.

Dan, tentu saja, ada hari spesial di Monza di tahun 2020. Gasly memanfaatkan safety car dan kesalahan Lewis Hamilton /Mercedes untuk menahan McLaren milik Carlos Sainz Jr untuk memenangkan GP Italia. Pertanyaannya sekarang adalah apakah dia akan mendapatkan kesempatan lagi dengan salah satu tim top F1.

Carlos Sainz Jr

Apakah Sainz adalah bakat yang ditinggalkan Red Bull? Mengingat penampilannya di McLaren dan Ferrari sejak 2019, mudah untuk berpikir begitu.

Pembalap Spanyol itu memasuki F1 bersama Toro Rosso pada 2015 sebagai rekan satu tim rookie Verstappen. Verstappen mencetak lebih banyak poin, tetapi sebagian besar jaraknya karena mobil yang tidak dapat diandalkan. Sainz mengalahkan Verstappen 10-9 di kualifikasi dan fakta bahwa ada ketegangan menunjukkan mereka melihat satu sama lain sebagai saingan.

Ketika Verstappen dipromosikan ke tim Red Bull setelah hanya empat balapan tahun 2016, Sainz dengan nyaman mengungguli rekan setimnya yang baru Kvyat dan memimpin serangan Toro Rosso. Dia juga brilian pada tahun 2017, tempat ketujuh di GP Cina menjadi salah satu drive terbaik musim ini, dan dia mencetak semua kecuali lima dari 53 poin tim.

Tapi dia juga menuju pintu keluar. Sainz mengikuti empat GP terakhir pada 2017 untuk Renault, rumahnya untuk 2018 sebelum sukses beralih ke McLaren. Lebih dari empat tahun setelah Sainz pergi, hanya Gasly yang mengumpulkan lebih banyak poin untuk Toro Rosso/AlphaTauri.

Sebelas Mobil Formula 1 Peraih Gelar Juara Dunia

F1complete.com – Salah menyebut nama Adrian Newey, Chief Technical Officer Red Bull Racing, sebagai salah satu figur kunci di balik kesuksesan Verstappen di Formula 1 pada 2021.

 Pakar aerodinamika Inggrislah yang merancang Red Bull Racing RB16B yang mampu membalikkan posisi sasis Mercedes F1  W yang luar biasa, yang tak tertahankan sejak dimulainya era mesin turbo-hybrid pada tahun 2014.

Sebelas Mobil Formula 1 Peraih Gelar Juara Dunia

Sebelas Mobil Formula 1 Peraih Gelar Juara Dunia – Reputasi Newey sebagai perancang mobil Formula 1 yang hebat mungkin dapat dibandingkan dengan reputasi John Barnard, Rory Byrne, Aldo Costa, Patrick Head, dan Gordon Murray. Namun mengingat karirnya, Newey bisa lebih baik dari nama-nama di atas.  Bagaimana dengan? Newey merekrut tiga tim – Williams, McLaren dan Red Bull Racing – untuk gelar Kejuaraan Dunia Mengemudi dan Konstruktor Formula 1.

Mobil yang dikembangkan desainer berusia 63 tahun itu mampu menyabet total 11 gelar juara dunia sebagai pilot dan 10 builder. Dimulai dengan Team March pada akhir 1980-an, reputasi Newey sebagai desainer dengan pengalaman luas dalam desain aerodinamis mobil F1 terus berkembang. Dia pindah ke Williams pada 1991 dan McLaren pada 1997. Pada Februari 2006, Newey memutuskan untuk mengambil tantangan baru dengan bergabung dengan tim  Red Bull Racing yang dibentuk saat itu.

 Motorsport.com Indonesia ingin menganalisis 11 mobil Formula 1 rancangan Adrian Newey yang telah membantu para pembalap menjadi juara dunia.

Williams FW14B – Nigel Mansell 1992

Didukung oleh mesin 3.5 liter (3500cc) Renault RS3C dan RS4  V10, Williams FW14B dari Nigel Mansell telah memenangkan 9 kemenangan dan 3 detik podium dalam 16 balapan.

 Pada Formula 1 1992, Williams FW14B yang dipimpin oleh Mansell dan Riccardo Patrese memiliki 10 kemenangan, 21 podium, 15 pole position, dan 11  lap tercepat dalam total 16 balapan. Pada mobil ini pada tahun 1992, Williams tidak hanya mendapatkan gelar pilot, tetapi juga gelar pembangun.

Dibandingkan dengan versi FW14 sebelumnya,  Williams FW14B pada saat itu memiliki gearbox dan berbagai aerodinamika modern, serta sistem elektronik canggih pada masa itu, seperti kontrol traksi dan suspensi aktif.

Williams FW15C – Alain Prost 1993

Masih menggunakan mesin  Renault, lebih spesifiknya Renault RS5, 3.493cc. 67° V10, disedot secara alami (NA), mesin sedang, dipasang secara vertikal, transmisi semi-otomatis sekuensial 6 kecepatan Williams, Williams FW15C mendominasi 1993. F1. Tembakan dari Damon Hill dan Alain Prost memungkinkan Williams FW15C memenangkan 10 balapan, 15 pole, dan 10 lap cepat. Alain Prost memenangkan gelar  dunia keempatnya dan Williams memenangkan gelar Konstruktor keenamnya (9).

Williams FW18 – Damon Hill 1996

Damon Hill memenangkan gelar  dunia dan juga membantu Williams mengamankan gelar Konstruktor Formula 1 1996 dengan Williams FW18. Berdasarkan mesin Renault RS8 / RS8B 3000cc NA V10, Williams FW18 dikenal dengan daya tahan, kemudahan pengaturan, dan daya saing untuk semua jenis sirkuit. Hal itu dibuktikan dengan kesuksesan pembalap Williams yang selalu naik podium di hampir setiap sirkuit Formula 1 1996 kecuali Monaco dan Monza (Grand Prix Italia).

Baca Juga : Perbedaan Antara Formula E dan Formula 1

Williams FW19 – Jacques Villeneuve 1997

Adrian Newey membuat banyak kontribusi desain penting untuk Williams FW18 setelah bergabung dengan McLaren. Pekerjaan Newey diselesaikan oleh Jeff Willis. Ini juga akan menjadi sasis terakhir yang akan digunakan Williams dengan mesin Renault sebelum pabrikan  Prancis itu  untuk sementara menghentikan produksinya. Dimulai oleh Jacques Villeneuve dan Heinz-Harald Frentzen,Williams FW19 memenangkan 8 kemenangan, 15 podium, 11 pole position dan 9  lap tercepat dalam 17 balapan, menggantikan Williams dengan perebutan gelar juara dunia di antara konstruktor dan pembalap. Villeneuve Formula 1 … 1997

McLaren MP4/13 – Mika Hakkinen 1998

Sasis McLaren MP4/13 dirancang bersama oleh Adrian Newey, Steve Nichols, Neil Otley dan Henri Durand. Sementara itu, Mario Illien mengembangkan dan bertanggung jawab atas mesin Ilmor untuk MercedesBenz FO110G V10 (72º).

 Dipimpin oleh Mika Hakkinen dan David Coulthard, MP4/13 sepenuhnya mendominasi F1 pada tahun 1998 dengan 9 kemenangan, 20 podium, 12 pole position dan 9  lap tercepat dalam 16 balapan. Dengan delapan kemenangan diHakkinen ia menjadi juara dunia pada tahun 1998 dan McLaren telah memenangkan gelar teknik pertama dan terakhirnya sejak 1991.

McLaren MP4/14 – Mika Hakkinen 1999

Sasis McLaren MP4/14 yang masih mengandalkan mesin Mercedes tidak dominan seperti generasi sebelumnya. Dari 16 balapan, sasis rancangan Newey ini hanya meraih 7, 11 pole dan 9 lap tercepat.  Hakkinen memenangkan gelar pembalap kedua dan terakhirnya dengan lima kemenangan. Scuderia Ferrari telah memenangkan gelar Konstruktor.

Red Bull Racing RB6 – Sebastian Vettel 2010

Sasis Red Bull Racing RB6, yang dirancang oleh Sebastian Vettel dan Mark Webber, telah mencatat 9 kemenangan, 20 podium, 15 pole, dan 6  lap tercepat dalam 19 balapan. Vettel, yang mulai menamai mobilnya, memenangkan lima dan memenangkan gelar dunia pertamanya. Dinamakan Luscious Liz setelah Vettel’s Monaco Grand Prix, mobil itu kemudian berganti nama menjadi Randy Mandy dan Newey mengklaim memiliki sasis  downforce terbaik dalam sejarah F1. Alasan mengapa Red Bull RB6 memenangkan 15 jalur dalam 19 balapan di musim F1 2010 adalah karena Red Bull juga berhasil meraih gelar engineering untuk keempat kalinya secara berturut-turut (2010-2013) dengan sasis ini.

Red Bull Racing RB7 – Sebastian Vettel 2011

Red Bull RB7, di mana Sebastian Vettel dan Mark Webber masih mengandalkan mesin Renault, telah memenangkan 12 dari 19 balapan, 27 podium, 18 jalur dan 10 lap tercepat. Setelah 11 kali menang, Vettel  akhirnya menjadi juara dunia.  Dominasi Red Bull di sasis RB7 terbukti dalam tiga kemenangan 12 finis. Sasis juga dikenal dengan diffuser knalpot yang  inovatif dan kontroversial.

Red Bull Racing RB8 – Sebastian Vettel 2012

Red Bull Racing terus mendominasi F1 2012 dengan sasis RB8-nya. Dalam 20 balapan, Vettel dan Webber telah meraih 7 kemenangan, 14 podium, 8 pole position dan 7 lap cepat. Lima kemenangan  Vettel membawanya ke gelar ketiganya. Sasis juga menimbulkan kontroversi karena penggunaan peta throttle  yang tidak biasa yang memungkinkan lebih banyak tekanan udara  dari knalpot ke diffuser untuk lebih banyak downforce. Red Bull harus mengubah beberapa detail desain mobil.

Red Bull Racing RB9 – Sebastian Vettel 2013

Kendaraan terakhir yang memenangkan gelar Pengemudi dan Konstruktor Dunia di era  V8 NA. Red Bull RB9 juga merupakan kendaraan F1 terbaru yang ditenagai oleh mesin Red Bull yang telah memenangkan Kejuaraan Konstruktor F1 hingga saat ini.

 Masih dikendarai oleh Sebastian Vettel dan Mark Webber, sasis ini telah meraih 13 kemenangan, 24 podium, 11 pole position dan 12  lap tercepat dalam 19 balapan F1 2013.

Red Bull Racing RB16B – Max Verstappen 2021

Untuk pertama kalinya di era mesin turbo hybrid, mobil ini berhasil mengantarkan Red Bull Racing menyandang predikat World Racing Driver. Menggunakan mesin 1600cc 90 ° V6 Honda RA621H  yang mampu menyemburkan

 900hp, mobil yang dikendarai Max Verstappen dan Sergio Perez ini mampu memenangkan 11 dari 22 balapan Formula 1 pada 2021. Pria ke-34 yang  menjadi pembalap Belanda  atau  juara dunia F1.  Adrian Newey, yang memimpin tim desain, melakukan beberapa perubahan, termasuk bentuk gearbox, untuk mengatur ulang suspensi belakang  untuk meningkatkan downforce  belakang.

Perbedaan Antara Formula E dan Formula 1

Perbedaan antara Formula E dan Formula 1

Perbedaan Antara Formula E dan Formula 1 – Sebuah pertanyaan yang sering kami tanyakan; apa sebenarnya perbedaan antara F1 dan Formula E?

F1complete.com – Meskipun mereka mungkin tampak sangat mirip dengan pengamat biasa, kedua kejuaraan itu sebenarnya sangat berbeda. Popularitas Formula E yang semakin meningkat dapat dimengerti menyebabkan banyak perbandingan dengan F1, tetapi seri yang secara harfiah dikembangkan dari ide yang ditulis di belakang serbet sekarang memiliki peran penting untuk dimainkan dalam arah motorsport modern di masa depan.

Untuk memahami perbedaan utama antara F1 dan Formula E, pertama, Anda harus memahami filosofi yang mendasari keberadaan Formula E.

Keberlanjutan

Formula E menjadi seri balap single-seater internasional full-electric pertama di dunia ketika diluncurkan kembali pada tahun 2014, dan sementara F1 memiliki warisan yang lebih kaya (sudah ada sejak 1950), Formula E telah berkembang menjadi salah satu seri balap yang paling penting. dalam olahraga motor global.

Didirikan oleh pengusaha Spanyol dan mantan politisi, Alejandro Agag, tujuan Formula E jelas; untuk mempromosikan penggunaan mobilitas listrik dan solusi energi terbarukan di kota-kota besar di seluruh dunia.

Sementara F1 saat ini menggelar Grand Prix di 21 negara yang berbeda (dibandingkan dengan 12 negara yang menjadi tuan rumah E-Prix musim lalu), Formula E hanya melakukan perjalanan ke kota-kota berpenduduk padat yang secara aktif berjuang untuk melawan perubahan iklim dan mengurangi polusi udara.

Dengan membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik di lokasi ini, Formula E telah menarik beberapa produsen mobil terbesar di dunia, termasuk Audi, BMW, DS, Jaguar, Mercedes, Nissan, dan Porsche. Tidak buruk untuk seri yang berusia kurang dari enam tahun!

Baca Juga : Fakta Dan Statistik Sejarah F1 GP Brasil

Relevansi jalan

Jadi mengapa, dengan pengecualian Mercedes yang bersaing di keduanya, pabrikan ini hanya berfokus pada Formula E daripada mengejar jangkauan global yang lebih besar secara eksponensial yang ditawarkan oleh F1.

Jawabannya sederhana. Di motorsport modern, dan di industri mobil pada umumnya, pabrikan besar tidak lagi dapat dengan nyaman membenarkan biaya R&D yang sangat besar yang diperlukan untuk bersaing di F1 ketika relevansi jalan masa depan dari produk yang mereka produksi cukup terbatas.

Konsumen saat ini lebih sadar lingkungan daripada generasi mana pun sejak manufaktur mobil massal dimulai dan dengan banyak negara berencana untuk langsung melarang penjualan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel mulai tahun 2030, Formula E menawarkan platform yang sempurna bagi pembuat mobil global untuk mempromosikan generasi berikutnya dari teknologi kendaraan rendah emisi.

Jadi apa yang dilakukan Formula E agar F1 tidak membuat semua pabrikan ini bergegas ke sana untuk mempromosikan kredensial teknologi hijau mereka? Mari kita mulai dengan mobil itu sendiri…

teknologi listrik

Perlu diingat bahwa Formula E BUKAN seri spesifikasi, seperti yang tampaknya dipikirkan beberapa orang. Meski secara visual mobil-mobil tersebut tampak serupa, ini hanya karena sasisnya sendiri sudah dihomologasi.

Tim malah memfokuskan upaya R&D mereka untuk mengembangkan bagian lain dari mobil seperti powertrain, gearbox, dan suspensi, dan elemen-elemen ini, bersama dengan beberapa perangkat lunak yang sangat canggih, yang membedakan satu mobil dari yang lain dalam hal kinerja.

Sementara mobil Formula 1 modern menggunakan unit daya turbo-hybrid V6 (menyandingkan mesin pembakaran internal dengan dua motor listrik), mobil Formula E menggunakan powertrain listrik sepenuhnya yang menarik daya dari baterai yang menghasilkan 250kW yang mengesankan!

Perbandingan pertama yang cenderung dicari orang adalah kecepatan, dan sementara mobil Formula E berakselerasi pada tingkat yang sama dengan mobil F1, kecepatan tertinggi mereka mencapai sekitar 280km/jam, kira-kira 70km/jam lebih sedikit.

Sejujurnya, itu hanya angka dan kecepatan tertinggi yang sedikit lebih lambat tampaknya tidak berdampak pada kualitas balapan!

Sirkuit jalanan

Perlu diingat bahwa mobil F1 dibuat untuk performa murni dan dirancang sedemikian rupa untuk balapan di sirkuit yang lebih lebar, lebih lama, dan lebih cepat. Mobil Formula E, sebagai perbandingan, ditakdirkan untuk cukup gesit untuk balapan secara efektif di sirkuit jalanan yang ketat dan berkelok-kelok yang seringkali jauh lebih pendek dan lebih sempit daripada trek F1 rata-rata Anda.

Tapi bukankah lebih baik jika Formula E dipacu di sirkuit yang ‘layak’ seperti F1 dan seri lainnya? Nah, untuk menjawabnya secara sederhana, tidak!

Seluruh alasan Formula E balapan di sirkuit jalanan kota adalah agar dapat menghadirkan motorsport kelas dunia langsung kepada para penggemar, menghilangkan kebutuhan untuk membangun infrastruktur baru yang mahal untuk setiap balapan atau persyaratan bagi penggemar untuk bepergian dengan mobil ke sirkuit yang dibangun khusus yang berlokasi jauh dari rumah mereka.

Jangan tertipu oleh tidak adanya ‘sirkuit nama besar’ seperti Silverstone, Spa, atau Monza. Formula E melakukan perjalanan ke beberapa kota paling terkenal di dunia termasuk Paris, Berlin, London, New York, dan bahkan Monaco!

Format balapan

Apa pun yang dapat dilakukan F1 dari sudut pandang penggemar, Anda dapat bertaruh Formula E akan berusaha keras untuk melakukan yang lebih baik lagi, dan tidak ada contoh yang lebih baik dari itu selain jadwal akhir pekan yang padat.

Tidak seperti F1 di mana latihan, kualifikasi, dan balapan berlangsung selama tiga hari, semua sesi trek resmi Formula E berlangsung dalam satu hari dengan pengecualian sesi penggeledahan 30 menit pada Jumat malam. Itu banyak tindakan trek yang harus dilakukan!

Balapan Formula E berlangsung selama 45 menit +1 lap dan biasanya berlangsung pada Sabtu sore (dibandingkan dengan slot hari Minggu tradisional untuk F1), tetapi sebelum itu, ada dua sesi latihan terpisah, dan sesi kualifikasi dua bagian yang berpuncak pada ‘ superpole’ baku tembak dengan enam pembalap tercepat berjuang untuk mengamankan posisi pole untuk balapan.

Memulai dari pole di Formula E itu penting, tapi tidak sepenting yang sering terjadi di F1. Sementara sebagian besar balapan F1 akhirnya dimenangkan oleh pembalap yang dimulai dari barisan depan, balapan Formula E cenderung lebih tidak terduga dengan balapan yang sering dimenangkan oleh pembalap yang telah berjuang melewati lapangan.

Pemberhentian

Tidak seperti F1, pitstop tidak wajib di Formula E dan tim tidak diperbolehkan mengganti ban kecuali mereka mengalami kebocoran. Sedangkan di F1, seorang pembalap mungkin melakukan 2-3 pit stop selama balapan, mengganti ban setiap kali, pembalap Formula E menggunakan ban segala cuaca yang dirancang khusus dalam kondisi apa pun, dan hanya diperbolehkan empat set untuk seluruh akhir pekan.

Hingga baru-baru ini pada musim keempat (2017-18), pembalap Formula E tidak dapat menyelesaikan jarak balapan penuh tanpa perlu berhenti untuk mengganti mobil di tengah balapan. Kemajuan dalam teknologi baterai berarti bahwa pengemudi sekarang memiliki dua kali lipat jumlah energi yang dapat digunakan seperti yang mereka lakukan sebelumnya, membuat pitstop menjadi sesuatu dari masa lalu.

Fitur lain dari Formula E yang membedakannya dari F1 adalah persaingan ketat di grid, dengan delapan tim berbeda memenangkan setidaknya satu balapan tahun lalu dibandingkan dengan hanya tiga di F1.

Karena cara mobil dirancang, Anda akan melihat banyak menyalip karena pengemudi dapat mengikuti mobil lain dari dekat dan dapat menggunakan alat tambahan seperti ‘Mode Serangan’ dan Fanboost’ selama balapan untuk membantu mereka melewati lawan .

Sistem poin

Sama seperti F1, Formula E memberikan poin kepada 10 finis teratas setiap balapan sehingga cukup mudah untuk diikuti. Untuk pertama kalinya, Formula E akan bergabung dengan F1 musim depan untuk menjadi Kejuaraan Dunia FIA resmi yang berarti para pembalap akan bersaing untuk dinobatkan sebagai Juara Dunia Formula E pertama di seri tersebut.

Jika Anda belum berkesempatan menghadiri balapan Formula E secara langsung, tunggu apa lagi? Jika kombinasi melihat 24 pembalap tercepat di dunia berpacu di jalanan kota paling ikonik di dunia tidak membuat jantung Anda berdebar kencang, mungkin inilah saatnya untuk memeriksa detak jantung Anda!

Fakta Dan Statistik Sejarah F1 GP Brasil

F1complete.com – Know Your F1 Circuit’ adalah seri baru yang diluncurkan di blog F1 saya. Postingan di bawah seri ini akan ditulis oleh Saumil Patel, penggemar berat olahraga ini. Anda dapat mengikuti seri penuh sepanjang musim dengan menggunakan tag ‘Know Your F1 Circuit’. Postingan ini berfokus pada fakta, sejarah & statistik F1 dari ‘Autódromo José Carlos Pace’ yang juga dikenal sebagai Interlagos – tempat ikonik yang menjadi tuan rumah Grand Prix Brasil.

Fakta Dan Statistik Sejarah F1 GP Brasil

Fakta Dan Statistik Sejarah F1 GP Brasil – Autódromo José Carlos Pace adalah sirkuit motorsport yang populer disebut Interlagos. Terletak di lingkungan Interlagos, Cidade Dutra, São Paulo, Brasil pada ketinggian 747m, menjadikannya trek tertinggi kedua dalam hal ketinggian di kalender Formula 1. São Paulo-Guarulhos adalah bandara internasional terdekat – 48 km dengan waktu tempuh kurang dari satu jam. Bandara Congonhas meskipun lebih dekat hanya menangani penerbangan domestik dan carteran.

Tahukah kamu? Fakta:

  •     Jarak putaran asli (tata letak 1973 – 1977) adalah – 7960 meter
  •     Burung hantu yang menggali adalah pemandangan umum di Interlagos
  •     Lima pembalap Brasil telah memenangkan Grand Prix Brasil (Emerson Fittipaldi, Nelson Piquet, Ayrton Senna, dan Felipe Massa dan Carlos Pace)
  •     Pembalap Brasil telah mengambil pole terbanyak – 10
  •     Mobil bertenaga Honda hanya menang dua kali di Interlagos – 1991 & 2019
  •     Michael Schumacher dan saudara Ralf Schumacher mulai dari puncak grid pada tahun 2001
  •     Tujuh pembalap telah memenangkan Grand Prix Brasil berturut-turut
  •     Interlagos 2013 adalah balapan F1 terakhir Mark Webber – dia berada di urutan kedua
  •     Jarak putaran 68% dengan kecepatan penuh
  •     Grand Prix Brasil 2006 adalah balapan terakhir Michael Schumacher
  •     Interlagos telah menyelenggarakan balapan terakhir lima musim
  •     Pierre Gasly dan Carlos Sainz mencatatkan podium pertama dalam karir mereka di Grand Prix Brasil 2019
  •     Polisitter memiliki probabilitas 36% untuk menang – terendah dari semua sirkuit saat ini
  •     Michael Schumacher memiliki jumlah lap tercepat tertinggi – 5
  •     Rubens Barrichello adalah satu-satunya pembalap Brasil yang belum pernah menang di sirkuit rumahnya
  •     Pada tahun 2005, Fernando Alonso menjadi Juara Dunia Formula 1 termuda (pada periode itu)

Grand Prix Brasil, Sejarah:

Perkebunan di mana sirkuit dibangun dibeli oleh pengusaha Inggris dan pengembang properti Louis Romero Sanson untuk proyeknya ‘Balneário Satélite da Capital’ pada tahun 1926. Pada dasarnya itu memperluas batas kota São Paulo ke daerah pinggirannya dengan mengembangkan infrastruktur dan rumah. Sayangnya, bencana pasar saham AS tahun 1929, gejolak politik dan munculnya Depresi Hebat melumpuhkan ekonomi Brasil. Semua proyek pembangunan infrastruktur ditunda untuk waktu yang lama. Setelah lebih dari satu dekade pada tahun 1938, Eusébio de Queiroz Mattozo (Presiden Klub Otomotif Brasil) meyakinkan Sanson untuk menyelesaikan sirkuit Interlagos.

Sanson menarik inspirasi tata letak desain dari Roosevelt Field Raceway New York dan membangun sirkuit yang diresmikan pada Mei 1940. Sirkuit ini awalnya bernama Autodromo de Interlagos. “Interlagos” secara harfiah berarti antara danau, mengacu pada dua waduk buatan, Guarapiranga dan Billings yang mengapit daerah tersebut. Waduk buatan manusia ini dibangun untuk memastikan pasokan air dan listrik yang stabil ke kota.

Baca Juga : Dua Pembalap F1 Terbaik Dunia Bersaing di Grand Prix Abu Dhabi

Pada tahun 1985 sirkuit ini berganti nama menjadi Autodromo José Carlos Pace untuk menghormati pembalap Brasil José Carlos Pace. Pace berpartisipasi dalam tujuh puluh tiga Grand Prix Kejuaraan Dunia Formula Satu (Satu kemenangan, enam podium). Dia tewas dalam kecelakaan pesawat ringan pribadi pada tahun 1977 di dekat São Paulo.

1972 – 1977

Balapan Formula 1 utama (1972) adalah balapan non-kejuaraan sesuai dengan peraturan FIA saat itu yang menetapkan balapan demonstrasi diadakan untuk mendukung pedoman kualitas dan keselamatan lintasan. Perlombaan dimenangkan oleh Carlos Reutemann dari Argentina.

Status Kejuaraan Dunia pertama Grand Prix Brasil diadakan pada tahun 1973. Mempertahankan Juara Dunia Formula 1 dan pahlawan lokal São Paulo, Emerson Fittipaldi memenangkan balapan dengan nyaman mengendarai Lotus 72. Balapan tahun 1974 berlangsung singkat dan penuh peristiwa. Awalnya balapan ditunda untuk membersihkan pecahan kaca dari sirkuit dan kemudian memasuki lap ke-32, balapan ditandai dengan bendera merah karena hujan membuat kondisi balapan menjadi berbahaya.

Emerson Fittipaldi sekali lagi memenangkan perlombaan mengendarai McLaren M23. Tahun berikutnya adalah pertandingan Brasil 1 – 2, Emerson Fittipaldi dikalahkan oleh sesama pemain Brasil Carlos Pace yang mengendarai Brabham-Ford BT44B. Ini adalah satu-satunya balapan Formula 1 yang dimenangkan Pace. Perlombaan 1976 dimenangkan oleh juara dunia bertahan Niki Lauda mengendarai Ferrari 312T. Balapan tahun 1977 adalah pertarungan antara James Hunt yang mengendarai McLaren M23 dan Carlos Reutemann yang mengendarai Ferrari 312T2B. Reutemann menang dan Hunt tertinggal di urutan kedua.

1979 – 1980

Acara 1979 benar-benar didominasi oleh tim Ligier-Ford Prancis di JS11s mereka. Mereka dengan mudah mencetak gol finis 1 – 2. Jacques Laffite memenangkan balapan dengan melenyapkan pole time 1975 Jean-Pierre Jarier dengan selisih 7 detik dan rekan setimnya Patrick Depailler finis kedua.

Acara 1980 yang semula dijadwalkan di sirkuit Jacarepaguá di Rio de Janeiro dipindahkan ke Interlagos karena landasan yang tenggelam di sirkuit Rio. Mayoritas pengemudi menyuarakan keprihatinan mereka tentang bahaya keselamatan di Interlagos (yang bergelombang dengan penghalang yang tidak memadai, parit yang dalam, dan tanggul) dan menyerukan boikot yang hampir berhasil.

Untuk sebagian besar balapan, pembalap Prancis Jean-Pierre Jabouille dan René Arnoux dengan turbocharged Renault RE20 mereka dominan sampai turbo Jabouille gagal pada lap 25. René Arnoux memenangkan balapan, yang pertama dengan keunggulan dua puluh satu detik atas pembalap Italia Elio de Angelis mengendarai Lotus 81 yang berada di urutan kedua.

1990 – 2021

Setelah satu dekade hiatus, Interlagos berhenti pada tahun 1990 ketika Rio menyatakan tidak mampu untuk melanjutkan acara tersebut. Luiza Erundina (Walikota São Paulo) dan Piero Gancia (Presiden Konfederasi Olahraga Motor Brasil) bekerja sama dan berhasil membawa Formula 1 Grand Prix kembali ke São Paulo.

Untuk memastikan kepatuhan sirkuit terhadap persyaratan FIA dan peraturan keselamatan, pekerjaan perbaikan dan peningkatan besar-besaran dimulai dengan anggaran 15 juta dolar. Sebuah menara kontrol balapan baru dan garasi dibangun. Panjang sirkuit sangat berkurang dan tata letaknya didesain ulang. Sebuah tikungan pertama yang baru (melewati tikungan lama yang membelok) menuruni bukit yang terhubung di Curva do Sol telah dibangun, pintu keluar pit diperpanjang sepanjang Curva do Sol dan tikungan-tikungan sebelum menanjak menuju pit telah diperketat secara signifikan.

Untuk memastikan kelangsungan Grand Prix tanpa gangguan, peningkatan keselamatan trek reguler dan modifikasi infrastruktur telah ditampilkan secara teratur dalam periode ini. Selama tahun 1966 dan 1999 pintu masuk dan keluar pit dimodifikasi. Pada tahun 2007, sirkuit ini mengalami perbaikan dan peningkatan besar-besaran. Untuk mengatasi permukaan yang bergelombang dan menggelegar, lapisan aspal sepenuhnya diganti, yang menghasilkan permukaan sirkuit yang lebih halus. Pintu masuk pit lane dimodifikasi untuk meningkatkan keamanan yang lebih baik dan tribun baru dibangun.

Pada tahun 2013, pembatas SAFER menggantikan dinding beton di tikungan terakhir. Pada tahun 2014, peningkatan ekstensif senilai $60 juta dilakukan. Pintu masuk dan keluar pit lane dimodifikasi, lereng bukit di belakang sudut Laranjinha disensor dan dinding beton dibangun untuk membebaskan lebih banyak ruang untuk masuk pit lane. Pintu keluar pit lane dipindahkan lebih jauh ke belakang untuk menambahkan area run-off baru di sudut Senna-S dan lebih banyak ruang ditambahkan ke Curva do Sol. Sirkuit itu diaspal ulang, gedung-gedung pit modern yang baru dibangun dengan penambahan ruang garasi dan paddock.

Pembaruan terakhir selesai pada tahun 2018. Menara penerangan malam setinggi dua puluh satu sembilan meter dibangun pada interval dua ratus meter, masing-masing memberikan output 140.000 lumen. Total daya pencahayaan 150 meter linier dengan fitur berputar untuk fokus pada tempat menarik.

Interlagos selama periode ini telah menampilkan banyak balapan yang menarik, beberapa mengesankan, beberapa menggembirakan dan beberapa kontroversial. Pahlawan lokal Ayrton Senna memenangkan Grand Prix kandang pertamanya dengan cacat girboks yang rusak. Meskipun kehilangan gigi ketiga, keempat dan kelima, ia berhasil menang menggunakan gigi keenamnya tanpa mengulur waktu.

Pada tahun 2003, pembalap Italia Giancarlo Fisichella berhasil memenangkan salah satu balapan yang paling tidak mungkin. Balapan basah ini melihat banyak periode Safety Car dan akhirnya berkurang panjangnya. Dalam upacara tersebut Kimi Raikkonen diumumkan sebagai pemenang. Hanya ketika keputusan kontroversial dibatalkan di pengadilan, Giancarlo Fisichella berhak dikembalikan sebagai pemenang.

Pada 2008, Filipe Massa yang merasakan kemenangan mulai merayakannya di depan penonton tuan rumah, tetapi Hamilton punya rencana lain. Dari tempat ketiga ia menyalip Timo Glock dengan beberapa sudut tersisa dan merebut Kejuaraan Dunia dari Massa. Mungkin salah satu balapan paling menarik yang pernah ada.

2009 adalah tahun yang diunggulkan, Jenson Button mulai P14 melaju dengan luar biasa untuk melewati garis finis di P5. Selama penentuan gelar 2012, Sebastian Vettel merebut gelar Kejuaraan Dunia ketiganya dengan selisih tiga poin dengan tendangan telat yang dramatis.

Balapan 2018 adalah pengalaman yang merendahkan hati bagi pemimpin balapan Verstappen yang dengan nyaman meningkatkan margin keunggulannya atas Hamilton yang tertinggal di urutan kedua sampai dia melakukan kontak dengan Ocon di lap 44 yang membuat mereka berdua berputar. Peluang itu dimanfaatkan oleh Hamilton.

Tidak dapat menahan amarahnya, Verstappen pasca-balapan menghadapi Ocon yang menyebabkan pertengkaran dan sedikit saling dorong sehingga Verstappen harus melayani waktu layanan masyarakat.

Selama periode ini pembalap tersukses adalah Michael Schumacher dengan 4 kemenangan dan Ferrari konstruktor tersukses dengan 7 kemenangan.

Interlagos, Sirkuit:

Karakteristik sirkuit dan tata letak desain membuat Interlagos menjadi sirkuit yang menantang secara unik. Arah berlawanan arah jarum jam, ketinggian tinggi, gradien variabel, undulasi, dua trek lurus panjang throttle penuh dan kombinasi lima belas tikungan – menyapu cepat hingga lambat secara teknis dengan bagian tengah yang berliku-liku. Lebih seperti naik rollercoaster liar yang berkelok-kelok dengan sendirinya.

Arah regangan tambahan subjek sirkuit pada pengemudi terutama ketika mereka dikenai G-Forces setinggi 5G di tikungan tujuh “Curva do Laranjinha”. Pada ketinggian yang lebih tinggi, sistem transmisi mobil berada di bawah tekanan yang jauh lebih besar, terlebih lagi di Interlagos di mana rata-rata pergantian gigi per putaran adalah 42. Turbocharger akan berputar pada RPM sembilan persen lebih tinggi untuk mengkompensasi kekurangan densitas oksigen di udara dan rem akan panas jauh lebih cepat daripada di permukaan laut.

Ini adalah sirkuit yang cukup cepat dan menawarkan peluang menyalip yang bagus di tikungan satu, Senna Esses, zona pengereman memasuki tikungan empat dan dua lintasan lurus yang ditunjuk DRS di mana slipstreaming adalah bonus, membuat balapan menjadi menarik.

Dua Pembalap F1 Terbaik Dunia Bersaing di Grand Prix Abu Dhabi

F1complete.com – Grand Prix Arab Saudi memiliki segalanya. Kontroversi. Drama. Tabrakan antara dua protagonis gelar F1, Lewis Hamilton dan Max Verstappen, dengan beberapa keputusan FIA yang kontroversial ditaburi untuk ukuran yang baik.

Hebatnya, Verstappen dan Hamilton memiliki poin yang sama menuju balapan terakhir musim ini, Grand Prix Abu Dhabi. Verstappen memimpin dalam hitungan mundur karena dia memiliki lebih banyak kemenangan, yang berarti dia akan memenangkan gelar jika mereka tetap memiliki poin yang sama.

Dua Pembalap F1 Terbaik Dunia Bersaing di Grand Prix Abu Dhabi

Dua Pembalap F1 Terbaik Dunia Bersaing di Grand Prix Abu Dhabi – Dengan hanya satu minggu sebelum balapan di Abu Dhabi, event-event Grand Prix Arab Saudi kemungkinan akan mendominasi persiapan menuju final winner-take-all.

Inilah bagaimana semuanya terungkap dan apa yang dikatakan dua protagonis judul tentang segalanya.

Lap 1: Hamilton membuat start bersih untuk memimpin Valtteri Bottas dan Verstappen menuju Tikungan 1.

Awal yang mulus membuatnya mudah untuk berpikir bahwa balapan yang diikuti akan cukup rutin di sirkuit dengan peluang menyalip yang minimal dan untuk 10 lap pertama berlangsung begitu saja.

Suatu saat akan membalik naskah dan menggerakkan pergantian peristiwa yang luar biasa setelahnya.

Lap 11: Tabrakan berat Mick Schumacher di Tikungan 22 langsung memicu Safety Car. Schumacher baik-baik saja, tetapi mobilnya — dan ternyata, penghalang tabrakan — mengalami kerusakan yang signifikan.

Pengerahan Safety Car biasanya merupakan kesempatan yang baik bagi tim untuk melakukan pit lebih awal daripada yang seharusnya mereka lakukan dengan kecepatan balap. Mercedes mengambil kesempatan untuk mengadu kedua pembalapnya, meski di sinilah momen kontroversial pertama balapan berlangsung.

Dengan Hamilton dengan nyaman di depan, Bottas melambat secara signifikan untuk memperlambat kemajuan Verstappen ke pit lane. Berbicara di radio, Verstappen marah, mengatakan itu “tidak boleh diizinkan.”

Tanggapan race engineer-nya tentang Bottas hampir seluruhnya disensor karena bahasa yang penuh warna, tanpa ragu bagaimana perasaan Red Bull tentang apa yang dilakukan pembalap Finlandia itu.

Lap 12: Hamilton dan Bottas keduanya diadu, beralih dari ban sedang ke ban keras.

Red Bull menahan Verstappen, keputusan logis sebagai strategi alternatif seringkali merupakan peluang terbaik untuk memenangkan balapan di sirkuit jalanan sempit.

Bendera merah #1: Kontroversi meningkat beberapa lap kemudian, ketika direktur balapan FIA Michael Masi memberi bendera merah pada balapan untuk perbaikan yang akan dilakukan pada penghalang keselamatan Tikungan 22.

Bendera merah secara efektif menunda balapan. Yang terpenting, di bawah peraturan Formula 1, itu secara efektif memungkinkan Verstappen – dan siapa pun yang tidak ikut – pit-stop gratis karena mereka dapat mengganti ban mereka selama penghentian.

Aturan tersebut telah menjadi kontroversi untuk sementara waktu dan beberapa pembalap membicarakannya setelah balapan.

Baca Juga : MP4-25 Adalah McLaren Pertama Tim Mercedes F1

Itu berarti Verstappen mewarisi posisi pertama dan bisa mengganti bannya.

Hamilton sangat marah, mengatakan melalui radio: “Dinding ban tampak baik-baik saja. Itu s—.

“Cari tahu apa alasan bendera merah itu.”

Hamilton kemudian mengirim pesan ke ahli strategi Mercedes James Vowels, mengatakan: “Itu luar biasa, kawan.

“James, itu adalah pertaruhan besar yang baru saja mereka ambil karena kita berada tepat di belakang mereka. Itu bahkan tidak masuk akal.”

Lap 15: Itu adalah start ulang berdiri di grid, seperti start standar di awal balapan.

Selama putaran kembali ke grid, Verstappen telah mengeluh melalui radio tentang betapa lambatnya Hamilton mengemudi di belakangnya, menunjukkan bahwa saingan gelarnya mengambil waktu untuk mencapai grid.

Ketika lampu start padam, Hamilton memiliki pelarian yang lebih baik dan berada di depan Verstappen saat mereka berbelok ke kiri di Tikungan 1. Hamilton menekan Verstappen di puncak dan pembalap Red Bull itu lari dari sirkuit dan bergabung kembali di depan.

Hamilton mengambil tindakan mengelak untuk menghindari tabrakan, memungkinkan Esteban Ocon dari Alpine naik ke posisi kedua.

Di balik aksi di depan, ada drama lebih lanjut, saat Sergio Perez kehilangan kendali atas mobilnya dan berputar. Untuk menghindari tabrakan, George Russell melambat dan ditabrak dari belakang oleh Nikita Mazepin.

Ketiga pembalap itu baik-baik saja, tetapi segera memicu bendera merah lainnya karena pekerjaan besar yang diperlukan untuk membersihkan trek.

Bendera merah #2: Sekali lagi, para pembalap kembali ke pit lane untuk mendapatkan bendera merah.

Pada kesempatan ini, kontroversi berpusat di mana Verstappen akan memulai.

Seandainya balapan dilanjutkan tanpa bendera merah, kemungkinan Red Bull akan disuruh meminta Verstappen untuk mengembalikan posisi kepada Hamilton. Itu mungkin diperumit oleh fakta bahwa Ocon telah berakhir di antara mereka, tetapi bendera merah berarti kita tidak melihat situasi itu terjadi.

Sebaliknya, direktur balap FIA Michael Masi menerima telepon dari Red Bull dan Mercedes tentang apa yang mungkin terjadi.

Awalnya, terdengar seolah-olah Verstappen akan turun satu posisi di grid.

Masi menawarkan Red Bull pilihan Verstappen turun dari pertama ke kedua, yang akan membuatnya masih memulai di depan Hamilton.

Ketika Red Bull mengklarifikasi ini yang dia maksud, Masi mengoreksi dirinya sendiri dan mengatakan bahwa dia bermaksud turun ke posisi ketiga di belakang Hamilton.

Berbicara setelah balapan, Christian Horner mengatakan dia belum pernah menemukan contoh seperti direktur balapan FIA yang secara efektif menawarkan kesepakatan kepada tim di mana mereka akan memulai atau tidak.

“Saya belum pernah menemukan itu sebelumnya,” kata Horner. “Jelas, kami menyuarakan argumen kami sendiri, saya yakin Mercedes menyuarakan argumen mereka. Itu sangat membuat frustrasi.”

Disepakati bahwa Ocon akan start dari posisi pertama, dengan Hamilton kedua dan Verstappen ketiga.

Sementara Hamilton tetap menggunakan ban keras yang lebih tahan lama, Verstappen memasang ban medium grippier (tetapi kurang tahan lama) di mobilnya, memberinya peluang lebih baik untuk keluar dari grid.

Lap 17: Saat restart, Verstappen mengeluarkan sesuatu yang spesial untuk segera kembali memimpin.

Dengan Hamilton yang tampaknya terganggu oleh Ocon di sebelah kanannya, Verstappen menerjang bagian dalam Hamilton dan Ocon untuk merebut posisi pertama.

Meskipun itu akan dibayangi oleh insiden kontroversial yang terjadi di paruh kedua balapan, itu adalah gerakan menyalip berkaliber kejuaraan oleh Verstappen.

Hamilton terjepit oleh Verstappen di satu sisi dan Ocon di sisi lain dan beruntung tidak kehilangan sayap depannya. Dia tergelincir di belakang Ocon dalam prosesnya, tetapi telah melewati pembalap Alpine di akhir putaran.

Lap 19 hingga 36: Tiga periode Virtual Safety Car datang dan pergi, karena beberapa insiden dan banyaknya serpihan yang berserakan di sirkuit.

VSC, yang mengharuskan pengemudi mengemudi pada waktu delta tertentu untuk memungkinkan marshal melakukan pekerjaan keselamatan, membuat pertarungan Verstappen dan Hamilton tetap seimbang.

Drama menjadi konyol

Lap 37: Dan kemudian semuanya dimulai.

Hamilton berada dalam jangkauan DRS dari Verstappen, mencoba bergerak di luar dan Verstappen melebar lagi mencoba mempertahankan posisinya.

Verstappen tampil memimpin, namun stewards segera mencatat kejadian tersebut dan menyuruh Red Bull untuk mengembalikan kedudukan. Kemudian, tepat ketika Anda mengira balapan tidak akan menjadi lebih liar lagi, kedua pesaing gelar itu bertabrakan.

Tapi ini bukan tabrakan antar roda, itu terjadi saat Verstappen melambat untuk membiarkan Hamilton lewat akibat insiden Tikungan 1. Verstappen, tampaknya, ingin Hamilton lewat sebelum zona deteksi DRS, memberikan kesempatan terbaik bagi Red Bull untuk merebut kembali keunggulan di trek lurus berikutnya.

Tapi sementara Red Bull telah memberitahu Verstappen untuk mengembalikan posisi setelah percakapan dengan race control, Hamilton belum diberitahu tentang rencana tersebut. Direktur olahraga Mercedes Ron Meadows mengklaim dia hanya diberitahu Verstappen akan mengembalikan posisi saat Red Bull melambat di depan Hamilton, yang berarti pembalap Mercedes tidak memiliki peringatan dan bertabrakan dengan bagian belakang Verstappen.

“Ada dua skenario [yang menyebabkan tabrakan],” kata Hamilton setelah balapan. “Satu, tidak jelas [apa yang dilakukan Verstappen] dan, dua, saya tidak mendapatkan informasi [dia akan membiarkan saya lewat].

“Kemudian menjadi jelas bahwa dia mencoba untuk membiarkan saya lewat, yang saya kira dia telah diminta untuk melakukannya, tetapi sebelum zona DRS. Itu berarti dia akan melewati DRS, ikuti saya melalui tikungan terakhir dan kemudian DRS saya ke Turn 1. Jadi itu taktik.

“Tetapi bagian terburuknya hanyalah pengereman yang curam dan berat yang kemudian terjadi pada satu titik, yaitu ketika kami bertabrakan. Itu adalah bagian yang berbahaya.”

Lap 38: Saat itu pilihan kata-kata Hamilton kurang diplomatis.

“Dia baru saja menguji rem saya,” katanya melalui radio tim. “Itu mengemudi yang berbahaya.”

Dia menambahkan: “Orang ini sangat gila, bung.”

Hamilton diberitahu bahwa kerusakan pada sayap depannya terlihat baik-baik saja untuk melanjutkan balapan meskipun pelat ujungnya menggantung di satu sisi. Pramugari memutuskan untuk menyelidiki insiden tersebut setelah balapan.

Lap 42: Manajer tim Mercedes, Meadows, sangat marah kepada direktur balapan Masi, mengklaim bahwa dia tidak diberitahu oleh FIA bahwa Hamilton akan dibiarkan lewat oleh Verstappen.

Ada beberapa obrolan balik dari Masi bahwa Meadows tidak mendengarkan saluran yang benar, tetapi Meadows mengatakan dia hanya menerima pesan itu setelah Verstappen melambat di depan Hamilton. Meski sayap depan mengalami kerusakan, Hamilton bertahan beberapa detik dari Verstappen sebelum pebalap Red Bull itu melambat lagi saat mendekati Tikungan 27 dan membiarkan Hamilton lewat.

Tetapi tepat ketika Mercedes melewatinya, Verstappen kembali ke bagian dalam untuk merebut kembali keunggulan, membuat hampir semua orang di sirkuit terkesima dengan apa yang mereka saksikan. Segera setelah itu, para pramugari memastikan bahwa Verstappen telah diberi penalti lima detik pasca-balapan karena meninggalkan trek di Tikungan 1 pada lap 37 dan mendapatkan keuntungan dengan menjaga Hamilton di belakang.

Lap 44: Verstappen kembali melambat saat mendekati Tikungan 27 dan kali ini Hamilton tidak mengambil peluang untuk membuat langkahnya tetap. Saat melewati Verstappen dia menabraknya sampai ke tepi lintasan, mencegah Red Bull berlari ke pit langsung menuju Tikungan 1. Verstappen kemudian diberitahu oleh race engineer-nya bahwa dia tidak perlu membiarkannya lewat karena dia sudah mendapat penalti lima detik terhadap namanya, tetapi kemungkinan itu tidak akan membuat banyak perbedaan pada hasilnya.

Masi kemudian mengatakan kepada Meadows bahwa Hamilton mendorong Verstappen melebar adalah “batas” untuk bendera peringatan hitam dan putih. Meadows mengatakan dia akan menyampaikan pesan itu.

Lap 47: Verstappen melaporkan bahwa ban belakangnya “hilang” karena ia kehilangan lebih banyak waktu putaran ke Hamilton. Namun, jaraknya dengan Ocon di tempat ketiga tidak cukup besar bagi Red Bull untuk menyelesaikan pit stop dan mempertahankan tempat kedua, sehingga Verstappen harus merawat bannya sampai finis.

Lap 48: Hamilton memastikan poin untuk lap tercepat dengan serangkaian sektor cepat tetapi saat melakukannya dia kehilangan bagian lain dari sayap depannya karena salah satu trotoar. Namun demikian, 26 poin tampaknya aman dengan dua lap tersisa dan prospek kejuaraan turun ke level balapan terakhir dengan poin terus berlanjut.

Lap 50: Hamilton melewati batas untuk mengamankan kemenangan setelah balapan yang luar biasa. Verstappen sedikit meningkatkan kecepatannya di lap terakhir untuk finis 6,8 detik dari Hamilton, yang menjadi 11,8 detik dengan penalti waktu. Kemudian meningkat menjadi 20,8 detik karena dia juga dinyatakan bersalah menyebabkan tabrakan dengan Hamilton di lap 37 ketika data dari mobilnya menunjukkan dia menginjak rem di depan Mercedes.

Bottas berhasil mengamankan tempat ketiga setelah mengungguli Ocon ke garis yang keluar dari tikungan terakhir, tetapi jarak dengan Verstappen tidak cukup besar baginya untuk mendapatkan keuntungan dari penalti pasca-balapan Verstappen.

Seperti yang dapat Anda bayangkan setelah balapan yang menampilkan begitu banyak kontroversi, kutipan pasca balapan sangat pedas.

Verstappen bahkan tidak menunggu sampai dia keluar dari mobil untuk melempar granat verbal. Ketika diberitahu bahwa dia terpilih sebagai pembalap F1 hari ini oleh para penggemar, dia berkata: “Untungnya para penggemar memiliki pikiran yang jernih tentang balapan karena apa yang terjadi hari ini tidak dapat dipercaya.

“Saya hanya mencoba balapan dan olahraga ini akhir-akhir ini lebih tentang penalti daripada balapan.

“Bagi saya ini bukan Formula 1 tetapi setidaknya para penggemar menikmatinya.

“Saya memberikan semuanya hari ini tetapi jelas tidak cukup cepat. Tapi tetap saja, senang dengan yang kedua.”

Hamilton juga tidak menahan diri, kemudian memberi tahu Sky Sports bahwa Verstappen “melampaui batas” dan tidak menganggap aturan F1 berlaku untuknya.

MP4-25 Adalah McLaren Pertama Tim Mercedes F1

F1complete.com – McLaren MP4-25 adalah mobil balap Formula Satu yang dirancang dan dilombakan oleh McLaren pada musim 2010. Sasis dirancang oleh Paddy Lowe, Neil Oatley, Tim Goss, Andrew Bailey dan John Iley dan ditenagai oleh mesin Mercedes-Benz pelanggan. Mobil, yang dikendarai oleh Juara Dunia 2009, Jenson Button, dan Juara Dunia 2008, Lewis Hamilton,[3] secara resmi diluncurkan di markas sponsor utama Vodafone di Newbury, Berkshire, Inggris pada 29 Januari 2010. MP4-25 adalah McLaren pertama mobil yang akan dibangun secara independen oleh McLaren hanya setelah diturunkan ke tim pelanggan Mercedes setelah Mercedes F1 bergabung kembali sebagai tim konstruktor penuh dengan membeli 75% saham kepemilikan Brawn GP.

MP4-25 Adalah McLaren Pertama Tim Mercedes F1

MP4-25 Adalah McLaren Pertama Tim Mercedes F1 – Pada tahun 2021, McLaren MP4-25 adalah mobil Formula Satu terakhir yang menggunakan slot nomor #1 dan #2 di bawah sistem penomoran mobil Formula Satu 1996-2013 meskipun konstruktornya bukan juara dunia konstruktor musim sebelumnya.

Tim Red Bull Racing mengeluh kepada FIA tentang legalitas sayap belakang MP4-25. Desainnya menggunakan air scoop “snorkel” kecil yang dipasang di depan pengemudi yang menyalurkan udara melalui saluran di kokpit dan menuju bagian belakang mobil. Perubahan tekanan di saluran, dalam kombinasi dengan slot kecil di sayap belakang, menyebabkan sayap memasuki keadaan terhenti pada kecepatan tinggi, mengurangi hambatan aerodinamis dan memungkinkan mobil melaju hingga 6 mph (9,7 km/jam) ekstra. di jalan lurus. Efeknya dikendalikan oleh pengemudi yang menutupi lubang kecil di kokpit dengan kaki kirinya – ini tidak dianggap oleh FIA sebagai perangkat aerodinamis yang dapat dipindahkan, yang akan dilarang berdasarkan peraturan teknis. Dikenal secara internal sebagai RW80, ini secara luas disebut sistem “F-Duct” karena lokasi ‘F’ pada nama sponsor langsung pada snorkel. Sistem ini memanfaatkan “Fluidic Switch”, di mana aliran udara dengan laju aliran rendah dari kokpit digunakan untuk mengalihkan laju aliran volume yang jauh lebih tinggi yang diambil dari roll hoop. Istilah lain untuk sistem ini adalah switchable rear wing (SRW). Mobil itu diperiksa pada hari Kamis sebelum Grand Prix Bahrain dan diizinkan untuk ambil bagian dalam balapan

MP4-25 terbukti menjadi peningkatan yang mencolok atas McLaren MP4-24 dengan Jenson Button dan Lewis Hamilton mencapai tahap ketiga kualifikasi di Grand Prix Bahrain 2010. Hamilton mendapatkan yang lebih baik dari mobil di Q3 menempatkan mobil keempat di grid dengan Button mengelola kedelapan. Selama balapan, mobil tersebut terbukti kekurangan downforce sehingga harus berjuang untuk mengimbangi kecepatan Ferrari dan Sebastian Vettel yang membuka keunggulan impresif. Selama balapan yang lancar, Hamilton finis ketiga berkat masalah dengan mobil Vettel, Button juga mengambil tempat selama balapan dan finis ketujuh.

Di Australia, Button adalah yang pertama masuk untuk ban slick di trek basah tapi kering, yang mengangkatnya ke posisi kedua setelah pembalap lain mengadu. Dia mewarisi keunggulan saat Sebastian Vettel pensiun karena masalah rem dan mempertahankan posisi hingga akhir balapan tanpa mengganti ban lagi. Hamilton finis keenam setelah akhir pekan yang kontroversial baik di dalam maupun di luar lintasan.

Baca juga  : Penurunan Produsen Serta Kembalinya Privateers Yang Terdapat Pada Formula 1

Di Malaysia, McLaren tampaknya meningkatkan kecepatan mereka secara keseluruhan dengan tiga persepuluh detik karena pembaruan kinerja pada mobil, dengan Hamilton mencatat waktu putaran tercepat di kedua sesi latihan bebas pada hari Jumat. Button juga finis di sepuluh besar di ketiga sesi latihan. Sesi kualifikasi pertama basah dan tim mengandalkan radar cuaca daripada menggunakan akal sehat untuk salah menilai kondisi cuaca, gagal mengirim mobil mereka keluar pada kondisi trek yang optimal. Hamilton gagal keluar dari babak pertama kualifikasi, dengan mencatatkan waktu terbaik ke-20. Button baru saja berhasil keluar dari sesi itu, tetapi karena dia aquaplaning ke dalam gravel trap, dia memulai dari posisi ketujuh belas di grid tanpa mengambil bagian lebih lanjut di sesi kualifikasi. Kedua pembalap finis dengan poin, dengan Hamilton finis keenam dan Button kedelapan.

Di Cina mereka mencetak skor akhir 1-2 yang dominan. Di Spanyol, Hamilton telah berlari ke arah depan untuk sebagian besar balapan, tetapi jatuh di lap kedua dari belakang ketika pelek roda depan retak dan ban depan kempes. Sementara itu, setelah kualifikasi kelima, Button mengalami penundaan selama pitstop pertamanya, dan dilompati oleh Michael Schumacher yang tidak pernah bisa dia pulihkan, dan finis di tempat kelima. Di Monaco, mobil tidak memiliki grip mekanis, dengan Hamilton dan Button masing-masing menempati posisi kelima dan kedelapan. Button mundur pada lap 3 dengan mesin yang terlalu panas setelah saluran pendingin secara keliru tertinggal di radiator, sementara Hamilton tidak pernah berhasil mengancam kecepatan sang pemuncak klasemen dan finis di urutan kelima.

Di Turki, Hamilton dan Button masing-masing lolos ke urutan kedua dan keempat di antara dua pembalap pebalap Red Bull Mark Webber dan Sebastian Vettel. Dalam balapan, kecepatan lurus mobil terlihat jelas ketika Hamilton menantang Webber untuk tempat pertama selama tugas pertama, tetapi tidak pernah bisa melewatinya. Setelah tertunda selama pitstop ketika roda belakang macet, dia turun di belakang Vettel, dan mengikuti kecepatan dengan Button mengikuti di belakangnya, yang setelah melewati Michael Schumacher di lap pertama diam-diam menyamai kecepatan para pemimpin. Namun, pada lap 41, kedua Red Bulls bertabrakan dengan Vettel yang pensiun dan Webber harus mengadu untuk sayap depan baru. Meskipun pertempuran singkat untuk memimpin dengan Button saat balapan berakhir perlahan, Hamilton tidak pernah ditantang, dan membawa Button pulang untuk finis satu-dua kedua McLaren musim ini.

Di Kanada, Hamilton mengklaim pole non-Red Bull pertama musim ini, dan melanjutkan untuk mengklaim memimpin Kejuaraan Pembalap sebagai home Button memimpin sekali lagi untuk 1-2, memberikan tim memimpin Kejuaraan Konstruktor. Di Valencia, Hamilton berada di urutan ketiga di belakang Red Bulls, dengan Button di urutan ketujuh. Dalam balapan, Hamilton melewati safety car secara ilegal – dikerahkan setelah Webber menabrak bagian belakang dan melewati Lotus milik Heikki Kovalainen – dan dipaksa melakukan penalti drive-through. Meskipun demikian, Hamilton finis kedua di belakang Vettel dengan Button menyelesaikan podium.

McLaren berharap untuk menantang Red Bull di Silverstone, memperkenalkan pembaruan aerodinamis baru untuk mobil. Sayangnya untuk tim, tidak ada pengemudi yang dapat menemukan keseimbangan dan pengaturan yang baik untuk pembaruan baru dan dikembalikan ke paket aslinya. Hamilton lolos keempat sementara Button gagal masuk sepuluh besar, berakhir di urutan ke-14. Hamilton mengambil tempat kedua lagi dalam balapan sementara Button finis keempat, kalah di podium terakhir dari Nico Rosberg. Hockenheim terbukti sulit bagi McLaren dengan tim mempersiapkan taktik pembatasan kerusakan sampai pembaruan besar lebih lanjut diperkenalkan. Hamilton mempertahankan keunggulan kejuaraannya dengan menempati urutan keempat, dengan Button tepat di belakang untuk menjaga McLaren tetap di puncak Kejuaraan Konstruktor.

Di Hungaria, alam sirkuit lebih menghambat McLaren dengan Button kehilangan sepuluh besar lagi dan Hamilton hampir dua detik dari posisi terdepan. Hamilton pensiun saat balapan karena masalah gearbox, dan Button menyelesaikan putaran di tempat kedelapan. Hasil akhir pekan membuat kedua pemimpin klasemen hilang, Hamilton tertinggal empat poin di belakang Webber dan tim tertinggal delapan poin di belakang Red Bull.

Grand Prix Belgia tampaknya akan lebih sukses, dengan Hamilton kedua di grid dan Button kelima. Saat hujan turun, mereka dengan cepat pindah ke urutan pertama dan kedua. Namun, Sebastian Vettel sangat dekat dengan Button di urutan kedua dan pada lap 16, ketika pembalap Jerman itu mencoba menyalip di luar chicane Bus Stop, ia kehilangan kendali dan menabrak McLaren Button, menghilangkan pembalap Inggris itu dari balapan. Namun, Hamilton tetap memimpin sampai akhir, meskipun ada ketakutan saat hujan kembali turun di lap penutup.

Button lolos kedua untuk Grand Prix Italia, dengan Hamilton di 5, pembalikan posisi mereka dari Spa. Button memimpin dari Alonso di tikungan pertama, karena ia membutuhkan strategi sebaliknya. Hamilton, sementara itu, mencoba melakukan trik yang sama pada rekan setim Alonso, Massa, di chicane kedua, tetapi malah menabrak pebalap Brasil itu, merusak suspensi depannya dan membuatnya tersingkir dari balapan. Button tetap unggul hingga pit stop, tetapi Alonso muncul dengan nyaman di depan untuk meraih kemenangan. Tombol masih dekat di akhir, hanya di bawah 3 detik di belakang.

Hamilton dan Button berada di urutan ketiga dan keempat di grid di Singapura, dengan hanya 5 persepuluh memisahkan 5 teratas. Kedua pria McLaren tetap di posisi selama safety car, dikerahkan untuk membersihkan puing-puing Force India milik Vitantonio Liuzzi, sampai ke pit berhenti. Mereka muncul di belakang Mark Webber, yang melompati mereka saat berhenti, tepat pada waktunya untuk mobil pengaman kedua saat Kamui Kobayashi dan Bruno Senna bertabrakan. Ini menutup lapangan, dan saat restart, Webber ditahan oleh Lucas di Grassi di Virgin, yang dia pukul, yang memungkinkan Hamilton untuk mendekat. Pembalap Inggris itu mencoba bergerak ke tikungan 7, tetapi saat ia bergerak melintasi di depan pembalap Australia itu, keduanya membuat kontak dan suspensi belakang Lewis rusak parah. Untuk kedua kalinya dalam dua balapan, dia pensiun karena kontak yang tidak perlu dengan mobil lain. Saat Webber melaju tanpa cedera, ini membuat Button lolos ke urutan keempat, dan begitulah yang bertahan hingga akhir balapan.

Kualifikasi untuk Grand Prix Jepang diadakan pada pagi hari balapan, setelah hujan deras di Suzuka pada hari Sabtu. Hamilton memenuhi syarat ketiga, tetapi akhirnya memulai balapan di urutan ke-8 setelah penalti grid 5 tempat karena mengganti girboksnya. Ini berarti Button, yang semula keenam, memulai dari posisi kelima. Hamilton memiliki awal yang brilian, naik ke urutan ke-6 tepat di belakang rekan setimnya sebelum safety car dikerahkan karena insiden tikungan pertama yang melibatkan Nico Hülkenberg, Felipe Massa, Vitaly Petrov dan Vitantonio Liuzzi. Pensiunnya Robert Kubica dua lap kemudian membuat mereka naik ke posisi 4 dan 5. Button memimpin selama pit stop, tetapi muncul di urutan kelima, di belakang Hamilton. Namun, Hamilton mengalami kesulitan dengan girboksnya, dan Button dengan cepat menangkap dan melewatinya kembali. Ini adalah bagaimana mereka selesai, yang berarti bahwa mereka sekarang tertinggal di urutan ke-4 dan ke-5 dalam pertempuran kejuaraan.

Hamilton berada di urutan keempat di grid di Korea, dengan Button turun di urutan ke-7. Balapan dimulai dalam kondisi yang sangat deras, dan ditandai dengan bendera merah setelah tiga lap di bawah safety car. Beberapa saat kemudian, balapan dimulai lagi, masih di bawah safety car, dan bertahan hingga lap 18. Pada lap balap pertama, Hamilton dilewati Nico Rosberg, dan tak lama kemudian, Webber keluar dari balapan, mengumpulkan Rosberg sebagai dia berputar kembali melintasi lintasan. Ini berarti Hamilton berada di urutan ke-3, dan Button ke-5. Button bernasib sangat buruk di pit stop, dan ketika keadaan membaik, dia berada di urutan ke-15, dengan Hamilton masih di urutan ke-3. 10 lap menjelang akhir, Sebastian Vettel, yang memimpin balapan, mengalami kerusakan mesin, membuat Alonso memimpin dan Hamilton di posisi kedua, dan begitulah cara mereka finis. Pensiunnya Petrov, Vettel dan Adrian Sutil membuat Button naik ke posisi 12 pada akhirnya. Ini berarti Hamilton telah mengungguli Vettel untuk posisi ketiga dalam pertarungan kejuaraan, dan McLaren berada di urutan kedua dari Ferrari yang terus berkembang.

Brasil berada di urutan berikutnya, dan dalam kondisi sulit di kualifikasi, Button tersingkir di Q2 oleh pahlawan lokal dan sesama pemain top 10 reguler Felipe Massa. Dia memulai balapan dari posisi ke-11. Sementara itu, Hamilton mempertahankan tantangan di akhir pekan yang menentukan untuk skuad Woking, mengambil posisi keempat di grid. Hamilton turun ke urutan 5 di awal, melewati Fernando Alonso yang start cepat. Button, sementara itu, naik ke posisi 9, tetapi segera dilewati oleh Michael Schumacher yang berkembang pesat. Button, dalam kebalikan dari keberuntungan Korea-nya, melakukannya dengan sangat baik sejak awal pit stop, naik ke posisi ketujuh, jauh di depan Schumacher. Hamilton, sementara itu, akhirnya berhasil melewati peraih posisi terdepan Hülkenberg pada lap 14. Hamilton terjebak di belakang Kamui Kobayashi yang berlari panjang setelah berhenti, tetapi dia dan Button, yang pada saat ini berada di belakang, menemukan jalan keluar. . Perhentian terakhir Nico Rosberg mempromosikan mereka ke posisi 4 dan 5, yang sekarang merupakan posisi biasa mereka, dan begitulah cara mereka menyelesaikannya. Gelar juara kini berada di luar jangkauan Button menuju babak final di Abu Dhabi, dan itu merupakan pukulan luar bagi Hamilton, yang terpaut 24 poin dari Fernando Alonso.

Musim ditutup dengan Grand Prix Abu Dhabi. Hamilton mengambil posisi ke-2 dalam balapan kritis untuknya, dengan Button di posisi ke-4. Button melompati Alonso di awal, yang bagus untuk Hamilton, yang perlu menang dengan Alonso kehabisan poin dan Vettel serta Webber sama-sama tertinggal. Button memimpin selama pit stop, tetapi ketika semuanya sudah beres, mereka masih berada di urutan yang sama, urutan ke-2 dan ke-3 di belakang Vettel, yang melanjutkan balapan dan merebut gelar. Hamilton akhirnya berada di urutan keempat, terpaut 16 poin dari Vettel, sementara Button berada di urutan ke-5, terpaut 26 poin di belakang. McLaren bertahan di urutan kedua di Konstruktor, 44 di belakang Red Bull dan 58 di depan Ferrari di urutan ke-3.

Penurunan Produsen Serta Kembalinya Privateers Yang Terdapat Pada Formula 1

Penurunan Produsen Serta Kembalinya Privateers Yang Terdapat Pada Formula 1

f1complete – Pada tahun 2008 dan 2009, Honda, BMW, dan Toyota semuanya mengundurkan diri dari balap Formula Satu dalam waktu satu tahun, menyalahkan resesi ekonomi. Hal ini mengakibatkan berakhirnya dominasi pabrikan dalam olahraga. Tim Honda F1 melalui pembelian manajemen untuk menjadi Brawn GP dengan Ross Brawn dan Nick Fry menjalankan dan memiliki mayoritas organisasi. Brawn GP mengalami pengurangan ukuran yang menyakitkan, memberhentikan ratusan karyawan, tetapi akhirnya memenangkan kejuaraan dunia tahun itu dengan Jenson Button dan Rubens Barrichello. BMW F1 dibeli oleh pendiri asli tim, Peter Sauber.

Penurunan Produsen Serta Kembalinya Privateers Yang Terdapat Pada Formula 1 – Tim Lotus F1 adalah tim lain yang sebelumnya dimiliki oleh pabrikan yang kembali ke kepemilikan “swasta”, bersama dengan pembelian tim Renault oleh investor Genii Capital. Namun, hubungan dengan pemilik sebelumnya masih bertahan, dengan mobil mereka terus ditenagai oleh Unit Daya Renault hingga 2014. McLaren juga mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi kembali saham di timnya dari Mercedes-Benz (kemitraan McLaren dengan Mercedes dilaporkan mulai memburuk dengan proyek mobil jalan raya McLaren Mercedes SLR dan kejuaraan F1 yang sulit termasuk McLaren dinyatakan bersalah memata-matai Ferrari). Oleh karena itu, selama musim 2010, Mercedes-Benz kembali memasuki olahraga sebagai pabrikan setelah membeli Brawn GP, ​​dan berpisah dengan McLaren setelah 15 musim bersama tim. Ini meninggalkan Mercedes-Benz, Renault, McLaren, dan Ferrari sebagai satu-satunya pabrikan mobil di olahraga ini, meskipun McLaren dan Ferrari mulai sebagai tim balap daripada pabrikan.

Penurunan Produsen Serta Kembalinya Privateers Yang Terdapat Pada Formula 1

Penurunan Produsen Serta Kembalinya Privateers Yang Terdapat Pada Formula 1

Untuk mengimbangi hilangnya tim pabrikan, empat tim baru diterima masuk ke musim 2010 menjelang ‘batas biaya’ yang sangat diantisipasi (lihat di bawah). Peserta termasuk Team Lotus yang terlahir kembali – yang dipimpin oleh konsorsium Malaysia termasuk Tony Fernandes, bos Air Asia; Hispania Racing – tim Formula Satu Spanyol pertama; serta Virgin Racing – masuknya Richard Branson ke dalam seri menyusul kemitraan yang sukses dengan Brawn tahun sebelumnya. Mereka juga bergabung dengan Tim F1 AS, yang rencananya akan keluar dari Amerika Serikat sebagai satu-satunya tim non-Eropa dalam olahraga tersebut. Masalah keuangan menimpa skuad bahkan sebelum mereka masuk grid. Terlepas dari masuknya tim-tim baru ini, batasan biaya yang diusulkan dicabut dan tim-tim ini – yang tidak memiliki anggaran untuk tim lini tengah dan tim papan atas – berlarian di belakang lapangan sampai mereka tak terelakkan runtuh; HRT pada tahun 2012, Caterham (sebelumnya Lotus) pada tahun 2014 dan Manor (sebelumnya Virgin kemudian Marussia), setelah bertahan jatuh ke dalam administrasi pada tahun 2014, mengalami keruntuhan pada akhir 2016.

Perombakan aturan utama pada tahun 2014 melihat mesin V8 2,4 liter yang disedot secara alami digantikan oleh unit daya hibrida turbocharged 1,6 liter. Hal ini mendorong Honda untuk kembali ke olahraga pada tahun 2015 sebagai produsen mesin keempat kejuaraan. Mercedes muncul sebagai kekuatan dominan setelah perubahan aturan, dengan Lewis Hamilton memenangkan kejuaraan diikuti oleh saingan utamanya dan rekan setimnya, Nico Rosberg, dengan tim memenangkan 16 dari 19 balapan musim itu (semua kemenangan lainnya datang dari Daniel Ricciardo dari Red Bull). 2014 juga melihat krisis keuangan yang mengakibatkan tim backmarker Marussia dan Caterham dimasukkan ke dalam administrasi, di samping masa depan Force India dan Sauber yang tidak pasti. Marussia kembali dengan nama Manor pada tahun 2015, musim di mana Ferrari adalah satu-satunya penantang Mercedes, dengan Vettel meraih kemenangan di tiga Grand Prix yang tidak dimenangkan Mercedes.

Pada musim 2016, Haas bergabung dengan grid. Musim dimulai dengan cara yang dominan untuk Nico Rosberg, memenangkan 4 Grand Prix pertama. Serangannya dihentikan oleh Max Verstappen, yang meraih kemenangan perdananya di Spanyol dalam balapan debutnya bersama Red Bull. Setelah itu, juara bertahan Lewis Hamilton memperkecil selisih poin antara dia dan Rosberg menjadi hanya satu poin, sebelum memimpin klasemen menjelang jeda musim panas. Setelah istirahat, posisi 1-2 tetap konstan sampai kegagalan mesin untuk Hamilton di Malaysia membuat Rosberg memimpin sehingga ia tidak akan menyerah dalam 5 balapan tersisa. Setelah memenangkan gelar dengan hanya 5 poin, Rosberg pensiun dari Formula Satu di akhir musim, menjadi pembalap pertama sejak Alain Prost pada 1993 yang pensiun setelah memenangkan Kejuaraan Pembalap. Tim terakhir yang tersisa dari proses entri baru 2010, Manor Racing, mengundurkan diri dari olahraga tersebut setelah musim 2016, setelah kalah ke-10 di Kejuaraan Konstruktor dari Sauber dengan satu balapan tersisa, meninggalkan grid di 20 mobil saat Liberty Media mengambil alih seri di luar musim.

Baca Juga : Ayrton Senna Pembalap Legendaris Yang Terdapat Pada Formula 1

Beberapa tahun terakhir telah melihat peningkatan kehadiran produsen mobil di olahraga. Setelah Honda kembali sebagai produsen mesin pada tahun 2015, Renault kembali sebagai tim pada tahun 2016 setelah membeli kembali tim Lotus F1. Pada tahun 2018, Aston Martin dan Alfa Romeo masing-masing menjadi sponsor utama Red Bull dan Sauber. Sauber berganti nama menjadi Alfa Romeo Racing untuk musim 2019, sementara pemilik bagian Racing Point Lawrence Stroll membeli saham di Aston Martin untuk mengubah nama tim Racing Point menjadi Aston Martin untuk tahun 2021. Pada Agustus 2020, Perjanjian Concorde baru ditandatangani oleh semua sepuluh tim F1 berkomitmen pada olahraga ini hingga tahun 2025, termasuk batas anggaran $145 juta untuk pengembangan mobil guna mendukung persaingan yang setara dan pembangunan berkelanjutan di masa depan. Pandemi COVID-19 memaksa olahraga untuk beradaptasi dengan keterbatasan anggaran dan logistik. Perombakan signifikan dari peraturan teknis yang dimaksudkan untuk diperkenalkan pada musim 2021 didorong kembali ke 2022, dengan konstruktor menggunakan sasis 2020 mereka selama dua musim dan sistem token yang membatasi bagian mana yang dapat dimodifikasi diperkenalkan. Awal musim 2020 tertunda beberapa bulan, dan baik musim itu maupun musim 2021 mengalami beberapa penundaan, pembatalan, dan penjadwalan ulang balapan karena pergeseran pembatasan perjalanan internasional. Banyak balapan berlangsung di balik pintu tertutup dan dengan hanya personel penting yang hadir untuk menjaga jarak sosial.

Ayrton Senna Pembalap Legendaris Yang Terdapat Pada Formula 1

Ayrton Senna Pembalap Legendaris Yang Terdapat Pada Formula 1 – Ayrton Senna da Silva merupakan seseorang pembalap mobil handal dari Brasil. Beliau membalap di arena Resep Satu dari masa 1984 hingga masa 1994 serta berhasil mencapai 3 kali titel pemenang bumi pada masa 1988, 1990 serta 1991 dikala berasosiasi bersama regu McLaren. Beliau diketahui pula selaku salah satu pembalap legendaris dalam asal usul berolahraga bermotor cakra 4 dengan cara biasa. Beliau tewas bumi dampak musibah di Grand Prix San Marino 1994 dikala lagi mengetuai adu. Senna mengawali karir membalapnya semenjak umur kecil di pertandingan gokart. Beliau lalu alih ke pacuan mobil cakra terbuka pada 1981 serta memenangkan titel pemenang Resep 3 Inggris masa 1984. Beliau lalu mengawali debut F1- nya di masa 1984 bersama regu Toleman saat sebelum setelah itu alih ke regu Lotus di masa 1985 serta memenangi 6 adu dalam kurun durasi 3 masa berikutnya.

Ayrton Senna Pembalap Legendaris Yang Terdapat Pada Formula 1

F1complete – Beliau berpindah ke regu McLaren pada 1988 serta berekanan bersama pembalap Prancis Alain Prost. Campuran duet ini lalu bersaing kencang serta berhasil memenangi 15 dari 16 adu di masa itu dengan Senna yang tampak selaku pemenang bumi. Prost lalu membalas kekalahannya di masa 1989 saat sebelum Senna kembali memenangi titel di masa 1990 serta 1991. Pada masa 1992 aliansi regu Williams bersama pabrikan mesin Renault mulai memimpin arena F1 serta Senna cuma dapat finis di antrean 4 klasemen masa itu disusul antrean kedua di masa 1993. Senna lalu berpindah ke regu Williams di masa 1994.

Senna kerap diucap selaku pembalap F1 terbaik selama era dalam sebagian survey bagus dari dalam F1 ataupun dari golongan penggemar. Beliau diketahui selaku salah satu pembalap ahli kualifikasi yang teruji melalui memo 65 kali pole yang beliau capai selama kariernya. Rekor memo pole Senna bertahan hingga masa 2006 saat sebelum setelah itu dipecahkan oleh Michael Schumacher. Senna pula diketahui ahli dalam membalap di jalan berair melalui hasil yang beliau dapat di Monako 1984, Portugal 1985 serta Eropa 1993. Senna pula menulis rekor selaku pembalap yang sangat kerap memenangi Grand Prix Monako ialah 6 kali( 1987, 1989, 1990, 1991, 1992 serta 1993). Di bagian lain, Senna pula menulis sebagian polemik dalam kariernya paling utama dikala beliau bersaing melawan Prost dengan 2 kali peristiwa tumbukan di Jepang 1989 serta 1990 yang mana kedua adu itu ialah adu puncak dalam determinasi titel pemenang bumi masa itu.

– Kehidupan serta karir awal
Senna lahir di Rumah Sakit Melahirkan Pro- Matre di Santana, suatu area di São Paulo. Anak tengah owner tanah serta owner pabrik Brasil yang mampu Milton da Silva serta istrinya Neide Senna da Silva. Senna mempunyai kakak wanita, Viviane serta seseorang adik pria, Leonardo. Senna seseorang kiri. Rumah tempat Senna menghabiskan 4 tahun awal hidupnya merupakan papa Neide, João Senna. Terdapat di ujung Avenida Aviador Guilherme dengan Avenida Gil Santos Dumont, kurang dari 100 m dari Campo de Marte, zona yang besar dimana mereka melaksanakan halaman Aeronautics Material serta suatu lapangan terbang. Senna amat atletis. Beliau menang dalam gimnastik serta berolahraga yang lain serta meningkatkan ketertarikan pada mobil serta balap motor pada umur 4 tahun. Beliau luang hadapi kekurangan koordinasi motor serta hadapi kesusahan menaiki tangga pada umur 3 tahun. Suatu electroencephalogram( EEG) menciptakan kalau Senna tidak hadapi permasalahan. Orang tuanya berikan Senna julukan” Beco”. Pada umur 7 tahun Senna awal kali berlatih mengemudikan Jeep mengitari pertanian keluarganya serta memperoleh profit dari pergantian gigi tanpa memakai kopling.

Baca Juga : Formula 1 Yang Tetap Mengaspal Di Dunia Maya

Senna mendatangi Colegio Rio Branco di Higienópolis di zona São Paulo serta lolos pada tahun 1977 dengan kadar angka 5 dalam aspek fisika serta kategori yang lain dalam aspek matematika, kimia, serta bahasa Inggris. Beliau setelah itu memasukkan diri di suatu akademi besar yang mengistimewakan diri dalam administrasi bidang usaha, tetapi memilah pergi sehabis 3 bulan. Dengan cara totalitas, nilainya menggapai 68%.

Mobil gokar awal Senna dibentuk oleh bapaknya dengan memakai mesin pemotong rumput berdimensi kecil 1 HP. Senna mulai pacuan di Interlagos serta merambah pertandingan karting pada umur 13 tahun. Beliau mengawali pacuan pertamanya di pole position serta mengalami saingan yang sebagian tahun lebih berumur darinya. Walaupun begitu beliau sukses mengetuai beberapa besar pacuan saat sebelum tereleminasi dari arena sehabis beradu dengan saingannya. Bapaknya mensupport buah hatinya serta Lucio Pascal Gascon lekas mengatur kemampuan yang bertumbuh dari diri Senna. Senna setelah itu memenangkan Kompetisi Karting Amerika Selatan pada tahun 1977. Beliau menjajaki Kompetisi Bumi Karting tiap tahun dari tahun 1978 hingga 1982 serta sukses mencapai posisi runner- up pada tahun 1979 serta 1980. Pada tahun 1978 Senna berekanan dengan Terry Fullerton yang setelah itu Senna melamun selaku salah satu lawan beratnya paling utama buat kadar duit serta politik pada dikala itu. Pada tahun 1981, Senna alih ke Inggris buat mengawali balap bangku tunggal profesionalnya. Beliau memenangkan RAC serta Kompetisi Resep Ford 1600 Townsend- Thoreson tahun itu dengan regu Van Diemen.

Walaupun begitu, Senna awal mulanya tidak yakin hendak lalu di berkarier di pertandingan pacuan. Pada akhir masa di dasar titik berat dari orang tuanya buat berfungsi dalam bidang usaha keluarga, Senna memublikasikan pembatalan dirinya dari Resep Ford serta kembali ke Brasil. Saat sebelum meninggalkan Inggris, Senna ditawari membalap dengan regu Resep Ford 2000 dengan balasan£10. 000. Kembali ke Brasil, beliau menyudahi buat menyambut ajuan ini serta kembali bermukim di Inggris. Sebab da Silva merupakan julukan keluarga Brasil yang sangat biasa beliau justru mengadopsi julukan wanita ibunya, Senna. Senna setelah itu memenangkan kompetisi Resep Ford 1982 Inggris serta Eropa 1982. Buat masa itu, Senna datang dengan patron dari Banerj and Pool.

Formula 1 Yang Tetap Mengaspal Di Dunia Maya

Formula 1 Yang Tetap Mengaspal Di Dunia Maya

f1complete – “ Lupakan tahun 2019, kira saja tahun ini tidak sempat terjalin,” cakap Gunther Steiner, Team Principal Haas F1 Team, dalam seri dokumenter Resep 1: Drive to Survive masa kedua, yang tayang di Netflix, Februari kemudian. Steiner jengkel. Regu yang diasuhnya, Haas F1, yang dipunyai konglomerat asal Amerika Sindikat bernama Gene Haas, kandas bercahaya pada penanggalan 2019 Resep 1. Pada akhir masa 2019, Haas menaiki posisi 9, nama lain terletak di posisi kedua dari gendut selaku konstruktor. Haas cuma mendapat 28 nilai, takluk jauh pemenang masa 2019 dibanding Mercedes dengan 739 nilai. Pasti, sebab pemenang cuma terdapat satu di masing- masing pertandingan, bukan cuma Steiner yang jengkel atas capaiannya. Christian Horner, Team Principal Red Bull Racing, bernasib serupa. Dengan cuma mendapat 417 nilai, Red Bull kandas berhasil di 2019. Tidak hanya takluk dari Mercedes,“ Banteng Merah” juga tidak dapat lebih bagus dari Ferrari. Hingga, sedang merujuk siaran Netflix itu, Horner berkomitmen tahun 2020 hendak jadi salah” satu tahun terbanyak dalam asal usul Resep 1”. Red Bull berniat jadi pemenang bumi.

Formula 1 Yang Tetap Mengaspal Di Dunia Maya – Sialnya, kodrat berangan- angan lain. Steiner, Horner, serta siapapun yang ikut serta dalam bumi F1 kelihatannya tidak hendak berhasil di penanggalan pacuan 2020. SARS- CoV- 2, virus di balik wabah COVID- 19 memporak- porandakan pacuan. Semenjak keluarnya instruksi nyaris tiap atasan negeri di bumi buat memohon rakyatnya senantiasa bermukim di rumah untuk menghindari penyebaran Corona, F1 tertunda mengaspal. Tampaknya Steiner butuh meningkatkan pernyataannya di wajah: seluruh orang di F1 tampaknya wajib“ melalaikan tahun 2020”. Tetapi, F1 tidak ingin berserah buat mengaspal pada 2020. Di sirkuit jelas, nyata pacuan berat dicoba sebab Corona. Hingga, F1 setelah itu memindahkan balapannya, dari jelas jadi maya. Berbekal film permainan pc bertajuk“ F1 2019,” yang terbuat developer film permainan Codemaster, lahirlah: F1 ESports Virtual Grand Prix. Mengelaborasi akad Horner, invitasi virtual F1 ini tampaknya hendak jadi asal usul tertentu dari pertandingan pacuan yang sudah diawali semenjak tahun 1950 dahulu.

Formula 1 Yang Tetap Mengaspal Di Dunia Maya

Formula 1 Yang Tetap Mengaspal Di Dunia Maya

– Meninggalkan yang Jelas, Mengarah Maya Sampai pekan ketiga April 2020, F1 Esports Virtual Grand Prix 2020 sudah melakukan 3 seri pacuan, yang agenda balapannya dicocokkan dengan agenda pacuan F1 betulan seandainya tidak terdapat wabah Corona. Di seri awal, F1 Esports Virtual Grand Prix berjalan di Bahrain. Di seri kedua, pacuan dilangsungkan di Australia, mengambil alih posisi Vietnam sebab sirkuit negara Ho Chi Minh itu belum terpasang di film permainan F1 2019. Kemudian, Grand Prix Tiongkok menyusul setelahnya. Sebab F1 Esports Virtual Grand Prix ialah pacuan virtual, serta sebagian pembalap F1 betulan tidak sempat main film permainan ataupun tidak mempunyai fitur Komputer memadai—bukan sebab tidak sanggup, pasti saja— bukan cuma pembalap F1 yang beradu di pertandingan virtual ini. Pihak eksekutor melaksanakan improvisasi, mengajak pula selebritis, bukan cuma pesohor Televisi, tetapi pula alat sosial serta“ olahragawan” esports betulan. Hingga, di seri kesatu F1 Esports, warganet yang“ mengemudikan” Renault jadi pemenang. Tetapi, di seri kedua serta ketiga, pembalap sungguhan F1, Charles Leclerc asal Ferrari, jadi juara. Tidak hanya Leclerc, pembalap F1 sungguhan lain yang membalap di pertandingan virtual ini merupakan Alex Albon, George Russell, Lando Norris, Nicholas Latifi, serta Antonio Giovinazzi. Sedangkan itu, Lewis Hamilton, Max Verstappen, serta Sebastian Vettel, yang di pertandingan F1 betulan senantiasa silih bergantian naik podium—tidak semacam pembalap F1 yang sertaan pacuan virtual itu— memilah tidak turut dan dengan alibi berbeda- beda. Hamilton, begitu juga diwartakan Essentially Sports, tidak membalap di aspal maya sebab aspek patron. Hamilton terikat kontrak dengan film permainan lain bertajuk Gran Turismo. Verstappen tidak turut dan terjalin serta berterus terang tidak sempat main film permainan F1. Vettel, di lain bagian, berterus terang tidak mempunyai perlengkapan yang mencukupi buat ikut serta.

Dalam tiap serinya, pacuan F1 Esports Grand Prix menyuguhkan kebut- kebutan sepanjang 28 putaran( laps), yang pada masing- masing jalan panjangnya dikurangi sampai 50 persen. Bila diperkirakan, masing- masing seri F1 esports ini berjalan sepanjang dekat satu jam. Bagaikan F1 betulan, tiap seri disiarkan tv. Sky Sports, stasiun berlangganan asal Inggris, jadi pemegang hak siar. Tidak hanya itu, siaran F1 esports pula ditayangkan dengan cara langsung di halaman sah F1, F1. com, saluran alat sosial mereka di Youtube, Twitch, serta Facebook, dan di saluran sah kepunyaan tiap- tiap pembalap. Dengan cara biasa, F1 esports terbatas berhasil. Di saluran Twitch kepunyaan Norris, terdapat dekat 70. 000 orang yang melihat adu balap virtual itu. Di saluran McLaren, pacuan virtual disaksikan sampai 175. 000 pasang mata. Begitu juga diwartakan The Verge, Parker Kligerman, pembalap NASCAR yang kompetisinya juga kesimpulannya mengaspal di sirkuit virtual, mengatakan alibi kenapa pacuan virtual laris ditonton sebab sebetulnya pacuan jelas serta virtual“ mempunyai kesamaan keahlian yang wajib dipertunjukkan”.

“ Esport sebetulnya mempunyai ketertarikan paralel dengan bumi jelas,” tegasnya.“ Banyak pembalap sungguhan yang main pacuan virtual dalam rutinitas mereka( tidak hanya dikala endemi menyerang). Pacuan virtual, tidak tahu gimana, menolong kita selaku pembalap betulan.” Di bagian lain, Julian Tan, Head of Digital Business Initiative and Esports F1, dalam penjelasan resminya di halaman F1, mengatakan kalau pacuan virtual F1 dijalani buat“ membagikan sedikit impian di era yang suram ini. Dengan diadakannya pacuan virtual, kita berambisi bisa menghibur para penggemar F1 yang kehabisan acara- acara berolahraga sebab Corona,” lanjutnya.“ Ini,” jelas Tan,“ merupakan dikala yang pas memandang khasiat sebetulnya dari esports.” James Hodge, Chief Technical Advisor Splunk, industri analisa yang jadi kawan kerja McLaren, membeberkan khasiat sebetulnya dari esports untuk pembalap betulan.“ Film permainan itu menciptakan banyak informasi, serta mengirimkannya sebesar 60 kali per detik,” tulisnya di halaman sah McLaren Data- data itu, tercantum gimana pembalap merespons kecekatan, mengalami belengkokan, serta serupanya. Kala digabungkan dengan perlengkapan main film permainan spesial, aksi laris pembalap sepanjang membalap virtual bisa dibaca. Kemudian, data- data yang diperoleh bisa dipakai selaku bekal buat balap betulan.“ Lebih banyak informasi pertanyaan gimana pembalap bersiap serta turun di aspal pacuan ialah daya yang amat bernilai,” catat Hodge.

Baca Juga : Hamilton Yang Menggeser Rusberg Dari Puncak Klasemen Pada F1 GP Hungaria

F1 tidak seorang diri berpindah ke bumi virtual. Di bermacam bagian bumi, banyak orang dalam suasana karantina juga melarikan diri ke bumi film permainan. Saat ini apalagi timbul kampanye#PlayApartTogether, yang digalakkan kreator permainan serta player permainan buat main film permainan bersama dari rumah tiap- tiap. Ray Chambers, Delegasi World Health Organization buat strategi garis besar, begitu juga dikabarkan USA Today, melaporkan kalau film permainan“ sanggup menjangkau jutaan orang buat mengantarkan catatan alangkah berartinya merendahkan tingkatan penyebaran Covid- 19.” Senada, Amanda Taggart, Kepala Komunikasi Unity Technologies, industri yang menghasilkan engine ataupun isyarat bawah film permainan, yang digunakan nyaris 50 persen permainan di bumi, semacam Angry Birds 2, Call of Duty: Mobile, Mario Kart Tour, Untitled Goose Permainan, Disco Elysium, sampai Wasteland 3 berkata kalau“ kita dikala ini terletak di posisi yang istimewa serta menantang sebab virus Corona. Salah satu perihal terutama yang bisa dicoba merendahkan tingkatan kematian dampak Covid- 19 merupakan melaksanakan physical distancing” serta film permainan ialah salah satu tanggapannya. Begitu juga dikutip Mashable, Penguasa Polandia apalagi mengeluarkan web website Grarantanna yang sediakan server serta berbagai film permainan semacam Minecraft supaya anak belia ingin bermukim di rumah sedangkan durasi. Sehabis pergi anjuran World Health Organization serta penguasa buat main permainan, jumlah orang yang main film permainan bertambah sepanjang endemi Corona berjalan. Steam, layanan penyaluran film permainan, hadapi lonjakan konsumen, apalagi menggapai rekor. Terdaftar, pada satu hari di bulan Maret, terdapat 22, 67 juta konsumen Steam yang main film permainan. Pada umumnya, terdapat dekat 18, 4 juta konsumen Steam tiap harinya di bulan ini, naik dekat 13 persen dari bulan Januari kemudian serta naik sampai 20 persen dibanding jumlah konsumen di bulan yang serupa satu tahun dulu sekali.

Twitch, layanan film yang memberitakan banyak orang main permainan juga kebanjiran konsumen. Kala Corona mendobrak, konsumen Twitch bertambah 31 persen. Bagi Mike Vorhaus, Kepala Administrator Vorhaus Advisor, perusahaan diskusi startup serta film permainan, jumlah duit yang dihamburkan konsumen film permainan buat membeli beberapa barang virtual dalam film permainan bertambah sampai 40 persen.“ Tidak diragukan lagi, banyak orang banyak menghabiskan durasi buat main permainan, memakai durasi karantinanya buat main permainan yang sudah mereka punya ataupun berupaya permainan terkini,” tutur Vorhaus, begitu juga dikabarkan CNET.“ Film permainan,” tutur Bobby Kotick, Atasan Administrator Activision Blizzard, industri di balik Call of Duty sampai Crash Bandicoot,“ merupakan program sempurna sebab berhasil mengaitkan orang dengan kebahagiaan.”

Hamilton Yang Menggeser Rusberg Dari Puncak Klasemen Pada F1 GP Hungaria

Hamilton Yang Menggeser Rusberg Dari Puncak Klasemen Pada F1 GP Hungaria

f1complete – Lewis Hamilton( Mercedes) berhasil meregang pole position balap Resep 1 Grand Prix Hungaria sehabis tampak tercepat di sesi kualifikasi pada Sabtu, 31 Juli 2021. Pemenang bumi 7 kali asal Inggris itu mencatatkan durasi 1 menit 15, 419 detik buat posisi mulai terdahulu di Hungaroring, sebaliknya kawan satu timnya, Valtteri Bottas bawa Mercedes mengancing 2 posisi mulai terdahulu sehabis finis dengan batas 0, 315 detik, begitu halaman sah Resep 1. ” Lap kualifikasi yang luar lazim, kegiatan regu yang hebat dari seluruhnya, tercantum Valtteri yang berupaya serta mendesak mobil ke depan,” tutur Hamilton yang mempunyai modal pole position buat mengincar kemenangan ke- 100 dalam kariernya pada Pekan esok. Pemuncak klasemen sedangkan Max Verstappen membenarkan memo waktunya di lap terakhir Q3 tetapi senantiasa terletak di P3 sebab memo Hamilton di lap awal tahap itu lumayan buat mengamankan pole dengan batas 0, 421 detik dari si pembalap Red Bull. Sebaliknya Sergio Perez bertahan di P4, dengan batas satu detik dari Hamilton, biarpun kandas menempuh flying lap terakhir sebab telanjur melewati garis finis di Q3. ” Di selama akhir minggu ini kita sedikit terabaikan serta ini nampak di kualifikasi,” ucap Verstappen.

Hamilton Yang Menggeser Rusberg Dari Puncak Klasemen Pada F1 GP Hungaria

Hamilton Yang Menggeser Rusberg Dari Puncak Klasemen Pada F1 GP Hungaria

Hamilton Yang Menggeser Rusberg Dari Puncak Klasemen Pada F1 GP Hungaria – ” Kita sedang di situ, di P3, serta kita amati apa yang dapat kita jalani, tetapi ini tidak semacam yang aku mau. Energi cengkeramnya besar dengan ban( soft), jadi ini hendak berikan kita peluang kala mulai,” tambahnya. Pierre Gasly tampak tidak berubah- ubah semenjak tahap bimbingan leluasa serta mengamankan P5 buat regu AlphaTauri sehabis menaklukkan pembalap McLaren Lando Norris yang memenuhi baris ketiga. Charles Leclerc jadi pembalap Ferrari terdahulu di P7 sehabis kawan satu timnya, Carlos Sainz menimbulkan bendera merah dikibarkan di tahap Q2 sehabis beliau kehabisan kontrol mobilnya sampai menabrak pagar pembatas di belengkokan terakhir. Sainz tidak luka namun mengalami mobil SF21- nya hadapi kehancuran lumayan berarti. Kandas melanjutkan tahap, si pembalap Spanyol hendak mulai dari P15 di balik Daniel Ricciardo, Lance Stroll, Kimi Raikkonen serta Antonio Giovinazzi yang bersama tersingkir di Q2. Duet regu Alpine Esteban Ocon serta Fernando Alonso menghuni P8 serta P9, sedangkan Sebastian Vettel dari regu Aston Martin memenuhi posisi 10 besar. F1 mengarah ke Hungaroring buat mengadakan pacuan terakhir di catok awal masa saat sebelum sela waktu masa panas.

Dinamai sirkuit Monako tanpa pagar pembatas, Hungaroring ialah jalan yang kecil, berliku serta mengalutkan pembalap melaksanakan overtaking. Memandang hasil positif di Monako, Red Bull serta Ferrari berpengharapan mencapai hasil positif, sebaliknya Mercedes mengestimasi kecekatan rival- rivalnya itu. Lewis Hamilton mempunyai rekor 8 kemenangan di Hungaroring, sangat banyak di antara siapapun. Serta saat ini pemenang bumi 7 kali itu memotong kekurangan 33 nilai dari Max Verstappen jadi 8 nilai saja berkah kemenangan kontroversial di GP Inggris sehabis keduanya ikut serta tumbukan. Steward pacuan pada Kamis sudah menyangkal petisi Red Bull buat meninjau balik kejadian tumbukan di Silverstone itu sebab regu yang berpangkalan di Milton Keynes itu dikira tidak menyuguhkan bukti- bukti terkini. Verstappen di Hungaria memakai kembali power bagian yang digunakan dikala hadapi musibah di Silverstone sehabis Honda berikan lampu hijau, melaporkan kelayakan mesin itu dipakai di selama akhir minggu di Hungaroring. Rookie Mick Schumacher tidak menjajaki tahap kualifikasi sehabis hadapi musibah di FP3 yang tidak berikan lumayan durasi ahli mesin regu Haas membenarkan mobil si pembalap Jerman, yang hendak mulai dari posisi terakhir.

Pembalap Regu Mercedes, Lewis Hamilton, memenangkan pacuan Resep One( F1) Grand Prix Hungaria, Pekan( 24/ 7). Ia sukses melampaui pembalap yang menaiki pole position, Nico Rosberg, sekalian jadi pemenang buat kelima kelima kalinya pada masa pacuan tahun ini. Hamilton menuntaskan adu dengan memo durasi 1 jam 40 menit 30, 115 detik. Ia menang, 1, 977 detik atas Rosberg. Hasil ini membuat player asal Inggris itu mendahului Rosberg di catatan klasemen pembalap. Hamilton saat ini hinggap di posisi awal mengutip ganti posisi yang awal dihuni kawan seregunya itu. Kesuksesan Hamilton didetetapkan kala mulai dicoba, di mana ia sanggup mendahului pole- sitter Rosberg di belengkokan awal. ” Mulai jadi determinan. Aku melaksanakan dengan baik tetapi lumayan terhimpit di belengkokan awal,” tutur Hamilton. Perihal senada pula diucapkan Rosberg. ” Seluruhnya didetetapkan kala mulai, serta kesimpulannya aku takluk. Aku kehilangan ruang, serta begitulah kesimpulannya,” ucap pembalap Jerman itu. 5 seri tadinya, Hamilton terabaikan 43 nilai dari Rosberg, serta saat ini ia mengetuai klasemen dengan kelebihan 6 nilai sehabis catok awal masa ini terlampaui.

Baca Juga : Formula 1 Pada Tahun 2021 Yang Menjadi Musi Paling Bagi Lewis Hamilton

Dalam pacuan sebesar 70 putaran itu, sebagian kali Rosberg sanggup mendekati Hamilton dalam jarak kurang dari separuh detik, tetapi pemenang bumi itu senantiasa dapat kembali menghindar. Pembalap Red Bull Daniel Ricciardo sanggup menanggulangi harapan Ferrari Sebastian Vettel di putaran- putaran terakhir buat meregang podium terakhir. Di balik mereka berdua pula terjalin pertempuran Red Bull versus Ferrari antara Max Verstappen serta Kimi Raikkonen. Dalam satu peluang, Verstappen mengganti arah mobilnya dengan cara tiba- tiba kala Raikkonen berupaya mendahului alhasil merusakkan kapak depan mobil Ferrari. Raikkonen, yang kesimpulannya wajib puas finis keenam, mendakwa Verstappen memblokir jalannya dengan cara bawah tangan. Dengan 2 pertarungan itu, Red Bull saat ini bermukim berjarak satu nilai dari Ferrari di klasemen konstruktor. Fernando Alonso sukses meregang nilai dengan finis ketujuh buat McLaren Honda, disusul pembalap Toro Rosso Carlos Sainz. Pembalap Williams Valtteri Bottas finis kesembilan, serta melengkapi 10 besar merupakan pembalap Force India Nico Hulkenberg. Sedangkan pembalap Indonesia, Rio Haryanto tidak sanggup membenarkan prestasinya. Ia mulai di antrean ke- 21 serta memberhentikan adu dengan finis di antrean yang serupa. Ia sesungguhnya menaiki sangat gendut tetapi” terbantu” oleh Jenson Button yang tidak menuntaskan adu. Kawan setim Rio, Pascal Wehrlein menaiki posisi ke- 19, satu posisi di depan pembalap Sauber Ferrari, Marcus Ericsson. Rosberg memanglah mulai di antrean terdahulu dalam pacuan kali ini. Tetapi posisi itu tidak bertahan lama sebab ia telah disalip Lewis Hamilton pada putaran awal.

Pembalap Jerman ini pula luang dilewati oleh Daniel Ricciardo, tetapi tidak berapa lama setelah itu ia kembali sukses mendahului serta terletak di posisi kedua. Posisi awal, kedua, serta ketiga yang dihuni Hamilton, Rosberg, serta Ricciardo bertahan sampai pacuan selesai. Untuk Ricciardo ini merupakan buat ketiga kalinya dengan cara berangkaian menaiki posisi podium di GP Hungaria. Pembalap Australia ini sukses memforsir mantan kawan seregunya Sebastian Vettel buat puas menaiki posisi keempat. Dengan begitu Ferrari juga kembali menulis hasil kurang baik tidak sempat jadi pemenang selama masa pacuan tahun ini. Pacuan luang diwarnai peristiwa istimewa kala Sergio Perez merambah pit pada putaran ke- 44. Pembalap Meksiko itu bawa mobilnya merambah pit tetapi kerabat kerja regu Force India nyatanya belum sedia. Durasi yang diperlukannya buat menyudahi juga jadi lebih lama dari umumnya. Pembalap Haas, Esteban Gutierrez menemukan ganjaran 5 detik sebab tidak memerhatikan peringatan bendera biru. Mantan pemenang bumi Fernando Alonso buat awal kalinya sukses masuk 10 besar semenjak GP Monaco. Bintang Regu McLaren- Honda ini masuk garis finis di antrean ketujuh, di depan pembalap Toro Rosso asal Spanyol, Carlos Sainz.

Formula 1 Pada Tahun 2021 Yang Menjadi Musi Paling Bagi Lewis Hamilton

Formula 1 Pada Tahun 2021 Yang Menjadi Musi Paling Bagi Lewis Hamilton

Siapa itu Lewis Hamilton
f1complete – Sir Lewis Carl Davidson Hamilton( lahir 7 Januari 1985) merupakan seseorang pembalap handal berkebangsaan Britania Raya. Dikala ini beliau membalap buat Mercedes di Resep Satu, sehabis tadinya membalap buat McLaren dari 2007 hingga 2012. Saat ini, beliau mempunyai titel bumi paling banyak, ialah 7( rekor dipegang bersama dengan Michael Schumacher), serta pula kemenangan( 100), pole position( 101), serta finis podium paling banyak( 176). Hamilton luang jadi pemenang bumi paling muda selama asal usul F1, pada dikala beliau sukses meregang titel pemenang bumi pada tahun 2008 dalam umur 23 tahun, 9 bulan, serta 26 hari, alhasil membongkar rekor Fernando Alonso yang berumur 24 tahun serta 59 hari kala mencapai titel pemenang bumi pada masa 2005.

Formula 1 Pada Tahun 2021 Yang Menjadi Musi Paling Bagi Lewis Hamilton – Kariernya di dalam Kompetisi Bumi F1 diawali pada tahun 2007, kala beliau ditunjuk selaku kawan setim Fernando Alonso di dalam regu McLaren. Debut F1 pertamanya merupakan pada Grand Prix Australia 2007 yang diselenggarakan pada bertepatan pada 18 Maret 2007, serta beliau finis di ututan ketiga. Lewis Hamilton merupakan pembalap awal Resep 1 yang berkulit hitam. Bunda Hamilton, ialah Carmen Brenda Larbalestier, menikah dengan seseorang laki- laki berkulit hitam asal Inggris yang bernama Anthony Hamilton, yang membuat Hamilton memperoleh kulit hitam dari si papa. Orang berumur Hamilton berakhir kala beliau sedang berumur 2 tahun, alhasil membuat Hamilton wajib bermukim bersama dengan bunda serta kedua kerabat tirinya. Tetapi, beliau setelah itu alih bersama dengan bapaknya kala berumur 12 tahun.

Formula 1 Pada Tahun 2021 Yang Menjadi Musi Paling Bagi Lewis Hamilton

Formula 1 Pada Tahun 2021 Yang Menjadi Musi Paling Bagi Lewis Hamilton

Dikala dirinya lagi dewasa 9 tahun, Hamilton terhenyak menjajaki kematian idolanya( sekaligus inspirator- nya), yakni Ayrton Senna, yang berpulang akibat bencana akut di belengkokan Tamburello pada adu Grand Prix San Marino 1994 di Autodromo Enzo e Dino Ferrari( Sirkuit Imola), Imola, Italia, yang terangkai pada bersamaan pada 1 Mei 1994, yang di informasikan oleh ayahnya pada disaat dia adu selesai di Sirkuit Rye House pada disaat membalap di go- kart. Hammy, sedemikian itu dia umum dipanggil, membuka karting kala usianya lagi 8 tahun. Sesudah memenangkan beberapa pertandingan karting, dia dikontrak berlaku seperti pembalap oleh golongan McLaren, walhasil membuat kariernya kemudian berkembang. Penjelajahan pekerjaan Hamilton memanglah senggang diwarnai beberapa kontroversi. Mulai dari turut dan bentrokan dengan mantan teman seregunya di dalam golongan McLaren, yakni Fernando Alonso, hingga jadi korban lagak rasis di Spanyol pada dini tahun 2008. Pada Grand Prix Brasil 2008, Lewis Hamilton berhasil jadi juara alam F1 yang dini dari kaum bangsa kulit hitam, sesudah mampu finis di P5, dan di dalam klasemen akhir Pertandingan Alam Pembalap, dia berhasil hanya satu angka saja atas Felipe Massa. Terbatas mulai dari era 2013, Lewis Hamilton akan memantapkan golongan Mercedes GP, dengan mengutip ganti posisi Michael Schumacher. Hamilton berdialog jika dia sudah cukup puas dengan pencapaiannya selama di golongan McLaren, dan ingin mencari tantangan terbaru di golongan yang lain.

Pada dikala masa turbo- hybrid, beliau sukses mencapai titel pemenang bumi buat yang kedua kalinya pada masa 2014. Pada masa 2015, beliau sukses mencapai titel pemenang bumi buat yang ketiga kalinya, serta membandingi idolanya, ialah Ayrton Senna, dengan titel pemenang bumi ketiga kalinya. Sehabis Nico Rosberg pensiun dengan cara permanen selaku seseorang pembalap mobil handal, pembalap Ferrari, ialah Sebastian Vettel, jadi saingan terdekat Hamilton dalam 2 pertarungan kompetisi bumi yang intens, serta Hamilton 2 kali membalikkan kekurangan nilai pada medio masa buat mengklaim titel pemenang bumi dengan cara beruntun buat yang keempat serta kelima kalinya dalam kariernya pada 2017 serta 2018. Pada masa 2019, buat menuntaskan hat- trick titel pemenang bumi dengan cara beruntun, menaikkan jumlah keseluruhannya jadi 6 titel pemenang bumi, paling banyak kedua sehabis Michael Schumacher. Pada masa 2020, Hamilton menggapai hasil podium yang ke- 156 di Grand Prix Spanyol 2020, serta sekalian pula membongkar rekor podium Schumi dengan akuisisi sebesar 155 podium, serta menggapai rekor kemenangan- nya yang ke- 91, membandingi rekor kemenangan Schumi di Grand Prix Eifel 2020, kemudian Hamilton membongkar rekor selama era Schumi dengan rekor kemenangan- nya yang ke- 92 di Grand Prix Portugal 2020, serta setelah itu mencapai titel pemenang bumi buat yang ketujuh kalinya di Grand Prix Turki 2020, dengan membandingi rekor selama era Schumi.

– Masih terdapat 5 pacuan tertinggal di Formula 1 2021 namun Lewis Hamilton telah mengatakan masa ini selaku yang terberat dari bermacam bagian.
Semenjak memimpin Formula 1 mulai masa 2014, Lewis Hamilton efisien cuma sekali memperoleh perlawanan hebat. Persisnya dikala beliau takluk dalam kompetisi meregang titel F1 2016 dari kawan seregunya di Mercedes- AMG Petronas F1 dikala itu, Nico Rosberg. Sehabis itu, Hamilton dapat dikatakan tidak memperoleh perlawanan berarti. Bagus Sebastian Vettel pada 2017 serta 2018 yang dikala itu membela Scuderia Ferrari ataupun kawan setim Hamilton sendiri, Valtteri Bottas, pada 2019 serta 2020. Keduanya bersama wajib puas finis selaku runner- up. Biarpun sedemikian itu, masa ini seluruhnya berganti ekstrem untuk Hamilton. Red Bull Racing Honda sukses membuat Max Verstappen jadi lawan amat berat untuk pembalap Inggris itu. Dari 17 pacuan yang telah dilangsungkan masa ini, Verstappen telah 8 kali berhasil berbanding 5 koleksi Hamilton. Buat keseluruhan podium, Hamiton cuma takluk satu dari Verstappen yang telah mengakulasi 13. Dari jumlah mulai terdahulu nama lain pole position, Hamilton pula takluk jauh dari pembalap belia Belanda itu, 3 berbanding 9. Kekuasaan Verstappen masa ini terus menjadi nyata dari keseluruhan lap mengetuai, 504( paling tinggi masa ini), yang jauh di atas Hamilton, 154.

Saat ini, menjelang 5 pacuan tertinggal, Hamilton terletak di tingkatan kedua klasemen serta terabaikan 12 nilai dari Verstappen. Pada adu terakhir di Grand Prix Amerika Serikat, lebih seminggu kemudian, Hamilton finis P2 di balik Verstappen( gambar penting).“ Aku telah perkirakan masa ini hendak semacam naik roller coaster, naik- turun dengan kilat. Ini tahun terberat untuk aku dalam bermacam tingkat. Namun, banyak perihal positif serta aku menikmatinya walaupun berat,” tutur Hamilton semacam diambil Sky Sports. Hamilton mengatakan, dalam sebagian pacuan beliau sepatutnya dapat lebih bagus. Tetapi kebalikannya, beliau malah kehabisan sebagian nilai. Hamilton membenarkan masa ini bukanlah sempurna namun beliau berterus terang banyak berlatih dari suasana ini.“ Aku percaya situasi ini terjalin sebab satu sebab. Kita banyak berlatih serta mengutip banyak pengalaman bagus dari kemenangan ataupun kegagalan. Aku menikmati posisi di regu dikala ini, spesialnya pertanyaan yang kita jalani di luar jalan,” tutur Hamilton.

Baca Juga : Perbedaan Yang Mendasar Antar NASCAR Dengan Formula 1

“ Aku senantiasa besar hati kepada regu serta dengan apa yang telah kita ambil di jalan. Di dalam regu, kita bertugas bersama dalam keanekaan serta itu sanggup menghasilkan dampak yang baik buat pabrik ini. Suatu kebesarhatian dapat jadi bagian di dalamnya.” Bulan kemudian, Lewis Hamilton mengatakan apabila Verstappen yang malah hendak hadapi titik berat dalam usaha meregang titel pemenang bumi pertamanya. Walaupun, belum lama Verstappen menyangkal pendapat Hamilton. Bagi pemenang bumi 7 kali( 2008, 2014, 2015, 2017- 2020) itu, perencanaan Verstappen masa ini jauh lebih bagus dibandingkan dikala dirinya berupaya meregang titel pertamanya. “ Namun aku tidak terbawa- bawa dengan apa yang telah beliau jalani. Apabila aku sanggup melaksanakan profesi terbaik, berarti aku tidak memiiki permasalahan. Ini pendekatan yang aku jalani dikala ini,” tutur peraih 100 kemenangan dalam 283 Grand Prix itu. “ Gelar awal? Sangat susah. Perjalanannya seram. Tahun ini jadi masa keenam untuk Verstappen. Sebaliknya 2008 kemudian terkini masa kedua aku,” cakap Hamilton.

Perbedaan Yang Mendasar Antar NASCAR Dengan Formula 1

Perbedaan Yang Mendasar Antar NASCAR Dengan Formula 1 – Apa perbandingan antara Formula Satu serta NASCAR( spesialnya NASCAR Seri Piala)? Dari luar, seluruh pacuan mobil sejenak nampak serupa. Dengan cara teknis, pada tingkatan sangat bawah, seluruhnya mengenai berkas mobil yang maju beradu cepat dalam suatu arena spesial yang dikenal sirkuit. Tetapi dalam suatu catatan sangat enteng di dasar dataran antara F1 ataupun NASCAR membuktikan perbandingan yang amat besar yang membuat tiap berolahraga bermotor menarik, menggembirakan serta mengasyikkan buat diiringi serta dinikmati. Jadi apa saja perbandingan penting antara F1 serta NASCAR Seri Piala?

Perbedaan Yang Mendasar Antar NASCAR Dengan Formula 1

1. Dalam hal mobil
– Mobil NASCAR Seri Piala Generasi 6.
F1complete – Cuma dengan memandang bentuk mobilnya saja, Kamu telah dapat memandang perbandingan antara F1 serta NASCAR. Sasis mobil sedan“ Angkatan 6” yang dipakai oleh NASCAR dikala ini dimaksudkan supaya wujud mobil balap di jalan mempunyai ketergantungan serta kecocokan dengan mobil yang dijual di dealer. Pembalap terletak dalam kokpit tertutup serta cakra terletak pas di dasar sasis itu sendiri. Kenyataannya, tidak hanya dari seluruh etiket yang melekat di mobil, tidak sangat susah buat memandang salah satu mobil yang terletak di sirkuit NASCAR terdapat ataupun muncul di jalur raya lazim. Tetapi Kamu tidak hendak sempat memandang mobil F1 di jalanan lazim dengan cakra serta kokpit yang terbuka( senantiasa terbuka walaupun saat ini mengenakan fitur Halo). Mobil NASCAR merupakan tipe perubahan dari sasis“ persediaan” bagus dari pabrikan Chevrolet, Ford ataupun Toyota. Walaupun NASCAR merupakan berolahraga balap Amerika, mobil Jepang semacam Toyota sudah jadi bagian integral dari ceruk bumi mobil Amerika apalagi semenjak jauh- jauh hari saat sebelum NASCAR terdapat.

– Mobil Formula 1
Tetapi, di F1, regu wajib membuat mobil sendiri. Mobil F1 dimaksimalkan buat berlari amat cepat dengan hidung tajam yang dimaksudkan buat memotong hawa untuk kurangi halangan. Dengan cara raga wujudnya bisa jadi jauh dari arti mobil sebetulnya serta mereka tentu tidak hendak sesuai buat keluarga beranggotakan 4 orang tetapi mereka amatlah kilat. Kedua mobil bagus F1 serta NASCAR dibilang kilat sebab mereka memanglah spesial terbuat buat berkompetisi. kekencangan paling tinggi pada umumnya mobil F1 merupakan 370 kilometer/ j, sebaliknya mobil NASCAR“ cuma” 321 kilometer/ j. Perihal ini pada kesimpulannya menghasilkan sedikit perbandingan antara strategi mengemudi di tiap tipe pacuan, namun, paling utama selaku pemirsa langsung di sirkuit, perbandingan beda kecekatan yang sejenak mencolok itu tidak mengganti dampak mobil dikala melalui. Apalagi buat pemirsa kasual hendak lebih kerap kita dengar semacam menyaksikan angin melalui dikala melihat pacuan langsung di sirkuit.

Baca Juga : Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

Mobil F1 yang wujudnya amat aerodinamis.
Aspek kelebihan kecekatan F1 bisa berhubungan dengan konsep aerodinamis serta bobotnya, yang ialah perbandingan lain bila dibanding NASCAR. Mobil NASCAR Seri Piala mempunyai berat 1400 kilogram lebih, sebaliknya mobil F1 mempunyai berat kurang dari setengahnya ialah dekat 700 kilogram. Serta berat itu pula dipengaruhi oleh 2 tipe mesin yang berlainan. NASCAR memakai mesin V8 normally aspirated 5, 86 liter berenergi gasolin yang wajib diisi materi bakar di pit stop sepanjang pacuan. Sedangkan itu, mobil F1 mempunyai mesin 1. 6 liter V6 turbo hibrida, yang lebih berdaya guna serta apalagi cocok ketentuan yang legal pitstop gasolin dilarang dicoba dalam adu F1

Sebab NASCAR memodifikasi mobil jadi wujud“ persediaan” dari dasar mobil sesungguhnya, dengan cara harga mobil mereka relatif ekonomis dengan harga perunit utuh selanjutnya mesin dekat US$ 25 juta. F1, dengan seluruh pengoptimalan serta teknologinya, cukup mahal: satu regu kediaman atas yang terdiri dari 2 mobil menghabiskan bayaran sampai US$ 400 juta. Tetapi, Federation Internationale de l’ Automobile( FIA) berlaku seperti tubuh yang menata F1 hendak meresmikan ketentuan pemisahan bayaran mulai 2022 untuk kesehatan finansial tiap regu sekalian berupaya menyamakan daya di grid adu.

2. Peraturan
Daytona International Speedway.
Perbandingan antara F1 serta NASCAR pula nampak nyata dalam ketentuan pacuan, walaupun tidak seluruhnya langsung nampak oleh penggemar terkini kedua berolahraga balap ini. Jalan NASCAR 80% didominasi jalan bulat panjang serta sebab itu mobil persediaan cuma berbelok kiri. Walaupun begitu dalam sebagian tahun belum lama kita mulai memandang terdapat perpindahan jalan dengan terus menjadi ditambahnya adu di jalan non- oval. Bila dahulu cuma Sonoma serta Watkins Glen saat ini meningkat dengan Daytona roval, Indianapolis roval, Road America serta Circuit of the Americas. Sedangkan itu, jalan F1 dengan cara biasa dipecah dalam 2 jenis ialah sirkuit pemanen serta sirkuit jalur raya kota. Keduanya mengaitkan seluruh tipe belengkokan alhasil mobil F1 dapat berbelok ke arah mana juga.

NASCAR mencegah telemetri serta sedemikian itu Kamu terletak dalam kokpit mobil persediaan di jalan, Kamu lebih bagus berambisi regu Kamu buatnya seoptimal bisa jadi. Kamu bisa membiasakan strategi serta pemikiran Kamu, namun Kamu tidak bisa membiasakan mobil itu sendiri. Di F1 perlengkapan semacam laptop serta perlengkapan sejenisnya yang berkaitan dengan teknologi diperbolehkan serta seseorang pembalap F1 tidak mempunyai permasalahan menyetel alat transportasi mereka di tengah kejuaraan. Berdialog mengenai keadaan yang dilarang, mobil F1 tidak bisa silih beradu bagus disengaja atau tidak dikala pacuan. Tidak cuma melanggar ketentuan, namun pula hendak amat beresiko paling utama buat sesama pembalap. Di NASCAR, melawan Kamu dapat mengenakan siasat gesekan buat melawan lawan Kamu serta ini merupakan bagian dari strategi yang diharapkan oleh regu.

Desain pitstop di F1.
Bagus NASCAR serta F1 keduanya melibatkan ketentuan pitstop buat melindungi alat transportasi senantiasa berjalan bagus dengan cara raga sepanjang pacuan serta sebabnya berbeda- beda. Pacuan NASCAR lebih lama, jadi mereka wajib menyudahi paling tidak sebagian kali buat memuat materi bakar serta mengubah ban. Ketentuan F1 melaporkan kalau mobil wajib memakai paling tidak 2 dari 3 tipe ban yang ada, yang membutuhkan paling tidak satu pit stop dikala adu berjalan. Tetapi, pengisian materi bakar tidaklah bagian dari pit stop F1. Perihal ini sudah dilarang sepanjang pacuan semenjak masa 2009 sebab alibi bayaran serta keamanan walaupun dalam sebagian durasi terakhir terdapat artikel kalau bisa jadi kedepannya pitstop gasolin diperbolehkan lagi.

Mobil F1 bisa melampaui pacuan tanpa memuat materi bakar beberapa sebab balapannya jauh lebih pendek dari pacuan NASCAR. NASCAR dapat berkompetisi hingga 500 mil ataupun sebanding 804 kilometer( buat adu Daytona 500), sebaliknya F1 umumnya cuma berjarak dekat 190 mil ataupun sebanding 305 kilometer. Pada waktunya, adu NASCAR dapat berjalan dekat 4 jam sedangkan F1 berjalan satu separuh sampai 2 jam. Salah satu perbandingan besar berplatform durasi antara Resep 1 serta NASCAR merupakan pencatatan durasi. Semacam perihalnya perlombaan bisbol, NASCAR hendak lalu berkompetisi hingga keseluruhan jarak tempuh dituntaskan tidak hirau contoh hingga 6 jam bila tersendat cuaca. Tetapi adu F1 hendak dihentikan sehabis merambah batasan maksimum 2 jam, terbebas dari berapa lap yang sudah dituntaskan dikala itu.

Dalam rasio yang jauh lebih besar, lamanya masa pula berlainan antara kedua badan. NASCAR mempunyai paling tidak 36 pacuan tiap masa, serta nilai itu dapat naik jadi 38 bila Kamu membagi pacuan All Star serta Bud Shootout. Sedangkan F1 di bagian lain pada umumnya cuma mempunyai 17- 21 pacuan tiap tahun. Dalam ekspedisi satu masa itu seseorang pembalap hendak dinobatkan selaku“ pemenang”, namun metode mencapai titel itu amat berlainan. Walaupun NASCAR serta F1 mengenakan sistem nilai, di NASCAR, calon pemenang hendak didetetapkan melalui siapa yang penuhi ketentuan buat sesi playoff pada akhir masa reguler serta esoknya pemenang hendak didetetapkan beralasan dari siapa yang terbaik dari 16 pembalap yang lulus playoff dalam 10 adu di akhir masa. F1, bagaimanapun, memastikan juaranya bersumber pada nilai asli. Pemenang didetetapkan kala dengan cara matematis tidak bisa jadi lagi untuk pembalap lain buat memperoleh nilai yang lumayan buat mendahului mereka, walaupun dengan cara teknis seseorang pemenang terkini hendak disahkan gelarnya dalam Seremoni Pemberian Hadiah FIA sehabis akhir masa.

3. Strategi
Aparat spotter di NASCAR.
Di antara lamanya pacuan, konsep tiap tipe mobil serta perbandingan ketentuan, para pembalap memakai strategi yang amat berlainan buat memenangkan pacuan di F1 serta NASCAR. Dengan cara agresif buat pemikiran penggemar kasual Formula 1 umumnya lumayan gampang- mobil tercepat serta terstabil( leluasa permasalahan) umumnya hendak senantiasa berhasil. Seperti itu kenapa regu mau menghasilkan sedemikian itu banyak duit buat riset, pengembangan serta inovasi metode serta seperti itu pula kenapa mobil F1 seluruhnya dimaksimalkan dengan cara aerodinamis. F1 diketahui selaku berolahraga balap yang amat objektif serta teknis sebab alibi ini. Terdapat sebagian strategi game baik yang dapat dipakai pembalap F1 buat membandingkan kesempatan mereka. Salah satunya merupakan pemakaian strategi undercut, di mana dikala pit stop yang waktunya ditaksir pas pembalap hendak mengubah ban- biasanya dari yang keras ke yang lunak ataupun senantiasa serupa untuk mengintip kesempatan mendahului. Itu hendak berikan mereka durasi putaran yang lebih bagus dikala sukses menemukan momentum berarti serta bisa menolong mereka mendahului serta mendahulukan rival yang sedang memakai ban yang telah aus serta belum masuk pit.

Banyak metode semacam itu yang digunakan dikala ini dalam adu yang pastinya mewajibkan pembalap dapat menemukan posisi kualifikasi yang baik. Bila seseorang pembalap bertepatan kena sial di kualifikasi serta kesimpulannya terdesak mengawali pacuan dari balik, kerapkali kecil kemungkinannya mereka hendak bangun maju ke posisi depan serta berhasil. Sedangkan di NASCAR mobil yang dengan cara kualifikasi mulai di posisi terakhir sedang memiliki mungkin buat dapat berhasil. Salah satunya sebab tiap sasis tidak aerodinamis, Kamu bisa memakai fisika serta strategi buat jadi yang terbaik dengan metode yang tidak bisa jadi dicoba di F1. Memblok mobil lain bagus itu buat melambatkan mereka serta memesatkan laju diri sendiri betul- betul bisa diperoleh di NASCAR, walaupun dilarang di F1. Mengemudi pas di balik mobil lain serta memakai gerakan slipstream buat memesatkan laju mobil sendiri merupakan aksi NASCAR yang khas( walaupun gerakan hawa vacuum pula sedikit memesatkan mobil di depan). Tetapi janganlah coba jalani kiat ini di F1 sebab jika kurang atensi hendak dapat mematikan Kamu serta rival Kamu. Seluruh ini membuat pacuan yang jauh lebih tidak tersangka di NASCAR. Misalnya, pada tahun 2011, kelakuan mendahului yang sesungguhnya cuma terjalin dekat 80 kali selama masa di F1. Di NASCAR kebalikannya terjalin pergantian posisi sebesar 88 kali cuma dalam satu pacuan.

Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

f1complete – Pertandingan Dunia Resep Satu FIA 2021 ialah pertandingan balap motor untuk mobil Resep Satu yang yakni pertandingan Bumi Resep Satu yang ke- 72 berjalan.[a] Diakui oleh Fédération Internationale de lAutomobile( FIA), badan pengatur FIA. motorsport garis besar, berlaku seperti jenis perlombaan sangat besar untuk mobil balap cakra terbuka. Pertandingan ini direbutkan lebih dari 2 puluh 2 Grand Prix, yang akan diadakan di seluruh bumi. Pembalap dan golongan dijadwalkan untuk bersaing memperebutkan titel Juara Bumi Pembalap dan Juara Konstruktor Alam. Lewis Hamilton dan Mercedes tiap- masing- masing ialah juara bertahan Pembalap Bumi dan Konstruktor Alam, sesudah memenangkan titel pada tahun 2020.

Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

– Entri
Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021 – Konstruktor serta pembalap selanjutnya dikala ini terikat kontrak buat bersaing di Kompetisi Dunia 2021. Seluruh regu bersaing dengan ban yang dipasok oleh Pirelli. Tiap regu diwajibkan memasukkan paling tidak 2 pembalap, satu buat tiap- tiap dari 2 mobil harus.

– pengendara bimbingan gratis
Selama masa, 4 pebalap maju selaku pebalap pengetes ataupun pebalap ketiga di tahap bimbingan leluasa. Callum Ilott serta Robert Kubica mengemudi buat Alfa Romeo Racing di 2 serta 3 Grand Prix tiap- tiap, sedangkan Roy Nissany mengemudi buat Williams di 3 Grand Prix. Guanyu Zhou mengemudi buat Alpine di Grand Prix Austria.

– Pergantian tim
McLaren memublikasikan kalau mereka hendak berganti dari memakai bagian energi Renault jadi yang dibentuk oleh Mercedes, meneruskan kemitraan McLaren- Mercedes yang berjalan antara 1995 serta 2014. Racing Poin diketahui selaku Aston Martin. Pergantian julukan dicoba oleh owner bagian regu Lawrence Stroll yang mendanakan di merk Aston Martin. Renault setelah itu diketahui selaku Alpine, mengutip julukan merk mobil gerak badan Renault.

– Pergantian driver
Pemenang Dunia Pembalap 4 kali Sebastian Vettel meninggalkan Ferrari pada akhir Kompetisi 2020 sehabis membalap dengan regu sepanjang 6 masa. Bangku Vettel didapat oleh Carlos Sainz Jr., yang sudah meninggalkan McLaren. Daniel Ricciardo alih dari Renault ke McLaren, di mana beliau mengambil alih Sainz. Ricciardo digantikan oleh Pemenang Dunia dobel Fernando Alonso, yang membalap di masa awal Alpine, sehabis terakhir membalap pada 2018 buat McLaren. Vettel alih ke Aston Martin, di mana beliau mengambil alih Sergio Pérez. Pérez, yang tadinya memaraf kontrak mengemudi buat pelopor Aston Martin, Racing Poin, sampai 2022, alih ke Red Bull Racing di mana beliau mengambil alih Alex Albon. Albon merupakan pembalap persediaan serta pengetes Red Bull Racing buat masa 2021. Pérez jadi pembalap awal semenjak Mark Webber pada tahun 2007 yang berasosiasi dengan regu tanpa tadinya jadi badan Red Bull Baru Team.

Romain Grosjean serta Kevin Magnussen, yang tiap- tiap membalap buat Haas semenjak 2016 serta 2017, meninggalkan regu pada akhir 2020. Pemenang Formula 2 2020 Mick Schumacher, putra Pemenang Dunia 7 kali Michael Schumacher, mengutip salah satu bangku di sebaliknya regu yang lain diisi oleh Nikita Mazepin yang finis kelima di Kompetisi Formula 2. Yuki Tsunoda, yang finis ketiga di Kompetisi Formula 2 2020, lolos ke Formula Satu bersama Scuderia AlphaTauri, mengambil alih Daniil Kvyat, yang alih ke Alpine selaku pebalap persediaan mereka. Tsunoda jadi pembalap Formula Satu Jepang awal semenjak Kamui Kobayashi pada 2014.

– Pergantian medio musim
Sepanjang akhir minggu Grand Prix Belanda, Kimi Räikkönen diklaim positif terserang virus corona. Ia digantikan di Alfa Romeo Racing oleh pembalap persediaan Robert Kubica, yang terakhir membalap di Grand Prix Abu Dhabi 2019, mengemudi buat Williams. Räikkönen pula digantikan oleh Kubica di Grand Prix Italia selanjutnya.

Baca Juga : Wawasan Tentang Inovasi Teknologi Yang Diterapkan Dalam Formula 1

– Ekspansi serta pergantian penanggalan dari 2020 sampai 2021
Liberty Alat, pemegang hak menguntungkan berolahraga, memublikasikan kalau hendak terdapat ruang buat penanggalan 2021 buat bertumbuh melewati 2 puluh 2 pacuan yang direncanakan pada penanggalan 2020. Peraturan berolahraga diganti buat membolehkan maksimum 2 puluh 5 Grand Prix per tahun.
1. Grand Prix Portugis di Autódromo Internacional do Algarve di Portimão, yang awal dimaksudkan buat dicoba sekali saja pada tahun 2020, merupakan putaran ketiga kompetisi itu.
2. Grand Prix Styrian di Red Bull Ring di Spielberg, yang awal mulanya dimaksudkan selaku pacuan satu kali pada tahun 2020, merupakan putaran kedelapan kompetisi, yang berarti sirkuit itu jadi tuan rumah pacuan beruntun buat masa kedua beruntun.
3. Grand Prix Belanda dihidupkan kembali,[69] dengan pacuan berjalan di Sirkuit Zandvoort. Kejuaraan itu men catat awal kalinya Grand Prix Belanda dijalani semenjak 1985. Grand Prix Belanda sudah dimasukkan dalam penanggalan 2020, namun dibatalkan selaku asumsi atas endemi COVID- 19.
4. Grand Prix Qatar hendak mengawali debutnya, dengan pacuan hendak diadakan di Sirkuit Global Losail, tempat yang jadi tuan rumah Grand Prix sepeda motor Qatar semenjak tahun 2004. Konsep berikutnya buat memasukkan Grand Prix ke dalam penanggalan pada bertepatan pada Kontrak 10 tahun dari 2023 serta berikutnya di sirkuit terkini yang terbuat spesial pula terbongkar. Kejuaraan dijadwalkan berjalan pada malam hari, tempat ketiga buat jadi tuan rumah pacuan malam sehabis Grand Prix Singapore serta Bahrain.
5. Grand Prix Arab Saudi juga akan memulai debutnya, dengan balapan akan diadakan di sirkuit sementara di kota Jeddah. Rencana lebih lanjut untuk memindahkan Grand Prix ke Qiddiya pada tahun 2023 juga diumumkan. Perlombaan dijadwalkan berlangsung pada malam hari, menjadi tempat keempat untuk menjadi tuan rumah balapan malam setelah Grand Prix Singapura, Bahrain dan Qatar.
6. Grand Prix Vietnam akan memulai debutnya, dengan balapan dijadwalkan berlangsung di ibukota Hanoi di Sirkuit Hanoi. Grand Prix Vietnam telah dimasukkan dalam kalender 2020, tetapi dibatalkan sebagai tanggapan atas pandemi COVID-19. Grand Prix dibatalkan dari kalender 2021 karena penangkapan atas tuduhan korupsi mantan ketua Hanoi Nguyễn c Chung, seorang pejabat kunci yang bertanggung jawab untuk mengatur balapan.

Perubahan lebih lanjut pada kalender direncanakan menyusul gangguan pada kejuaraan 2020 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19:
1. Grand Prix Azerbaijan dan Monaco kembali ke kalender. Grand Prix ini telah dihapus dari jadwal 2020 yang diterbitkan ulang karena kesulitan logistik yang terkait dengan pembuatan sirkuit jalanan dalam waktu singkat.
2. Grand Prix Brasil, Prancis, dan Amerika Serikat juga kembali digelar. Balapan 2020, bersama dengan debut Grand Prix Mexico City, dibatalkan karena pandemi. Grand Prix Brasil yang kembali berganti nama menjadi Grand Prix São Paulo untuk menghormati peningkatan keterlibatan dari pemerintah daerah.
3. Grand Prix ke-70, Eifel, Sakhir dan Tuscan tidak termasuk dalam daftar balapan 2021. Grand Prix ini secara khusus diperkenalkan ke dalam kalender 2020 sebagai tanggapan terhadap pandemi COVID-19, untuk memastikan bahwa sebanyak mungkin balapan dapat diadakan.

Wawasan Tentang Inovasi Teknologi Yang Diterapkan Dalam Formula 1

Wawasan Tentang Inovasi Teknologi Yang Diterapkan Dalam Formula 1

f1complete – Gagasannya adalah bahwa teknologi balap motor cepat atau lambat akan mengalir ke dunia mobil jalanan. Sementara itu memang kasus untuk beberapa inovasi dan penemuan, itu belum tentu benar dalam skala besar. Tantangan Formula One seringkali terlalu spesifik atau biaya produksi skala industri terlalu tinggi untuk memperkenalkan teknologi tertentu dalam kendaraan produksi. Ini, bagaimanapun, telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Sejak diperkenalkannya powertrain hybrid penuh, teknologi F1 menjadi lebih relevan untuk mobil jalanan daripada sebelumnya.

Wawasan Tentang Inovasi Teknologi Yang Diterapkan Dalam Formula 1 – Tapi itu juga berlaku untuk bagian lain dari mobil – terutama di dunia bit dan byte. Berikut adalah lima alasan mengapa sekarang, lebih dari sebelumnya, F1 berada di garis depan teknologi – dari mobil jalanan hingga elektronik konsumen, dari teknologi medis hingga kota pintar.

Wawasan Tentang Inovasi Teknologi Yang Diterapkan Dalam Formula 1

Wawasan Tentang Inovasi Teknologi Yang Diterapkan Dalam Formula 1

1. Mesin hybrid – Formula Satu membuat efisiensi berarti tenaga
Dari sudut pandang teknik, unit tenaga hibrida yang digunakan di Formula Satu benar-benar menakjubkan dalam hal efisiensi termal – dengan kata lain, kemampuan mereka untuk mengubah energi bahan bakar menjadi pekerjaan yang bermanfaat. Ketika mesin pembakaran dalam dikembangkan oleh Nicolaus Otto pada tahun 1876, ia memiliki efisiensi termal sekitar 17 persen. Itu berarti hanya sekitar 17 persen energi dalam bahan bakar yang diubah menjadi kerja yang bermanfaat. Pada tahun 2013, satu tahun sebelum pengenalan unit tenaga hibrida di Formula Satu, efisiensi termal rata-rata mobil jalan raya mencapai sekitar 30 persen, yang berarti bahwa hanya sekitar sepertiga dari bensin di dalam mobil yang digunakan untuk menggerakkannya. Pada musim panas 2017, staf di Mercedes-AMG High Performance Powertrains di Brixworth, Inggris menjalankan unit daya Mercedes-Benz F1 di dyno mereka – dan itu menunjukkan angka yang mencengangkan. Unit daya F1 M08 EQ Power+ mencapai efisiensi termal lebih dari 50 persen, menjadikannya salah satu mesin pembakaran internal paling efisien yang pernah ada.

Unit daya hibrida F1 tidak hanya sangat efisien; mereka juga telah memberikan kontribusi yang cukup besar untuk teknologi baterai. Sistem pemulihan energi pertama digunakan untuk pengujian pengembangan pada tahun 2007, simpanan energinya berbobot 107 kilogram dan mencapai efisiensi 39 persen. Sejak itu, beratnya telah berkurang lebih dari 80 persen; hari ini, toko energi baterai lithium-ion memiliki berat regulasi minimum 20 kg. Efisiensi telah meningkat 57 poin persentase, mencapai 96 persen hari ini. Pada saat yang sama densitas energi telah berlipat ganda sementara densitas daya meningkat 12 kali lipat. Penelitian yang dilakukan untuk membuat mobil F1 berkinerja sebaik mungkin tidak hanya memberikan keuntungan bagi tim di lintasan, tetapi juga membantu membuat mobil jalanan lebih efisien; pembelajaran yang sama yang memberikan peningkatan tenaga untuk balap, juga dapat diterapkan untuk meningkatkan konsumsi bahan bakar di lingkungan jalan raya.

2. Konektivitas – Teknologi F1 di ponsel cerdas Anda berikutnya
Mobil Formula Satu mungkin adalah mobil yang paling terhubung di dunia. Mobil F1 modern berjalan dengan sensor berteknologi tinggi dan data yang mereka kumpulkan sama banyaknya dengan pembakaran bahan bakar berteknologi tinggi. Agar kompetitif, tim F1 mengolah banyak data. Mobil F1 akan menggunakan ratusan sensor yang mencatat ribuan saluran data, mengukur segala macam hal di sekitar mobil dan unit daya – mulai dari gaya dan perpindahan, suhu dan tekanan hingga parameter kontrol untuk unit daya dan girboks serta input pengemudi. Beberapa data telemetri dapat diakses secara real-time saat mobil melaju di trek dengan kecepatan hingga 350 km/jam dan lebih banyak lagi; namun, jenis dan jumlah data real-time dibatasi oleh unit kontrol yang umum untuk semua tim. Sebagian besar data hanya ditransfer dari mobil ke teknisi saat mobil masuk ke pit – baik melalui koneksi nirkabel yang sangat cepat atau dengan apa yang disebut tali pusar.

Ban adalah faktor kinerja utama di Formula Satu, jadi memahaminya sangat penting. Selama latihan Jumat, tim akan memasang sistem pemantauan ban optik infra merah ke dalam mobil untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang cara kerja ban yang berbeda dan memahami performa putaran dan balapan masing-masing. Mengambil data ban dari mobil secepat mungkin adalah penting, karena mobil hanya akan diam di dalam atau di depan garasi untuk beberapa saat. Di masa lalu, tim harus mengorbankan waktu lintasan untuk mengunduh semua data atau para insinyur harus menunggu hingga sesi selesai untuk mengakses data.

Namun, pada tahun 2017, tim mulai menggunakan sistem dua teknologi nirkabel berteknologi tinggi – 5 GHz 802.11ac dan teknologi Wi-Fi Multi-gigabit 802.11ad, yang beroperasi pada gelombang milimeter pita 60 GHz. Serah terima antara dua mode 802.11 diatur secara otomatis – jadi saat mobil melewati jalur pit, mobil mulai mentransmisikan data secara nirkabel. Setelah berada dalam jarak empat meter dari garasi, ia beralih ke uplink cepat, mentransmisikan data dari mobil ke garasi dengan kecepatan unduh hingga 1,9 Gbit per detik. Dengan kata lain, transmisi satu Gigabyte data akan memakan waktu kurang dari lima detik.

Teknologi ini bukanlah produk Formula One yang berdiri sendiri. Qualcomm telah mengembangkannya untuk pasar konsumen dan menggunakan F1 sebagai lingkungan R&D berkecepatan tinggi, menempatkan produk mereka pada ujian akhir. Di masa depan, teknologi serupa akan datang ke ponsel cerdas Anda, memungkinkan kecepatan unduh dan unggah yang jauh lebih cepat dan koneksi yang lebih andal, atau digunakan di mobil yang terhubung untuk memungkinkan mereka berkomunikasi dengan dunia luar.

Baca Juga : Fakta Mengenai Mobil Formula 1 Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

3. Lingkungan yang menantang – menguji teknologi di F1
Kehidupan rak server biasa cukup mudah. Mereka menghabiskan hari-hari mereka di pusat data ber-AC yang dikontrol aksesnya, tidak perlu khawatir tentang panas atau dingin atau bahkan bergerak. Namun, itu tidak berlaku untuk server yang bepergian dengan tim. Rak di garasi menyimpan semua data mobil dan sangat penting – namun mereka harus mengatasi semua hal yang biasanya tidak disukai oleh server berteknologi tinggi. Mereka sering dikemas dan dikirim ke seluruh dunia, mereka harus menanggung perubahan suhu dari tepat di atas titik beku selama pengujian musim dingin hingga panas terik di gurun Bahrain, dari udara kering Abu Dhabi hingga kelembapan Singapura.

Getaran dan debu serat karbon juga cukup umum di garasi, yang keduanya tidak diketahui sebagai teman perangkat keras komputer. Pada saat yang sama, data di server tersebut harus dapat diakses dengan cepat serta dienkripsi di tempat. Jadi, dibandingkan dengan server “biasa” di pusat data, kehidupan server trackside sangat berbeda – dan cukup menantang. Tantangan itulah yang membuat Formula Satu menarik bagi mitra teknologi tinggi seperti Pure Storage, perusahaan yang membangun server on-track. Bukan hanya teknologi server yang ditantang oleh F1 – itu semua jenis teknologi – bahkan yang tampaknya tidak ada hubungannya dengan Formula Satu.

Jadi, sementara F1, misalnya, akan – semoga! – tidak pernah menjadi seri balap otonom, mobil balapnya adalah test bed yang ideal untuk teknologi tertentu yang penting untuk mengemudi secara otonom. Banyaknya data yang perlu diproses secara lokal di mobil atau dikirim ke garasi membuat mobil F1 menjadi lingkungan pengujian yang sangat menarik dalam hal ini. Server flash array yang diuji di garasi tim cocok untuk dipasang di pesawat terbang dan kapal pesiar atau dapat digunakan sebagai pusat data seluler di truk. Tetapi transfer teknologi berjalan lebih jauh ke bidang-bidang yang tidak terkait.

Misalnya, mitra teknologi telah menerapkan pembelajaran dari kerjasama mereka dengan tim kepada pelanggan medis. Tantangan di garasi adalah mendapatkan sejumlah besar data dari mesin – mobil – ke dalam sistem komputer di mana data dapat dianalisis. Jenis tantangan yang sangat mirip dapat ditemukan di rumah sakit modern dan di lembaga penelitian medis, di mana sejumlah besar data dari mesin seperti pengurutan gen atau mesin sinar-X harus ditransfer dan kemudian dianalisis.

Fakta Mengenai Mobil Formula 1 Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Fakta Mengenai Mobil Formula 1 Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

f1complete – Alasan mengapa olahraga ini disebut “Formula” Satu berakar pada sejarah. Balap motor pionir tidak membatasi ukuran atau kekuatan mobil pesaing. Dengan kemajuan teknologi, free-for-all ini dengan cepat dibuat untuk kondisi yang sangat berbahaya — terutama karena balapan awal dilakukan di jalan umum. Akibatnya, badan pengelola olahraga pada saat itu mulai memberlakukan batasan utama pada format mobil dalam hal tenaga, berat, dan ukuran. Hanya mobil yang mematuhi “formula” aturan ini yang dapat bersaing. Aturan balapan Grand Prix telah disesuaikan dengan teknologi dan kebutuhan zaman. Aturan yang dirumuskan untuk balap segera setelah Perang Dunia II diberi label “Formula Satu”, nama yang melekat sejak itu. Formula Dua diciptakan tak lama kemudian sebagai kategori junior, dengan kapasitas mesin yang lebih kecil. Tidak lama setelah itu, Formula Tiga muncul untuk tempat duduk tunggal yang lebih kecil. Nama Formula Dua dijatuhkan pada pertengahan 1980-an dan digantikan oleh Formula 3000, yang menunjukkan kapasitas sentimeter kubik mesin. Formula Tiga tetap ada. Jika pelabelan yang tidak logis dan tidak konsisten mengganggu Anda, balap motor bukan untuk Anda.

Fakta Mengenai Mobil Formula 1 Yang Jarang Diketahui Banyak Orang – Mobil Formula 1 merupakan buatan seni. Mereka mempunyai sebagian mesin sangat keras, sangat kokoh yang sempat terdapat serta tingkatan cengkaman yang belum sempat terdapat di tempat lain. Mobil bisa berkeliling, memencet, serta dengan cara literal cuma memalsukan hawa wajar buat membuat mobil maju lebih kilat dari siapa juga di belengkokan. Siapa juga yang melaksanakan yang terbaik hendak memancarkan sampanye yang susah dimengerti di atas podium itu… mereka merupakan jenius metode dalam perihal terbaik yang cemerlang. Jadi, tidak membingungkan kalau sepanjang bertahun- tahun mereka sudah menciptakan sebagian statistik yang mencengangkan, serta selanjutnya merupakan sebagian kesukaan individu aku:

Fakta Mengenai Mobil Formula 1 Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Fakta Mengenai Mobil Formula 1 Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

1. Tiap MOBIL TERDIRI DARI 8 PULUH RIBU Bagian TERPISAH
Tidak bingung juru mudi berkata mereka senantiasa merasa bersalah dikala menabrak mobil, ahli mesin yang kurang baik itu wajib mengubah serta memasang kembali perlengkapan, kabel, serta kaum cadang yang tidak terbatas jumlahnya. Mobil F1 merupakan kombinasi sistem hidrolik, karbonium, materi bakar, ban, inersia, serta fitur mekanis yang amat terkompresi yang seluruhnya wajib dikemas jadi minimun 720KG. Seperti itu kenapa Kamu bisa memandang sedemikian itu banyak bagian yang hang out ataupun terbuka sehabis( umumnya amat mahal) crash; satu kekeliruan evaluasi kecil dari alam pengereman serta rumah kartu dapat ambruk di dekat Kamu.

2. Fitur Keamanan HALO DI Atas COCKPIT Bisa Menolong 5 TON DAMPAK
Keamanan sudah berjalan jauh di F1, serta dapat kasih pada pionir semacam Sir Jackie Stewart( sekalipun aku tidak sepakat dengan pemikirannya) kemampuan kematian sepanjang pacuan tidak lagi di depan benak juru mudi kala mereka mengikat. dimensi kontroversial di HALO dibawa pada tahun 2018, serta aku pikir itu berintegrasi ke dalam konsep mobil dengan amat bagus alhasil kita nyaris tidak mengetahuinya. Lebih berarti lagi itu melaksanakan tugasnya dengan amat bagus, serta itu bisa jadi melindungi anak ajar Charles Leclerc di GP Belgia pada tahun 2018 dari luka kepala yang akut.

Tiap- tiap ditilik dengan cara kencang oleh FIA serta sebab terbuat memakai titanium, materi yang amat kokoh serta tidak sangat berat, beliau bisa bertahan dengan berat 5 ton yang luar lazim. Buat rujukan, itu merupakan 2 bis tingkatan ataupun 5 gajah. Oh serta dekat 6 ataupun lebih mobil F1.

3. MOBIL F1 Bisa BERJALAN DARI 0- 100MPH Serta Kembali KE 0 DALAM Durasi 4 DETIK
Maksudku, kita seluruh ketahui mereka kilat. Ini cumalah fakta alangkah luar lazim pengembangan gearbox, sistem baterai ERS, mesin, serta driveshaft seluruhnya buat dengan cara berdaya guna mengedarkan gundukan tenaga yang diperoleh dari mobil ke cakra serta buatnya maju kilat. Remnya sangat luar biasa; amat baik apalagi Kamu dapat memandang Lewis Hamilton mengerem*setelah* kediaman 50M di Kemmel Straight at Spa( kala ia maju dengan kecekatan 200mph+) sepanjang putaran jalan keluar rekornya.

4. REM DI MOBIL F1 Bisa Menggapai 1000*C Serta Sedang Bertugas DENGAN BAIK
Kerap dibilang kalau mengerem di akhir mobil F1 merupakan salah satu keahlian terutama yang wajib dipunyai; pembalap semacam Ayrton Senna, Lewis Hamilton serta Daniel Ricciardo seluruhnya memilikinya, namun berkah metode luar lazim inilah mereka bisa melaksanakannya. Pada dasarnya apa yang mereka jalani merupakan mengganti tenaga kinetik( beranjak) mobil jadi tenaga termal( panas), serta karenanya melambatkan mobil. Nyata mesin mempunyai tenaga kinetik dalam jumlah besar alhasil rem jadi amat panas, paling utama apabila dipakai berkali- kali, namun dengan mempunyai lubang kecil di kaliper serta saluran rem yang membimbing gerakan hawa ke dalam rem, rem bisa didinginkan dengan kilat, berkali- kali serta lagi.

5. Juru mudi Bisa Kehabisan Sampai 6 Kilogram Sepanjang GP SINGAPURA
Siapa yang memerlukan konsep penyusutan berat tubuh? Lumayan mengemudikan mobil F1 sepanjang 2 jam di Singapore! Sebab amat panas di Singapore, kokpit dapat menggapai temperatur 60*C serta juru mudi cuma mempunyai sedikit air yang bisa mereka minum sepanjang pacuan, oleh sebab itu asli lewat kehilangan cairan tubuh serta berkeringat mereka bisa merendahkan berat tubuh dalam jumlah besar dalam durasi pendek. Balapannya jauh, amat teknis serta terletak di sirkuit jalanan alhasil ini ialah tes besar untuk kapasitas raga serta psikologis untuk para pembalap buat melindungi mobil senantiasa di jalur.

Baca Juga : Aturan dan perubahan regulasi F1 2021 yang perlu Anda ketahui

6. MOBIL Bisa BERJALAN Menjempalit DI Gorong- gorong DI 120MPH
Jadi semacam yang sudah aku sebutkan tadinya, fitur aerodinamis pada mobil- mobil ini menghasilkan perbandingan titik berat( titik berat pada dasarnya berlainan) di selama mobil serta ini menciptakan suatu yang diucap downforce yang mendesak mobil- mobil ini ke jalan. Terus menjadi banyak downforce yang Kamu punya, terus menjadi jauh Kamu memencet ban ke jalan serta terus menjadi kilat Kamu dapat menikung; Kamu mempunyai lebih banyak pegangan.

Mobil F1 menciptakan sedemikian itu banyak alhasil mereka betul- betul bisa mengemudi menjempalit sebab terdapat sedemikian itu banyak downforce alhasil mereka tidak bisa jatuh! Tidak hanya itu, kenyataan kalau mereka bisa melaksanakan ini dari 120mph yang relatif kecil membuktikan kalau puncaknya mobil bisa menciptakan downforce sebagian kali beratnya sendiri…

7. SATU MOBIL F1 Hendak Membuat Kamu$7M Buat MEMBUAT
Ini merupakan berolahraga paling mahal di bumi. Serta cuma membuat mobil buat mengawali jaringan dengan bayaran yang amat besar; kapak depan( yang sesungguhnya cuma sebagian serat karbonium yang dipahat) mulai dari£150. 000. 5 kali pendapatan tahunan pada umumnya buat Inggris.

8. Sempat Terdapat Konsep Buat Membuat MOBIL F1 RODA 12
Sebagian durasi yang kemudian aku menulis postingan yang pas mengenai ini( di sesuatu tempat di dasar profil aku bila Kamu terpikat), namun sempat terdapat seseorang pendesain gila yang menyudahi mereka hendak membuat mobil F1 dengan 12 roda, sebab betul kenapa tidak. Pada dikala itu Tyrell melaksanakan mobil dengan 6 roda, serta itu berhasil lagi; memenangkan 2 pacuan dalam 2 tahun( mereka kesimpulannya gulung karpet sebab biayanya sangat mahal), namun semacam Tyrell, orang edan itu tidak mempunyai lumayan duit patron buat melaksanakan rencananya. Omong- omong, ia pikir ia hendak memimpin berolahraga itu. Dikabarkan pula kalau orang yang serupa sudah menolong membuat Mobil Penggemar Brabham yang ikonik itu… jadi bisa jadi ia tidak sangat marah.

9. Seluruh Suatu DI TRACK F1 Wajib DILAS KE TANAH Sebab:
Semacam yang Kamu amati di Portimao bersama Sebastian Vettel, ia menabrak penutup saluran pengasingan serta menariknya sampai bersih dari dataran. Mobil F1 menciptakan perbandingan titik berat yang dituturkan di atas, serta di dasar mobil terdapat titik berat yang amat kecil alhasil dapat mencabik benda dari tanah. Ini berarti kalau saat sebelum tiap pacuan, FIA wajib mengecek jalan serta membenarkan kaki lima, penutup lubang selokan, serta saluran pengasingan seluruhnya terpasang dengan betul. Bila tidak, seorang dapat bebas, serta tidak hanya mengganggu bagian dasar bentuk tubuh mobil yang bagus, itu dapat menyakiti juru mudi ataupun pemirsa.

10. LOGO MCLAREN
Kamu seluruh ketahui logo Mclaren kan? Ini merupakan swoosh kecil yang baik di sisi bacaan MCLAREN, namun di mana itu sesungguhnya berawal dari mobil F1.

Aturan dan perubahan regulasi F1 2021 yang perlu Anda ketahui

Aturan dan perubahan regulasi F1 2021 yang perlu Anda ketahui

f1complete – Ada godaan untuk berpikir bahwa tidak banyak yang akan mengubah aturan untuk musim 2021, mengingat sasis 2020 akan dibawa tahun ini, menjelang kedatangan peraturan 2022 yang tertunda – dan radikal. Tapi gores permukaannya, dan Anda akan menemukan beberapa tambahan kecil, tapi signifikan, untuk musim ini. Inilah yang harus diwaspadai pada tahun 2021.

Aturan dan perubahan regulasi F1 2021 yang perlu Anda ketahui

Aturan dan perubahan regulasi F1 2021 yang perlu Anda ketahui

1. Perubahan pada lantai mobil
Aturan dan perubahan regulasi F1 2021 yang perlu Anda ketahui – Perubahan visual paling jelas yang dapat dilihat oleh penggemar F1 pada tahun 2021 adalah perubahan bentuk lantai mobil. Dalam beberapa tahun terakhir, bagian lantai yang terlihat, jika dilihat dari atas, tampak persegi panjang, dengan berbagai slot memanjang dan lateral menyembul darinya. Slot ini digunakan oleh tim untuk meningkatkan jumlah downforce yang dihasilkan di dekat tepi lantai, menciptakan hisapan yang lebih kuat di bawah mobil, serta menyempurnakan pusaran yang terbentuk di tepi lantai untuk lebih meningkatkan efek tanah.

Slot itu sudah diperbaiki buat tahun ini– peraturan yang melaporkan kalau semua lantai saat ini wajib kuat– sementaralantai pula akan membuktikan bagian segitiga di bagian balik, kurangi zona dataran yang menciptakan downforce pada mobil lebih jauh.

2. Winglet saluran rem belakang dipersingkat
Bersamaan dengan perubahan lantai, perubahan yang lebih kecil untuk tahun 2021 adalah perubahan pada winglet saluran rem belakang pada mobil, dengan winglet di bagian bawah saluran diatur untuk dikurangi panjangnya sebesar 40mm menjadi 80mm, sedangkan winglet atas tetap ada. Pada 120mm– semacam yang Kamu amati pada lukisan di dasar. Winglet ini bisa jadi kecil, namun amat berarti buat menghasilkan downforce yang diumpankan langsung ke cakra, serta karenanya amat berdaya guna.

3. Pagar diffuser ditebang
2 adaptasi di atas pada Peraturan Teknis keduanya sudah ditambahkan oleh FIA dengan tujuan buat kurangi tingkatan downforce. Serta pergantian terakhir dalam susunan pergantian itu merupakan pemendekan pagar diffuser– strake lurus yang Kamu amati bergantung di bagian balik diffuser mobil– yang hendak dikurangi panjangnya sampai 50mm. Semacam pembebasan slot lantai itu, penyembelihan pagar ini hendak membuat cap lantai jadi kurang efisien, yang berikutnya kurangi tingkatan downforce.

4. Batas biaya diperkenalkan
Tanpa diragukan lagi, perubahan terbesar yang akan datang pada tahun 2021 adalah pengenalan batas biaya pertama Formula 1, yang ditetapkan musim ini pada baseline $145 juta – meskipun sebenarnya akan menjadi $147,4 juta, dengan tim diberikan tambahan $1,2 juta per balapan dalam peraturan – sementara baseline itu akan dikurangi menjadi $140 juta pada tahun 2022, dan $135 juta untuk tahun 2023.

Batasan itu melingkupi tiap pandangan melaksanakan regu Formula 1, dengan sebagian dispensasi: bayaran penjualan, pendapatan juru mudi, serta pendapatan 3 orang berpendapatan paling tinggi dalam regu tidak tercantum. Sedemikian itu pula dengan bayaran kelepasan berbadan dua, kelepasan sakit serta kelepasan sakit, dan bayaran bantuan kesehatan buat personel regu serta paket redundansi. Regu pula diizinkan buat menghasilkan bayaran sebesar$45 juta terpaut dengan pengeluaran modal– buat keadaan semacam membeli mesin buat pabrik mereka– antara saat ini sampai akhir 2024.

5. Skala geser baru untuk pengujian aerodinamis
Perkembangan baru lainnya untuk tahun 2021 adalah dengan diperkenalkannya peraturan pengujian aerodinamis skala geser (ATR) – faktor yang sangat penting mengingat tahun ini akan melihat tim menyelesaikan mobil yang akan mereka gunakan ketika peraturan tahun 2022 yang revolusioner dimulai tahun depan.

Sederhananya, semakin rendah sebuah tim finis di tabel kejuaraan pada tahun 2020, semakin banyak waktu yang akan mereka berikan untuk mengasah aerodinamika mobil 2022 mereka, baik itu di terowongan angin atau dengan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) mereka. Anda dapat melihat dengan tepat cara kerjanya pada tabel di bawah – dengan Mercedes diatur untuk mendapatkan waktu simulasi paling sedikit pada tahun 2021, sementara Williams mendapatkan yang paling banyak. Perubahan itu, sementara itu, akan lebih terasa mulai tahun 2022 dan seterusnya.

6. Bobot minimum mobil dan unit daya meningkat
Terdapat sedikit kenaikan pada berat minimal tahun ini buat kedua mobil dalam situasi tanpa materi bakar– naik dari 746kg pada 2020 jadi 752kg pada 2021– serta berat minimal bagian energi– naik dari 145kg pada 2020 jadi 150kg pada 2021. Ini pergantian beberapa bisa dipaparkan selaku usaha buat menghindari regu dari memakai eksentrik– serta, buat sebagian golongan, amat mahal– materi irit berat.

7. Menjepit bagian penyalinan
Poin yang sedikit diperdebatkan untuk tahun 2021, mengingat bahwa sasis telah dibawa dari tahun 2020 ke tahun ini (kecuali perubahan kecil yang diizinkan di bawah sistem “dua-token”). Tetapi setelah kehebohan yang disebabkan oleh Mercedes W10-aping RP20 Racing Point tahun lalu, Peraturan Teknis 2021 telah pindah untuk menutup kemungkinan bagi tim untuk mengulangi taktik itu ke depan.

Aturan sekarang menyatakan bahwa “meskipun diperbolehkan untuk dipengaruhi oleh desain atau konsep” mobil tim saingan dan individunya, komponen eksklusif (disebut ‘Komponen Tim Terdaftar’, atau LTC, dalam peraturan), informasi apa pun yang digunakan untuk membuat suku cadang mobil Anda sendiri “harus berpotensi tersedia untuk semua pesaing” dan “hanya diperoleh di acara atau tes” – yaitu melalui penggunaan fotografi standar, pengamatan, video, dan sebagainya, daripada tim yang dapat mencapai kesepakatan untuk memiliki akses ke LTC pesaing lain. Selain itu, peraturan telah pindah untuk melarang tim “merekayasa balik” mobil pesaing lain – termasuk larangan penggunaan kamera 3D untuk memindai mesin tim lain.

Baca Juga : Perubahan Generasi Terbaru Yang Ada Pada Formula 1

8. Pirelli bersiap untuk membawa senyawa baru
Pirelli bertujuan untuk membawa senyawa yang lebih kuat pada tahun 2021, dengan Kepala F1 dan Balap Mobil mereka Mario Isola mengatakan kepada media di Sakhir tahun lalu bahwa tujuan mereka adalah untuk “meningkatkan konstruksi saat ini agar memiliki lebih… integritas”. Ini terjadi setelah Pirelli mengukur beberapa kekuatan menikung terbesar dalam sejarah F1 pada tahun 2020, yang menurut mereka berperan dalam tiga kegagalan ban di Grand Prix Inggris tahun lalu.

Pirelli merasa perubahan adalah cara yang tepat untuk dilakukan, karena bahkan dengan pengurangan downforce yang disebutkan di atas ditetapkan total sekitar 10% pengurangan level – menurut perkiraan Kepala Urusan Teknis Single Seater FIA Nikolas Tombazis – tim masih diharapkan untuk mencakar sekitar 5% dari itu kembali dengan perkembangan yang biasa mereka lakukan selama musim dingin, dengan Pirelli lebih memilih untuk menggunakan ban yang ditingkatkan untuk membantu mengatasi beban. Para pebalap, sementara itu, dapat mencicipi beberapa senyawa yang diusulkan tahun 2021 di sejumlah sesi latihan bebas pada tahun 2020.

9. DAS dilarang
Perubahan aturan yang hanya akan memengaruhi satu tim pada tahun 2021 adalah pelarangan sistem Kemudi Sumbu Ganda Mercedes. 2020 melihat Lewis Hamilton, Valtteri Bottas dan, setidaknya untuk satu balapan, George Russell mampu mendorong dan menarik roda kemudi mereka untuk mengubah level camber pada ban depan, membantu pemanasan ban.

Namun, sepotong tulisan peraturan yang tajam telah membayar semua itu. Siap? “Penjajaran kembali roda kemudi harus ditentukan secara unik oleh input pengemudi ke roda kemudi tunggal yang diizinkan hanya memiliki satu derajat kebebasan, yang harus rotasi, dan hubungan antara sudut setiap roda kemudi dengan sudut roda kemudi. roda kemudi harus menjadi fungsi yang sangat monoton.” Mengerti? Bagus.

10. Alokasi ban otomatis
Sebuah perubahan dalam peraturan telah melihat alokasi ban standar yang dibawa untuk tahun 2021, dengan pembalap – “kecuali ditentukan lain oleh FIA dan dengan persetujuan [Pirelli]” – akan menerima: dua set ban keras, tiga set ban medium dan delapan set soft per balapan akhir pekan.

Sedangkan itu, rentang waktu dikala ini untuk regu buat diberitahu mengenai kompon ban mana yang hendak ada buat pacuan mana– 9 minggu buat event Eropa, 15 buat non- Eropa– sudah dipangkas dengan cara menggemparkan jadi cuma 2 minggu buat event apapun. Ini hendak menolong menjauhi permasalahan bila Covid timbul serta menimbulkan pergantian telanjur pada penanggalan tahun ini.

11. Semua sesi latihan sekarang ditetapkan pada 60 menit
Dua sesi latihan pertama di akhir pekan, Latihan Bebas 1 dan Latihan Bebas 2, secara tradisional ditetapkan masing-masing 90 menit, dengan Latihan Bebas 3 hari Sabtu selama 60 menit.

Untuk tahun 2021, bagaimanapun, itu telah diubah sehingga FP1 dan FP2 sekarang masing-masing 60 menit – dengan FP3 juga tersisa 60 menit. Pengurangan satu jam dalam waktu latihan akan memaksa tim untuk melakukan lebih banyak aksi di trek untuk mendapatkan mobil mereka di tempat yang tepat untuk kualifikasi dan balapan. Waktu balapan maksimum, termasuk suspensi apa pun, juga dipotong dari empat jam menjadi tiga jam.

12. Batas penggunaan sistem pembuangan
Sistem pembuangan telah ditambahkan ke daftar komponen penggunaan terbatas, dengan masing-masing pengemudi diperbolehkan tidak lebih dari delapan per musim. Lewati itu dan penalti grid berlaku, seperti halnya dengan mesin (ICE) (tiga per musim)), unit generator motor-panas (MGU-H) (tiga), turbocharger (TC) (tiga), penyimpanan energi (ES) ( dua), elektronik kontrol (CE) (dua), dan unit generator motor-kinetik (MGU-K) (tiga).

13. Bahan baru diizinkan
Yang bagus untuk diakhiri. Dengan Formula 1 yang selalu ingin merangkul teknologi yang sedang berkembang, Peraturan Teknis telah dibuka untuk memungkinkan bahan ‘hijau’ baru untuk berperan dalam olahraga – dengan FIA memberikan lampu hijau untuk “rami, rami, linen, katun [dan] bambu” untuk ditampilkan di F1. Kami menunggu untuk melihat bagaimana tim akan mengeksploitasi peraturan khusus ini…

Perubahan Generasi Terbaru Yang Ada Pada Formula 1

Perubahan Generasi Terbaru Yang Ada Pada Formula 1 – Perubahan generasi yang ada di Formula 1 . Seorang yang memiliki tim pada Formula 1 kelihatannya hadapi perpindahan generasi yang terpaut pada hal pembalapnya. Cara pergantian angkatan lama- lama mulai terjalin. Pada masa lalu, mereka menitikberatkan pada pengalaman, tidak masalah umurnya telah melampaui kepala 3. Rumor pembaharuan bertiup pula ke kancah F1 sebagian tahun terakhir. Sebagian regu membuat program spesial buat ceria pembalap baru serta sehabis dirasa menggapai tingkat yang mencukupi, mereka dititipkan ke skuad yang berafiliasi.

Perubahan Generasi Terbaru Yang Ada Pada Formula 1

F1complete – Sasaran pada tahun tahun awal memanglah bukan untuk memenangkan pertandingan, melainkan cuma buat menyesuikan diri dengan suasana adu cepat jet di dunia serta mobil F1. Nyatanya kebanyakan sanggup menanggapi tantangan walaupun memerlukan sedikit durasi lebih lama. Max Verstappen menjadi pembalap yang membuka jalur. Putra mantan pembalap F1 itu memiliki bakat luar umum, teruji dari promosi yang diterima di umur muda.

Walaupun cuma dapat merebut tingkatan ketiga Formula 3, Red Bull Racing yakin dengan kemampuannya sehabis memandang kinerjanya sepanjang jadi pembalap uji. Mereka juga berikan rute cepat tanpa melampaui langkah Formula 2. Pada 2015, Verstappen dikirim ke Scuderia Toro Rosso buat menemukan pengetahuan serta jam melambung saat sebelum menguatkan Die Roten Bullen. Beliau menaklukkan rekor pembalap paling muda yang debut di F1, ialah 17 tahun 166 hari, persisnya pada GP Australia. Dalam 2 minggu, Verstappen kembali membuat asal usul dengan penerbit pengecap nilai paling muda di GP Malaysia. Kemenangan dalam Grand Prix Spanyol 2016 jadi salah satu titik dorong dalam kariernya. Dikala itu, buat awal kalinya, beliau memandu mobil regu itu serta mengambil alih Daniil Kvyat.

Semenjak pada saat itu, beliau jadi sensai terbaru yang ada pada F1 sebab sanggup menerobos kekuasaan duo Mercedes, Lewis Hamilton serta Valtteri Bottas. Perkembangan cepat pembalap 23 tahun warnanya menginspirasi rekan- rekan seangkatannya. Tahun ini jadi tahun kebangkitan para pembalap belia. Semakin dekatnya gap antara mobil buatan 3 tim teratas, semacam Mercedes, Red Bull serta Ferrari, dengan regu medioker jadi salah satu faktor. Sejauh asal usul F1, skuad kediaman tengah apalagi susah tiba podium. Terletak di alam nilai saja telah jadi kebesarhatian. Apalagi pada 2017 serta 2018, ketiga regu raksasa membersihkan nilai besar serta meninggalkan remah- remah buat lawan mereka. Cuma Sergio Perez serta Lance Stroll, delegasi Racing Poin, yang sempat bocor 3 besar di tengah kekalutan GP Azerbaijan 2017 serta 2018.

Kenyataan itu membuat Managing Director of Motorsport F1, Ross Brawn, mengetahui terdapatnya kekeliruan sistem. “ 2 podium dari keseluruhan isi( antara 2017- 2018) sangat susah diperoleh, paling utama kala perbandingan metode serta keuangan bertambah. Ini merupakan permasalahan yang kita tangani bersama dengan FIA serta regu, sebab era depan F1 terkait itu,” tuturnya. Kekalutan yang ditimbulkan endemi Covid- 19 pada 2020, melenyapkan kejenuhan penikmat F1. Alasannya, podium pula dipunyai nama- nama lain di luar Hamilton, Bottas serta Verstappen. Perez serta Pierre Gasly( AlphaTauri) apalagi sempat meregang kemenangan dalam GP Sakhir serta Italia. Stroll, Alex Albon, Charles Leclerc serta Lando Norris timbul di podium. Walaupun tidak masuk 3 besar, George Russell mencuri minat kala ditarik Mercedes dari Williams buat mengambil alih Hamilton di Bahrain.

Baca Juga : Pembalap Ajang Formula 1 Yang Paling Baik Dari Masa Ke Masa

Pemerolehan Formula 1 oleh Liberty perantara jadi motivasi lain. Si pemilik terkini mempraktikkan inovasi buat menarik lebih banyak penggemar. Diberlakukannya pemisahan perhitungan diharapkan mendongkrak energi saing regu kediaman tengah alhasil menaikkan keseruan pacuan. Strategi mereka mulai menampilkan hasil. Angkasawan Alpine, Esteban Ocon, memerintah GP Hungaria, Lando Norris memegang podium 4 kali, di mana satu jadi runner- up, sebaliknya Gasly pula kedapatan antrean ketiga GP Azerbaijan.

Duo Ferrari, Leclerc serta Carlos Sainz Jr., tiap- tiap bawa kembali satu serta 2 podium. Apalagi. George Russell pula sanggup mempertunjukkan tingkatan kedua pertamanya buat Williams. Ini sekalian ialah hadiah perpisahan saat sebelum kembali ke dekapan Mercedes. Mulai F1 2022, status Russell naik jadi ajudan Hamilton, selaku pengganti Bottas yang alih ke Alfa Romeo. Grid hendak jadi lebih gemerlap dengan kompetisi Leclerc, Sainz, Norris( McLaren), Ocon, Gasly dan Albon yang berkedudukan angkasawan anyar Williams. Mereka akan jadi bintang era depan kala mobil terkini dipublikasikan ke khalayak. Di tengah GP Belanda, Prinsipal Ferrari, Mattia Binotto, menanggapi hasil para pemblap di atas. Beliau memandang arah positif.“ Aku duga para pembalap belia itu bawa angin fresh buat F1,” ucapnya.

– Selanjutnya kita akan membahas tentang perubahan generasi yang ada pada mobil di Formula 1
Pertandingan balap Formula 1 telah memublikasikan Mengenai mobil yang hendak dipakai buat masa balap 2022 kelak. Peresmian mobil F1 terkini ini dilangsungkan di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada Kamis( 15/ 7/ 2021). Pergantian yang diadopsikan pada mobil F1 ini sedemikian itu ekstrem. Alasannya, bila dibanding dengan bentuk 2021, ubahan yang diserahkan sedemikian itu berkuasa. Perihal itu mencakup bagian depan, sisi serta balik. Mobil Resep 1 2022 dirombak dengan cara megah serta menunjukkan konsep terkini. Di sisi itu, dari bagian format yang didatangkan pula nampak lebih jauh di bagian depannya. Perihal ini diakibatkan karena kapak depan mobil terbuat dengan membengkok serta lebih luas dari angkatan tadinya.

Pembicaraan menganai sayap depannya, kisi- kisi pada mobil F1 terkini ini muncul dengan lebih sederhana. Tidak semacam bentuk 2021, di mana pemakaian kisi- kisi yang didatangkan mengangkat konsep yang sederhana serta lebih berpadu dampingi bagiannya. Bukan cuma wujud saja yang hadapi pergantian, namun buat berat yang didatangkan pula lebih berat dari tipe tadinya. Mobil F1 terkini ini mempunyai berat yang lebih bermuatan. Bersumber pada data resminya, angkatan terkini ini mempunyai berat 790 kilogram, di mana mobil lama cuma 752 kilogram.

Perubahan drastis yang terjadi pada model mobil pada Formula 1
Tidak hanya dari bodywork, pergantian lain yang pula disematkan pada mobil terkini ini merupakan format ban yang lebih besar. Tadinya, dimensi ban yang dipakai merupakan dengan diamater 13 inci. Sebaliknya pada mobil baru ini, dimensi yang dipakai bertambah dengan memakai dimensi 18 inci. Dengan pergantian itu, profil ban pula hadapi pergantian dengan profil yang lebih pipih. Sedangkan bagian belakangnya, mobil terkini Formula 1 ini didatangkan dengan wujud yang lebih modern.

Bagi data sah yang diluncurkan oleh Formula 1, dengan cara visual memanglah kapak balik ini nampak berlainan. Konsep terkini ini dengan cara spesial didatangkan buat menarik rancang bangun aerodinamika mobil ke atas serta gerakan angin yang pergi lebih bersih. Dengan konsep terkini itu, kapak balik mobil 2022 senantiasa memperkenalkan penahanan dari flap balik Drag Reduction System( DRS).

Pembalap Ajang Formula 1 Yang Paling Baik Dari Masa Ke Masa

Pembalap Ajang Formula 1 Yang Paling Baik Dari Masa Ke Masa

f1complete – F1 ataupun Formula One ialah pertandingan balap mobil sangat terkenal serta sangat difavoritkan dikala ini. bersama motogp, f1 dikira selaku salah satu atraksi otomotif sangat menarik dengan ratusan juta pasang mata di semua dunia melihat tiap racenya. f1 sendiri senantiasa menyuguhkan pertandingan yang kencang di tiap tahunnya. para pembalap pembalap maksimum bumi bersama dengan pabrikan terkenal berkompetisi adu jadi yang terbaik. campuran antara mutu kendaraan serta pembalap jadi kunci penting meaih kemenangan pastinya.

Pembalap Ajang Formula 1 Yang Paling Baik Dari Masa Ke Masa – Dari semenjak f1 diselenggarakan awal kali sebagian puluh tahun dahulu sampai saat ini. pertandingan ini sudah melahirkan banyak sekali hikayat hikayat balap kategori atas yang sanggup jadi pemenang dunia serta mencatatkan rekor atas namanya. buat masa modern saat ini, bisa jadi kita memahami julukan michael schumacher selaku yang sangat muncul. tetapi mengerti kah kamu kalau tidak hanya schumacher nyatanya sedang banyak para pembalap hebat yang berprestasi yang dikira selaku yang terbanyak sejauh asal usul formula one.

Pembalap Ajang Formula 1 Yang Paling Baik Dari Masa Ke Masa

Pembalap Ajang Formula 1 Yang Paling Baik Dari Masa Ke Masa

Nah, buat itu kali ini gratisinfonews hendak menyuguhkan postingan mengenai 10 besar julukan pembalap f1 terbaik serta terpopuler sejauh era yang telah diakui kehebatannya. mereka ialah bakat bakat yang luar umum serta tidak sering kita temui. so ikuti daftarnya bersama gambar pembalap serta profil singkatnya dibawah ini.

1. Michael Schumacher
Posisi yang pertama pasti saja ditempat oleh michael schumacher yang ialah pembalap kebangsaan jerman. schumacher ialah peraih gelar pemenang dunia f1 sebesar 7 kali serta ini ialah rekor pemenang dunia paling banyak sampai dikala ini. yakni pembalap sangat berhasil bagi informasi statistik. kehebatannya di jalan balap telah tidak diragukan lagi. beliau menggenggam nyaris semua rekor di pertandingan balap formula one. salah satunya merupakan kemenangan paling banyak dengan 91 kemenangan, fastest lap paling banyak, podium paling banyak serta sedang banyak lagi rekor yang rasanya cuma beliau yang sanggup melaksanakannya.

Michael S. Schumacher, akrab disapa” Schumi”,” Schuey”, ataupun” Schu”, lahir 3 Januari 1969) merupakan seseorang mantan pembalap mobil handal asal Jerman. Beliau sempat berkarier di pertandingan balap mobil cakra terbuka Resep Satu( F1) dalam 2 peluang berlainan: yang awal dari tahun 1991 hingga 2006 dengan berasosiasi bersama regu Jordan, Benetton, serta Ferrari serta yang kedua dari tahun 2010 hingga 2012 bersama regu Mercedes. Schumi mengawali debutnya di F1 pada adu Grand Prix Belgia 1991 serta hingga akhir kariernya di F1 beliau sudah memenangkan 91 pacuan serta 7 kali meregang titel pemenang bumi( 1994, 1995, 2000, 2001, 2002, 2003 serta 2004). Beliau pula menggenggam sebagian rekor individu yang lain semacam lap tercepat paling banyak( 77 kali) serta jumlah kemenangan adu paling banyak dalam satu masa( 13 kali di masa 2004).

Merujuk pada memo kariernya, Schumi ialah salah satu pembalap terbaik sejauh era yang sempat membalap di pertandingan F1. Beliau bersama Jimmie Johnson( NASCAR), Valentino Rossi( MotoGP) serta Sebastien Loeb( WRC), pula kerap diucap orang selaku salah satu hikayat berolahraga otomotif di dini Era 21. Schumi bersama adiknya( Ralf) ialah salah satunya pendamping kakak beradik yang berhasil mencatatkan finis 1- 2 di Grand Prix Kanada 2001 serta Grand Prix Kanada 2003. Di luar jalan pacuan sendiri, Schumi ialah salah satu delegasi dari UNESCO serta pula delegasi buat keamanan juru mudi jalur raya. Beliau pula kerap mengamalkan duit penghasilannya buat sebagian aktivitas kebaikan serta manusiawi untuk yang menginginkan di semua dunia.

2. Ayrton Senna
Ayrton Senna da Silva merupakan pembalap asal nrazil peraih pemenang dunia f1 sebesar 3 kali. beliau ialah yang terbaik pada masa 90- an serta tidak terkalahkan. apalagi bagi bermacam tipe yang berlainan, ayrton senna melebihi michael schumacher selaku pembalap terbaik yang sempat terdapat. tetapi sayangnya prestasinya di pertandingan balap f1 wajib selesai kala beliau hadapi musibah mengenaskan di gp san marino yang membuat nyawanya melayang.

Ayrton Senna da Silva merupakan seseorang pembalap mobil handal dari Brasil. Beliau membalap di arena Resep Satu dari masa 1984 hingga masa 1994 serta berhasil mencapai 3 kali titel pemenang bumi pada masa 1988, 1990 serta 1991 dikala berasosiasi bersama regu McLaren. Beliau diketahui pula selaku salah satu pembalap legendaris dalam asal usul berolahraga bermotor cakra 4 dengan cara biasa. Beliau tewas bumi dampak musibah di Grand Prix San Marino 1994 dikala lagi mengetuai adu.

Senna mengawali karir membalapnya semenjak umur kecil di pertandingan gokart. Beliau lalu alih ke pacuan mobil cakra terbuka pada 1981 serta memenangkan titel pemenang Resep 3 Inggris masa 1984. Beliau lalu mengawali debut F1- nya di masa 1984 bersama regu Toleman saat sebelum setelah itu alih ke regu Lotus di masa 1985 serta memenangi 6 adu dalam kurun durasi 3 masa berikutnya. Beliau berpindah ke regu McLaren pada 1988 serta berekanan bersama pembalap Prancis Alain Prost. Campuran duet ini lalu bersaing kencang serta berhasil memenangi 15 dari 16 adu di masa itu dengan Senna yang tampak selaku pemenang bumi. Prost lalu membalas kekalahannya di masa 1989 saat sebelum Senna kembali memenangi titel di masa 1990 serta 1991. Pada masa 1992 aliansi regu Williams bersama pabrikan mesin Renault mulai memimpin arena F1 serta Senna cuma dapat finis di antrean 4 klasemen masa itu disusul antrean kedua di masa 1993. Senna lalu berpindah ke regu Williams di masa 1994.

Senna kerap diucap selaku pembalap F1 terbaik sejauh era dalam sebagian survey bagus dari dalam F1 ataupun dari golongan penggemar. Beliau diketahui selaku salah satu pembalap ahli kualifikasi yang teruji melalui memo 65 kali pole yang beliau capai sejauh kariernya. Rekor memo pole Senna bertahan hingga masa 2006 saat sebelum setelah itu dipecahkan oleh Michael Schumacher. Senna pula diketahui ahli dalam membalap di jalan berair melalui hasil yang beliau dapat di Monako 1984, Portugal 1985 serta Eropa 1993. Senna pula menulis rekor selaku pembalap yang sangat kerap memenangi Grand Prix Monako ialah 6 kali( 1987, 1989, 1990, 1991, 1992 serta 1993). Di bagian lain, Senna pula menulis sebagian polemik dalam kariernya paling utama dikala beliau bersaing melawan Prost dengan 2 kali peristiwa tumbukan di Jepang 1989 serta 1990 yang mana kedua adu itu ialah adu puncak dalam determinasi titel pemenang bumi masa itu.

3. Juan Manuel Fangio
Juan Manuel Fangio ataupun yang lebih diketahui selaku El Chueco, merupakan F1 pembalap f1 asal Argentina. Dalam perlombaan debutnya pada tahun 1938, ia memenangkan Grand Prix International Championship. Ia membuat rekor 46 tahun tidak terkalahkan dengan memenangkan Kompetisi Dunia beberapa pembalap mulai dari tahun 1951 serta setelah itu 4 kali beruntun dari 1954 hingga 1957. Dengan 24 kemenangan, 29 posisi pole paling tinggi, 35 podium, 245 nilai sejauh pekerjaan serta 23 lap tercepat, Ia pula menggenggam persentase kemenangan paling tinggi dalam asal usul Formula Satu. pemenang F1 legendaris ini tewas pada umur 84.

Baca Juga : Perbedaan Yang Ada Pada Formula E Serta Yang Ada Pada Formula 1

4. Jackie Steward
Jackie Stewart merupakan salah satu pembalap f1 terbaik sejauh asal usul yang berawal dari Skotlandia. Pada tahun 1965, beliau ikut serta dalam Grand Prix Afrika Selatan buat awal kalinya serta menggapai posisi ke- 6. Pada tahun yang serupa, beliau memenangkan Kompetisi Bumi awal nya Drivers di Grand Prix Italia. Setelah itu, beliau memenangkan 3 Grand Prix Kompetisi sepanjang pekerjaannya. Stewart menggenggam rekor buat kemenangan paling banyak oleh pembalap F1 Inggris sepanjang 19 tahun. sejauh pekerjaannya beliau berhasil 27 kali dari 100 race yang beliau simak.

5. Stirling Moss
Stirling Moss merupakan pembalap f1 asal inggris. Sepanjang pekerjaannya 1951- 1961, beliau bertugas serupa dengan Mercedes- Benz, Vanwall serta Maserati serta pula ikut serta dalam 67 pacuan global. Pada tahun 1955 British Grand Prix, beliau memenangkan titel global pertamanya. sejauh pekerjaannya beliau sudah memenangkan 16 podium awal serta mengecap 186 nilai sejauh pekerjaannya. tetapi pada tahun 1962 beliau hadapi kecelakan parah yang menimbulkan badannya layuh beberapa.

Perbedaan Yang Ada Pada Formula E Serta Yang Ada Pada Formula 1

Perbedaan Yang Ada Pada Formula E Serta Yang Ada Pada Formula 1

f1complete – Formula E ialah pacuan dengan konsep mobil menyamai Resep 1. Cuma saja pada balap Resep E, mesin yang dipakai merupakan mesin listrik. Mobil Formula E sanggup mendobrak kecekatan sampai 225 kilometer/ jam dengan motor listrik berkemampuan baterai 200kWh yang sanggup berkeliling sampai 20. 000 rpm. Tiap mobil yang menjajaki balap Formula E mempunyai strategi berlainan terpaut pemakaian gearbox ataupun sistem transmisi. Terdapat yang memakai sistem direct drive, terdapat yang memakai 2 gear terdapat yang 3 terdapat pula 4 ataupun 5. Perihal ini buat memperoleh torsi dikala berakselerasi serta maksimum speed, tetapi mempengaruhi kepada berat alat transportasi serta mengkonsumsi energi baterai.

Perbedaan Yang Ada Pada Formula E Serta Yang Ada Pada Formula 1 – Baterai di formula E bagaikan tong materi bakar pada Formula 1, Dengan berat 200 Kilogram. Baterai ini pastinya dapat diisi balik begitu juga sepatutnya. Dapat dicerminkan meng- charge baterai seberat 200 kilogram yang perbandingannya dapat sebanding dengan 300 baterai laptop ataupun 4000 baterai ponsel pintar. Sebesar apa power- plan yang diperlukan buat mencharge puluhan baterai buat mobil balap ini. aDengan cara sejenak, bentuk mobil Resep E serta Formula 1 tidak jauh berlainan cuma saja terdapat sebagian perihal pokok yang melainkan kedua kategori pacuan mobil prototipe ini.

Perbedaan Yang Ada Pada Formula E Serta Yang Ada Pada Formula 1

Perbedaan Yang Ada Pada Formula E Serta Yang Ada Pada Formula 1

Power train
Nyata telah jika perbandingan pokok dari kedua tipe pacuan ini merupakan dari pangkal tenaganya. Resep 1 memakai mesin piston 1600 CC sebaliknya Resep E memakai Motor listrik.

Perbandingan Istilah
Di Resep 1 kita telah tidak asing lagi dengan 1600 CC, Turbocharger, Horse Power, serta yang lain. Tetapi di Resep E bisa jadi kamu butuh menyesuaikan diri dengan Istilah- istilah terkini yang berhubungan dengan perihal teknis pada mobil semacam bateray, inverter, kiloWatt ataupun kilojoule. Bila keempat sebutan itu tidak lumayan asing untuk kamu, bisa jadi kamu butuh memandang spek motor yang dipakai semacam Twin motor Transverse, Single Motor Transverse, 6 Phase Motor Transverse atau Single Motor Longitudinal. Gimana? lumayan asing bukan, melainkan untuk kamu yang mempunyai dasar Patuh ilmu elektronika, mekatronika ataupun yang berhubungan dengan kelistrikan, sebutan diatas bisa jadi amat asing untuk mayoritas penggemar otomotif.

Prosesi Pit Stop
Pit stop pada Resep E lebih lelet dibandingkan Resep 1, dikala Resep E masuk Pit, dicoba pergantian mobil yang waktunya didetetapkan ialah minimun 1 menit 11 detik. Bila kurang dari satu menit hingga hendak menemukan pinalti. Peraturan durasi mimimum ini bisa jadi hendak berganti bersamaan kemajuan teknologi serta regulasi di Resep E. Sebaliknya di Formula- One, cara pit stop dicoba sedini bisa jadi, terus menjadi kilat terus menjadi bagus. Serta strategi serta segmen pit stop ini ialah salah satu hidangan yang sangat ditunggu para penikmat balap F1.

Jumlah pada kerabat kerja pit
Yang melainkan balap Formula 1 serta Formula E merupakan jumlah pit crew. Prosesi Pit Stop Formula 1 lumayan marak dengan nyaris 20 orang pit- kru melakukan satu mobil balap. Sebaliknya pada Formula E cuma butuh 2 orang pit crew yang menolong pembalap alih dari satu mobil ke mobil pengganti.

Tahap balapan
Pada seri balap Resep E, Tahap Bimbingan, Kualifikasi serta Pacuan berjalan sepanjang satu hari penuh. Sebaliknya pada Resep 1, sebagian tahap itu berjalan sepanjang 3 hari. Umumnya tahap bimbingan hari jumat dilanjut kualifikasi hari sabtu serta Race di hari minggu.

Fan Boost
Tidak semacam Resep 1, Pemirsa Resep E menemukan peluang buat berikan kesempatan jagoannya berhasil dengan sertaan voting. 3 pembalap terkenal bersumber pada voting hendak memperoleh daya bonus sebesar 100kJ yang bisa dipakai sekali saja sepanjang race. Jadi, Formula E tidak memakai ban Slick di tiap pacuan, walaupun dikala pacuan kering( Dry Race).

Tingkatan Kebisingan
Suara berisik kenalpot mobil F1 dari hasil pembakaran mesin 1600 Turbocharger berikan gradasi tertentu untuk tiap yang melihat pacuan langsung di sirkuit. Walaupun banyak yang menyesalkan pemakaian mesin 1600 CC membuat kehebohan berisik dikala balap F1 jadi sedikit menurun. Alhasil aura balap yang khas raungan mesin ekstraordinari kurang terasa. Tetapi suara gasingan mesin listrik kepunyaan mobil Resep E juga tidak takluk luar biasa, walaupun sejenak menegaskan kita dengan salah satu perlengkapan dokter gigi serta terdapat pula yang terdengar semacam perlengkapan kegiatan arsitektur.

Tidak di bantah, mesin listrik di pertandingan balap sedang di penglihatan sisi mata untuk penikmat berolahraga adu kilat spesialnya di bumi otomotif. Tetapi Mesin listrik kelihatannya hendak jadi era depan otomotif bumi dimana rumor pemanasan garis besar serta terus menjadi berkurangnya pangkal energi fosil jadi alibi kokoh pancaroba dari mesin bakar ke mesin listrik. Apakah ini hendak jadi dini kebangkitan motor listrik serta jadi dini tenggelamnya mesin piston yang sudah lama menemani tiap aksi tahap pemeluk orang. Mesin listrik mulai menyerang mesin piston apalagi sampai ke arena balap, serta bisa jadi sesuatu dikala esok pergerakan mesin piston hendak mulai di persempit semacam mesin 2- Tak yang lama- lama tetapi tentu tereleminasi oleh regulasi emisi alhasil tidak leluasa lagi beranjak di acak tempat spesialnya pada pusat kota besar.

Baca Juga : 5 Pembalap F1 Yang Wajib Untuk Memperbaiki Kinerja Untuk Paruh Kedua

Ban
Di Resep One, ban yang dipakai terdapat 2 ialah; ban berair serta ban kering. Dimana ban kering ialah ban Slick tanpa kembangan sebaliknya ban berair merupakan ban dengan ceruk( treaded Tyre). Tetapi di Resep E tidak terdapat sebutan ban berair serta ban kering. Resep E cuma memakai satu tipe ban saja buat seluruh situasi jalan ialah ban beralur( treaded tyre).

5 Pembalap F1 Yang Wajib Untuk Memperbaiki Kinerja Untuk Paruh Kedua

5 Pembalap F1 Yang Wajib Untuk Memperbaiki Kinerja Untuk Paruh Kedua

f1complete – Pembalap McLaren, Daniel Ricciardo, hadapi era yang lumayan susah dengan mobil barunya pada Resep 1( F1) masa 2021. Walaupun sedemikian itu, pembalap asal Australia itu berniat buat bangun di catok kedua F1 2021. Ricciardo wajib berjuang buat menyesuaikan diri dengan mobil MCL35M yang terkini dirinya kendarai pada dini masa ini sehabis alih dari Renault. Saat ini pembalap berumur 32 tahun itu hinggap di posisi 9 klasemen, terkait 63 nilai dengan kawan satu timnya, Lando Norris, di posisi 4. Catok kedua Resep 1 hendak diawali di Grand Prix Belgia pada sirkuit Spa- Francorchamps, Minggu( 29/ 8/ 2021). Sehabis memperoleh era liburan sepanjang sebagian minggu, Ricciardo juga sedia buat kembali ke jalan pacuan F1 GP Belgia 2021. Ricciardo juga mengatakan kalau permasalahan yang ia hadapi pada masa ini tidak terdapat sangkut pautnya dengan McLaren. Sehabis menempuh rehat Ricciardo juga berterus terang sedia buat kembali berkompetisi di arena balap.

5 Pembalap F1 Yang Wajib Untuk Memperbaiki Kinerja Untuk Paruh Kedua – “ Tidak seluruhnya bagus, tetapi permasalahan yang terjalin cuma terdapat di dalam jalan. Bagi aku individu, area yang terdapat di dalam regu( McLaren) telah baik, serta amat baik,” ucap Ricciardo dikutip dari Crash, Jumat( 27/ 8/ 2021). “ Tetapi itu cuma hasil yang belum cocok dengan apa yang aku mau. Jadi buat menyudahi sejenak serta melarikan diri serta seluruhnya membebaskan diri dari berolahraga sepanjang 2 minggu itu baik,” imbuhnya.

5 Pembalap F1 Yang Wajib Untuk Memperbaiki Kinerja Untuk Paruh Kedua

5 Pembalap F1 Yang Wajib Untuk Memperbaiki Kinerja Untuk Paruh Kedua

Ricciardo juga berterus terang kalau dirinya telah mempunyai era rehat yang lumayan buat menempuh sisa masa 2021. Saat ini, mantan pembalap Red Bull itu sedia buat bangun di catok kedua masa ini.“ Kala Kamu menghindar, Kamu menemukan peluang buat merenungkan perihal bagus, kurang baik, serta terkini saja menata balik serta merambah catok kedua tahun ini dengan tenaga serta fokus terkini. Aku senantiasa menikmati rehat itu,” pungkasnya. Walaupun sedemikian itu, Ricciardo tidak mematok apapun pada penampilannya yang ke 200 di GP Resep 1 akhir minggu ini. Juara GP Belgia 2014 cuma mau menikmati pacuan dengan penuh antusias.

Paruh awal Resep 1 masa 2021 telah beres diselenggarakan. Pilot jet yang ada di darat lagi bersiap buat memerbaiki penampilannya di paruh kedua esok. Mempunyai keahlian buat tampak tidak berubah- ubah merupakan suatu keharusan buat bisa bersaing di Resep 1. Bila tidak, hingga seseorang pembalap bisa dengan gampang kehabisan kursinya dari suatu regu serta hendak susah memperoleh tempat di regu yang lain. Sebagian pembalap juga ditaksir wajib tingkatkan kualitasnya supaya sedang mempunyai peluang buat berkompetisi di pertandingan balap mobil tercepat di bumi itu. Lalu, siapa saja pembalap yang butuh tingkatkan performanya di paruh kedua esok?

Selanjutnya Ikhtisar 5 Pembalap yang Harus Tampak Lebih Bagus di Paruh Kedua F1:

1. Nicholas Latifi (Williams Racing)
Nicholas Latifi sesungguhnya mempunyai sebagian memo yang lumayan bagus bersama Williams serta sanggup menaiki posisi ke 7 pada Grand Prix Hungaria sebagian minggu kemudian. Tetapi di sesi kualifikasi, pembalap asal Kanada itu ditaksir sedang terabaikan dari kawan satu timnya, George Russel. Walaupun luang diragukan, Latifi sanggup memperoleh hasil yang lebih bagus dari Russel pada GP Hungaria. Perihal itu membuat Latifi mempunyai kesempatan yang besar buat kembali membela Williams pada masa depan walaupun luang diragukan.

2. Yuki Tsunoda (Alpha Thauri)
Yuki Tsunoda membuka masa pertamanya di pertandingan Resep 1 dengan metode yang ditaksir selaku pembalap yang kasar yang sebagian kali hadapi musibah yang lumayan mahal untuk Alpha Thauri. Tsunoda merupakan pembalap paling muda di grid, serta pengalamannya yang kurang profesional terkadang nampak.

Tsunoda membuktikan apa yang dapat ia jalani kala ia menciptakan akhir minggu yang bersih dengan nilai beruntun berakhir di Silverstone serta Budapest. Bila ia dapat mempertahankannya dikala masa dilanjutkan, berambisi sebagian perkembangan jelas hendak terbuat.

3. Sergio Perez (Red Bull Racing)
Sergio Perez mempunyai dini yang lumayan bagus bersama Red Bull dengan sukses memenangkan satu kemenangan serta satu podium dari 11 pacuan. Tetapi hasil itu amat jauh dari kawan satu timnya, Max Verstappen yang sukses mencapai 5 kemenangan masa ini.

Red Bull juga dikabarkan hendak memanjangkan kontrak Perez sampai masa 2022, tetapi dengan mesin yang dipakainya dikala ini, posisi 5 pada klasemen jadi suatu ciri pertanyaan untuk bermacam pihak yang meragukan pembalap asal Meksiko itu.

Baca Juga : Ocon Yang Mencatat Sejarah Hamilton P3 Pada F1 GP Hungaria

4. Valtteri Bottas (Mercedes AMG Petronas)
Era depannya di Mercedes juga luang diragukan sebab kurang bagusnya hasil yang diperoleh Bottas pada catok awal masa ini. Pembalap Williams Racing, George Russell, luang digadang- gadang hendak jadi penggantinya pada masa depan, walaupun berita itu lekas dibantah oleh Mercedes. Masa 2021 jadi salah satu yang terburuk untuk Valtteri Bottas. Alasannya, sampai dikala ini pembalap asal Finlandia itu belum sanggup memperoleh kemenangan serupa sekali, sebaliknya kawan satu timnya, Lewis Hamilton, sudah mengklaim 4 kali kemenangan.

5. Daniel Ricciardo (McLaren)
Daniel Ricciardo sedang wajib berjuang buat menyesuaikan diri dengan mobil barunya di McLaren semenjak menyudahi buat angkat kaki dari Renault pada dini masa ini. Pembalap asal Australia itu ditaksir belum sanggup buat membandingkan hasil kawan satu timnya, Lando Norris, pada masa ini. Mobil MCL35M yang dikendarainya ditaksir tidak sedemikian itu sesuai dengan karakter yang dipunyai oleh Ricciardo di arena balap. Tadinya, Ricciardo pula hadapi kemajuan yang lumayan lelet dikala dirinya beralih dari Red Bull ke Renault, tetapi pada catok kedua masa 2019 dirinya sanggup buat tampak lebih bagus.

Ocon Yang Mencatat Sejarah Hamilton P3 Pada F1 GP Hungaria

Ocon Yang Mencatat Sejarah Hamilton P3 Pada F1 GP Hungaria

f1complete – Dewi Fortuna membela pada Ocon di Sirkuit Hungaroring, Minggu( 1/ 8/ 2021). Tidak hanya tidak terserang akibat berat dari kejadian itu, beliau pula diuntungkan oleh strategi pit stop Hamilton yang kurang pas. Anak muda 24 tahun itu juga hadapi momen memiliki dalam kariernya. Beliau menaklukkan podium paling tinggi buat awal kali. Sayangnya, hasil itu belum lumayan buat menempatkannya dalam 10 besar klasemen sedangkan. Serupa semacam di Turki, Sebastian Vettel memetik khasiat dari musibah lawan- lawannya. Pembalap Aston Martin itu jadi runner- up.

Ocon Yang Mencatat Sejarah Hamilton P3 Pada F1 GP Hungaria – Podium kedua masa ini itu jadi penghibur duka timnya yang kehabisan Lance Stroll dampak tumbukan berangkaian. Vettel saat ini naik satu tingkatan ke antrean 9 dengan keseluruhan nilai 48. Hamilton pantas diucap bintang pementasan malam ini. Lulus dari kejadian serta mengawali pacuan seorang diri dikala restart sesudah red flag, angkasawan Mercedes itu mestinya memiliki profit buat berhasil. Tetapi strategi pit stop lebih lelet dari rival wajib dibayar mahal. Beliau kehabisan kepemimpinan serta terlempar ke tingkatan 14. Berkah psikologis pemenang, beliau sukses kembali ke 3 besar dengan cara dramatis. Upayanya itu diganjar 15 nilai yang lumayan jadi modal buat meregang takhta dari kepalan Max Verstappen. Hamilton menang dengan 192 nilai.

Ocon Yang Mencatat Sejarah Hamilton P3 Pada F1 GP Hungaria

Ocon Yang Mencatat Sejarah Hamilton P3 Pada F1 GP Hungaria

Walaupun dapat meneruskan adu, mobil pembalap Red Bull Racing itu terimbas lumayan akut dalam kejadian. Beliau disenggol Lando Norris yang ditubruk dari balik oleh Valtteri Bottas. Walaupun regu melaksanakan koreksi, senantiasa tidak dapat mendongkrak performanya. Berjuang di kediaman dasar semenjak restart, Verstappen sukses bawa kembali satu nilai alhasil keseluruhan torehannya 186. Tidak terdapat pergantian antara tingkatan ketiga sampai kedelapan. Norris senantiasa menghuni antrean ketiga, diiringi Bottas, Sergio Perez serta Charles Leclerc gugur di dini dampak tumbukan. Sedangkan Carlos Sainz Jr. yang luang terletak di 3 besar, terdesak gigit jemari kala diusir oleh Hamilton. Pembalap Ferrari itu memanglah tidak kemana- mana, tetapi nilainya membandingi kawan setim, Leclerc dengan 80 nilai. Tingkatan kedelapan senantiasa jadi kepunyaan pembalap McLaren, Daniel Ricciardo. Beliau memanglah tidak sanggup finis dalam zona nilai, tetapi tabungannya susah disaingi rival di bawahnya. Fernando Alonso mempraktikkan strategi pintar dengan memblok jalur Hamilton buat mencegah letaknya sekalian kans pemenang Ocon. Sayangnya, pertahanan yang dibentuk kesimpulannya jebol. Beliau wajib puas dengan 10 nilai bonus. Mukjizat dirasakan Williams dengan 2 pembalap mempertunjukkan nilai buat awal kalinya. George Russell mendulang 2 nilai ataupun 50 persen dari akuisisi Nicholas Latifi.

Pembalap Alpine F1- Renault itu menuntaskan adu bertempo 70 lap( 306, 63 kilometer) itu dengan menang 1, 859 detik atas Sebastian Vettel( Aston Martin- Mercedes) yang wajib puas finis di P2 dan 2, 736 detik atas Lewis Hamilton( Mercedes- AMG Petronas F1) di tingkatan ketiga. Untuk pembalap asal Prancis, 24 tahun, itu, ini kemenangan awal sejauh karir F1 dalam 78 mulai yang diawali semenjak GP Belgia 2016. Ini pula podium kedua Ocon sejauh kariernya sehabis tadinya finis kedua di GP Sakhir 2020. Berhasil Esteban Ocon ini pula jadi kemenangan sekalian podium awal untuk Alpine yang masa ini ialah rebrand dari Renault. Renault sendiri tadinya sempat sekali memenangi GP Hungaria melalui Fernando Alonso pada 2003.

Adu terkini merambah lap awal dikala safety car langsung masuk jalan menyusul kejadian di Belengkokan 1. Valtteri Bottas( Mercedes- AMG Petronas) yang mulai dari grid kedua nampak telanjur melaksanakan pengereman di T1. Beliau kemudian menabrak Lando Norris( McLaren) yang setelah itu mengantuk Max Verstappen( Red Bull Racing). Dampak kejadian itu, Bottas, Charles Leclerc( Scuderia Ferrari), Sergio Perez( Red Bull Racing), serta Lance Stroll( Aston Martin) mundur serta red flag juga timbul.

Suasana ini digunakan beberapa pembalap, tercantum Verstappen yang tercecer di P13, buat membenarkan mobilnya. Kodrat sial dirasakan Norris sebab mobilnya tidak dapat diperbaiki. Akhirnya, Norris menyusul Bottas, Leclerc, Perez, serta Stroll, mundur dari pacuan. Seusai pelacakan, steward juga menjatuhkan ganjaran 5 grid pada Bottas buat seri selanjutnya di GP Belgia, 29 Agustus esok, sebab ditaksir bersalah atas kejadian ini. Dikala bendera merah timbul, posisi 5 besar tiap- tiap dihuni Lewis Hamilton, Esteban Ocon, Sebastian Vettel, Carlos Sainz Jr( Ferrari), serta Yuki Tsunoda( AlphaTauri). Sehabis adu dilanjutkan, Hamilton masuk pit pada lap kelima buat mengubah ban mediumnya dengan yang terkini.

Aransemen 10 besar pada lap 6 juga berganti: Ocon, Vettel, Nicholas Latifi( Williams), Tsunoda, Sainz, Fernando Alonso( Alpine), George Russell( Williams), Kimi Raikkonen( Alfa Romeo), Daniel Ricciardo( McLaren), serta Mick Schumacher( Haas). “ Tidak terdapat grip di mari,” cakap Hamilton yang mulai kesusahan dengan ban biasa, pada lap 13, dikala hendak berupaya melampaui Pierre Gasly( AlphaTauri) di P12, tetapi tidak sukses. Berkompetisi di barisan balik memanglah mengalutkan, apalagi untuk pembalap selevel Hamilton sekalipun, sebab banyaknya hawa kotor( dirty air) dari mobil- mobil di depannya. Di lap 14, Verstappen bertanding wheel- to- wheel dengan Schumacher. Luang terjalin kontak kecil, Verstappen sukses melibas putra hikayat F1, Michael Schumacher, itu buat meregang P10.

Baca Juga : Klasemen F1 – Ocon memenangkan Grand Prix Hungaria Formula 1

2 lap berjarak, Hamilton sanggup melampaui Schumacher buat P11. Di dikala yang serupa, Raikkonen melaksanakan pit stop sekalian menempuh denda 10 detik dampak gesekan dengan Nikita Mazepin( Haas). Hamilton kemudian mengubah ban biasa dengan keras( hard) pada lap 20. Posisi pemenang bumi 7 kali( 2008, 2014, 2015, 2017- 2020) itu langsung terletak di P10 pada lap 21 sebab Verstappen serta Ricciardo melaksanakan pit stop. Pada lap 28, Hamilton sukses melibas Latifi buat meregang P7. Pada lap 33, Hamilton sukses melampaui Tsunoda sehabis pergi Belengkokan 4 buat meregang P5. Sebagian dikala setelah itu, Russel sukses meregang P9 dari tangan Schumacher sedemikian itu pergi dari Belengkokan 2. Hingga medio adu, lap 35, posisi 10 besar diisi oleh: Ocon, Vettel, Alonso, Sainz, Hamilton, Tsunoda, Latifi, Gasly, Russell, serta Ricciardo.

Ocon masuk pit pada lap 38 sehabis tadinya Vettel– pemenang bumi 4 kali( 2010- 2013)– melaksanakan perihal yang serupa. Alonso, pemenang bumi 2005 serta 2006 juga mengetuai. Tidak berapa lama, Alonso juga melaksanakan pit stop serta kembali ke jalan di P5. Hingga lap 40, Ocon mengetuai adu dengan kelebihan 1, 098 detik dari Vettel di P2. Sainz di P3 dengan gap 6, 852 detik. 2 pembalap paling atas klasemen, Verstappen serta Hamilton, tiap- tiap berda di P11 serta P4. Pada lap 48, Mercedes menginstruksikan Hamilton masuk pit buat mengubah ban biasa yang terkini. Biarpun letaknya setelah itu turun ke P4, Hamilton memanglah nampak amat termotivasi buat minimun finis podium. 9 lap menjelang finis, Ocon sedang mengetuai dengan menang sekira 1 detik atas Vettel di P2. Sainz menguntit di P3 dengan gap sekira 7 detik. Sedangkan, Hamilton sedang kesusahan melibas Alonso di P4 serta Verstappen terletak di P10. Usaha Hamilton buat meregang podium kesimpulannya sukses sehabis beliau melampaui Sainz di lap 67. Lewis Hamilton juga sanggup terletak di posisi ketiga sampai finis di balik Esteban Ocon serta Sebastian Vettel.

Klasemen F1 – Ocon memenangkan Grand Prix Hungaria Formula 1

Klasemen F1 - Ocon memenangkan Grand Prix Hungaria Formula 1

f1complete – Halo semuanya dan selamat datang di sini untuk melihat langsung Grand Prix Hungaria ini, di mana kami akan mendapatkan semua detail dari balapan Formula 1 ke-11 musim ini. Akhir pekan ini akan melihat duo Mercedes Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas mulai di depan grid, dengan pasangan Red Bull Max Verstappen dan Sergio Perez di posisi ketiga dan keempat. Setelah insiden Hamilton dan Verstappen di Silverstone terakhir kali, seharusnya menarik untuk melihat bagaimana keadaan di Hungaroring. Hamilton akan tertarik untuk mengamankan kemenangan lain di balapan utama hari Minggu ini, dan kami akan meliput semua drama saat itu terungkap.

Klasemen F1 – Ocon memenangkan Grand Prix Hungaria Formula 1 – GP Hungaria F1 – Balapan Grand Prix Hungaria LIVE Update Terbaru. Ini adalah awal dari blog langsung kami untuk Grand Prix Hungaria hari Minggu ini, dengan entri terbaru paling dekat dengan yang teratas. Ikuti bersama kami untuk melihat siapa yang memenangkan pertarungan terbaru di musim F1 2021 yang menarik ini. Liputan LANGSUNG Balap GP Hongaria F1 – Komentar Teks Langsung F1 Diperbarui.

Klasemen F1 – Ocon memenangkan Grand Prix Hungaria Formula 1

Klasemen F1 - Ocon memenangkan Grand Prix Hungaria Formula 1

– Apa yang Ocon katakan
Esteban Ocon setelah memenangkan Grand Prix Hungaria: “Momen yang luar biasa. Rasanya sangat menyenangkan. Kami memiliki beberapa momen sulit yang kami atasi bersama dengan tim, tetapi apa yang bisa saya katakan? Ini fantastis. Kerja tim secara keseluruhan – ini adalah hari yang fantastis .Dapat kasih banyak atas keyakinan yang diserahkan seluruh orang pada aku. Kita kembali ke tempat kita sepatutnya jadi itu luar biasa. Sebastian[Vettel, yang finis kedua] membuat aku di dasar titik berat besar.”

Esteban Ocon tentang rekan setimnya di Alpine Fernando Alonso: “Dia luar biasa untuk diajak bekerja sama, Fernando. Kami bekerja sama mendorong tim untuk berkembang, dia pria yang fantastis dan saya sangat menikmati kolaborasi ini. Saya berharap semua orang ada di sini untuk merayakannya. “

– Bagaimana hasil ini mempengaruhi klasemen kejuaraan
Lewis Hamilton telah mengumpulkan 15 poin di sini di Hungaria, jadi dia sekarang memimpin klasemen dengan enam poin. Luar biasa, Max Verstappen unggul 32 poin dari Hamilton menuju Silverstone. Dalam dua balapan – dan dengan banyak kontroversi di sepanjang jalan – pembalap Mercedes sekarang menemukan dirinya di atas.

– Ocon memenangkan Grand Prix Hongaria!
Esteban Ocon dari Alpine telah memiliki dorongan dalam hidupnya dan memenangkan Grand Prix Hungaria. Benar-benar hari yang brilian bagi pembalap Prancis itu, yang memanfaatkan kekacauan di lap pembukaan dengan hasil maksimal. Sebastian Vettel dari Aston Martin berada di urutan kedua dan Lewis Hamilton dari Mercedes finis di urutan ketiga. Max Verstappen dari Red Bull mengalami masa sulit setelah insiden Valtteri Bottas dan berakhir di urutan ke-10. Pierre Gasly mencatat lap tercepat di lap terakhir juga, jadi itu poin yang diambil dari Hamilton.

Baca Juga : Fakta Unik Pada Formula1 Tahun 2020

– Lap 69: Sepertinya Ocon akan melakukan ini!
Esteban Ocon berada di jalur untuk memenangkan balapan Formula 1 pertamanya. Akhir sudah di depan mata!
– Lap 67: Hamilton naik ke posisi ketiga
Hamilton kini naik ke podium setelah melewati Sainz, yang menyuarakan kekesalannya dengan “argh” keras di radio tim Ferrari.
– Lap 65: Hamilton menyalip Alonso!
Hamilton, yang berada di peringkat 14, kini berada di urutan keempat setelah akhirnya menyalip Alonso. Pembalap Alpine terkunci, yang menciptakan ruang bagi Hamilton untuk melewatinya.
– Lap 63: Ocon mengemudi seperti veteran
Ocon terlihat sangat yakin sebagai pemimpin, tetapi rekan setimnya Alonso melakukan pekerjaan luar biasa untuk mencegah Hamilton memberikan tekanan apa pun padanya. Sementara itu, Vettel dan Sainz masing-masing tetap di posisi kedua dan ketiga.
– Lap 61: Verstappen naik ke posisi 10
Verstappen telah naik di atas Ricciardo dan sekarang berada di posisi 10. Mari kita lihat apakah Verstappen dapat membuat kemajuan lagi sekarang.
– Lap 60: Alonso dan Hamilton masih bertarung
Hamilton belum beruntung bisa melewati Alonso. Sainz tidak jauh di depan Alonso di urutan ketiga, tetapi untuk saat ini Alonso melakukan cukup banyak untuk mencegah Hamilton maju.
– Lap 55: Alonso bertahan dengan sangat baik
Hamilton berusaha melewati Alonso dan menekan tiga teratas Ocon, Vettel dan Sainz, tetapi Alonso bertahan dengan sangat baik dan membuat hidup pebalap Inggris itu sulit.
– Lap 54: Akankah Verstappen mendapatkan poin?
Verstappen turun di urutan ke-11, satu tempat di luar poin, dan dia terlihat semakin memiliki lonjakan tajam di klasemen. Masalah dengan mobilnya sejak awal balapan tidak diragukan lagi memainkan peran mereka dalam hal ini.
– Lap 49: Vettel mencoba menyalip Ocon
Ocon hampir terjepit saat mencoba menyalip Raikkonen, karena Vettel nyaris menabraknya. Akan menarik untuk melihat bagaimana pembalap Alpine melakukannya di sisa balapan ini.
– Lap 48: Hamilton pit lagi
Hamilton telah memakai ban sedang dan keluar di posisi kelima, di belakang Alonso. Dengan 22 lap tersisa, Hamilton berada 15 detik di belakang Alonso dan 24 detik dari memimpin.
– Lap 40: Ocon memimpin sekali lagi
Alonso harus masuk pit, jadi Ocon sudah menjadi yang pertama sekali lagi. Vettel berada di urutan kedua, Sainz ketiga dan Hamilton keempat, dengan Alonso sekarang kelima setelah kembali ke trek.
– Lap 38: Alonso adalah pemimpin baru
Esteban Ocon masuk pit satu putaran setelah Vettel, yang turun ke posisi ketiga dan direbut oleh Alonso. Pit itu memungkinkan Alonso menjadi pemimpin baru, dan pergantian ban Alpine yang cepat membuat Ocon masih unggul di depan Vettel di posisi ketiga.
– Lap 35: Sainz bisa menyulitkan Hamilton
Sainz belum lama mengganti ban dan berhasil mempertahankan posisi keempat, sehingga Hamilton akan lebih kesulitan untuk menyalip pebalap Ferrari tersebut.
– Lap 32: Hamilton naik ke urutan kelima!
Hamilton mengitari bagian luar untuk melewati Tsunoda, yang berarti pebalap Mercedes itu kini berada di urutan kelima. Untuk apa nilainya, Verstappen masih turun di urutan ke-12.
– Lap 27: Sainz hingga ketiga
Latifi telah turun ke urutan ketujuh setelah masuk pit, tetapi dia sekarang berada di urutan kedelapan setelah disalip oleh Hamilton. Di depan, Sainz telah naik ke tiga besar.
– Lap 25: Hamilton terbang
Hamilton baru saja mencatatkan lap tercepat balapan dengan waktu 1:20,609 saat ia naik ke puncak klasemen. Dia sekarang berada di urutan ke-8.
– Lap 24: Ocon dan Vettel unggul di depan
Ocon tetap memimpin, tetapi Vettel unggul dengan selisih hanya 0,5 detik. Latifi di urutan ketiga adalah 17 detik kembali.
– Lap 21: Hamilton melewati Ricciardo dan Verstappen
Hamilton memanfaatkan Ricciardo dan Verstappen yang keluar dari pit dengan menyalip keduanya. Mereka masing-masing berada di peringkat 10, 11, dan 12.
– Lap 20: Hamilton masuk pit
Hamilton baru saja masuk pit dan memakai ban keras, jadi dia berada di urutan ke-12 sekarang. Mereka akan berharap ini akan memberinya angin kedua.
– Lap 16: Hamilton melewati Schumacher
Raikkonen – yang terkena penalti 10 detik setelah tabrakan di pit-lane dengan Mazepin – masuk pit kurang lebih pada saat yang sama saat Hamilton menyalip Schumacher, sehingga pebalap Mercedes itu kini berada di urutan ke-11. Verstappen naik di urutan kesembilan.
– Lap 14: Verstappen menyalip Schumacher
Verstappen kini naik ke poin setelah melewati Mick Schumacher untuk kedua kalinya. “Tidak buruk untuk ukuran setengah mobil,” kata Verstappen melalui radio tim Red Bull.

Fakta Unik Pada Formula1 Tahun 2020

Fakta Unik Pada Formula1 Tahun 2020

f1complete – Resep Satu masa 2020 merupakan kompetisi balap mobil Resep Satu serta masa ini men catat penajaan ke- 71 dari Kompetisi Dunia F1. Kompetisi ini diakui oleh tubuh pengelola motorsport global, Aliansi Otomotif Global( FIA), selaku kategori paling tinggi pertandingan buat balap mobil cakra terbuka. Pembalap serta regu dijadwalkan bersaing tiap- tiap buat titel Pemenang Bumi Pembalap serta Pemenang Dunia Konstruktor.

Fakta Unik Pada Formula1 Tahun 2020 – Kompetisi ini awal mulanya dijadwalkan mulai pada bulan Maret, namun ditunda hingga bulan Juli sehabis terbentuknya endemi COVID- 19. Masa ini awal mulanya hendak jadi masa terpanjang dengan 22 Grand Prix, namun sebagian adu dibatalkan serta sebagian adu terkini ditambahkan buat menggantinya, dengan keseluruhan 17 adu dikonfirmasi yang hendak dilangsungkan. Masa ini diawali pada bulan Juli dengan Grand Prix Austria 2020.

Fakta Unik Pada Formula1 Tahun 2020

Fakta Unik Pada Formula1 Tahun 2020

Lewis Hamilton serta Mercedes tiap- tiap merupakan Pemenang dunia Pembalap serta Pemenang dunia Konstruktor bertahan, sehabis mereka berdua memenangkan kompetisi keenam mereka pada tahun 2019. Di Grand Prix Emilia Romagna 2020, Mercedes mengamankan Kompetisi Konstruktor ketujuh beruntun serta menjadikannya salah satunya regu yang memenangkan 7 Kompetisi beruntun, membongkar rekor Ferrari dari 1999 sampai 2004. Mercedes pula menjaga rekor selaku salah satunya regu yang memenangkan Kompetisi di masa turbo- hibrida.

Kompetisi Dunia Formula 1 2020 berakhir diselenggarakan pada Minggu( 13/ 12/ 2020) malam di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Beberapa kenyataan menarik juga timbul dalam seri Formula 1 2020 yang terdiri dari 17 rounds( ronde/ putaran) yang menimbulkan julukan Lewis Hamilton selaku pemenang dunia buat kali ketujuh serta Mercedes- AMG Petronas selaku juara konstruktor itu.

1. 13 nama yang berada pada podium
Paling atas pasti saja timbulnya 13 julukan berlainan di podium masa 2020. Inilah jumlah paling banyak semenjak F1 masa 2012. Pemenang dunia Lewis Hamilton terdaftar 14 kali naik podium. Kawan seregunya di Mercedes- AMG Petronas yang pula runner- up masa ini, Valtteri Bottas, 11 kali finis podium. Tingkatan ketiga, Max Verstappen( Red Bull Racing), pula 11 kali naik podium. Sergio Perez( Racing Poin), Daniel Ricciardo( Renault), Alexander Albon( Red Bull Racing), Charles Leclerc( Ferrari), serta Lance Stroll( Racing Poin) tiap- tiap 2 kali naik podium. Sedangkan, satu finis podium tiap- tiap dicapai duet McLaren, Carlos Sainz Jr serta Lando Norris, Pierre Gasly( AlphaTauri), Esteban Ocon( Renault), serta Sebastian Vettel( Ferrari).

2. Sebanyak 23 pembalap yang ada di dalam 17 lomba
Pada dini F1 2020, terdapat 20 pembalap penting dari 10 regu yang hendak turun. Tetapi, kenyataannya, 3 pembalap persediaan wajib dipanggil mengambil alih mereka. Nico Hulkenberg 2 kali turun buat Racing Poin mengambil alih Perez di GP 70th Anniversary di Silverstone serta Stroll pada GP Eifel di Nurburgring sebab keduanya terkena Covid- 19.

Baca Juga : Defisit Terbesar Yang Telah Diatasi Oleh Lewis Hamilton Di Formula 1

Hebatnya, Hulkenberg sanggup meregang nilai di kedua pacuan itu dengan finis P7( 6 nilai) di Silverstone serta P8( 4 nilai) di Nurburgring. Jack Aitken, pembalap persediaan Regu Williams Racing, mengambil alih George Russell di GP Sakhir. Alasannya, dikala itu Russell lagi dipinjam Mercedes buat mengambil alih Hamilton yang bolos sebab terhampar Covid- 19. Di Regu Haas F1, Pietro Fittipaldi mengambil alih Romain Grosjean di GP Sakhir serta Gram Bahrain. Grosjean hadapi musibah hebat pada lap awal adu GP Bahrain. Tetapi sedemikian itu, bagus Fittipaldi ataupun Aitken tidak sanggup finis di alam nilai( 10 besar).

3. Adanya 2 pemenang yang baru
Dari 17 pacuan di F1 2020, Hamilton mengumpulkan kemenangan paling banyak, 11. Sebaliknya Bottas serta Verstappen tiap- tiap meregang 2 kemenangan. 2 kemenangan lagi sukses dicapai oleh pembalap yang tadinya tidak sempat berhasil. Pierre Gasly melaksanakannya di GP Italia serta Sergio Perez di GP Sakhir. Untuk Gasly, kemenangan itu jadi yang awal untuk AlphaTauri dengan julukan terkini. Tadinya, terakhir masa kemudian, AlphaTauri sedang memakai julukan Scuderia Toro Rosso.

4. Terdapat enam sirkuit yang baru
Endemi Covid- 19 membuat seri F1 2020 yang awal mulanya direncanakan diselenggarakan dalam 22 pacuan( rekor) kesimpulannya cuma 17. Mundurnya 13 sirkuit sebab endemi kesimpulannya memforsir Resep One Group berlaku seperti pelopor F1 memutar otak. Jalan keluarnya merupakan mengadakan 2 pacuan berangkaian dalam satu venue dan memasukkan beberapa sirkuit terkini. Sangat tidak terdapat 6 sirkuit yang buat kali awal mengadakan F1 ataupun jalan yang telah sempat digunakan tetapi bolos lumayan lama. Sirkuit Autodromo Internazionale del Mugello di Italia buat kali awal jadi tuan rumah balap F1 dengan mengadakan GP Tuscan yang jadi adu kesembilan, 13 September kemudian.

Kemudian, Sirkuit Nurgburgring di Jerman yang jadi tuan rumah GP Eifel, pacuan ke- 11 pada 11 Oktober. Tadinya, Nurburgring terakhir digunakan buat F1 pada 2013. Selanjutnya, Sirkuit Autodromo Internacional do Algarve, Portimao, mengadakan putaran ke- 12 F1 2020, GP Portugal, pada 25 Oktober kemudian. Ini kali awal GP Portugal timbul lagi semenjak 1996 di Estoril, sekalian adu F1 kesatu di Algarve. Sirkuit Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari di Imola, Italia kembali jadi tuan rumah F1, GP Emilia Romagna, pada 1 November 2020 kemudian ataupun buat kali awal semenjak 2006.

Sebab pula mengadakan GP Italia di Sirkuit Monza, Italia efisien mengadakan 3 adu di F1 2020. Ini kali awal satu negeri jadi tuan rumah 3 pacuan semenjak terakhir dicoba di Amerika Serikat pada 1982( Long Beach, Detroit, Las Vegas). Sehabis terakhir diselenggarakan pada 2011, GP Turki kesimpulannya kembali diselenggarakan di Istanbul Park pada 15 November kemudian. GP Sakhir 2020, 6 Desember kemudian, pula kesatu diselenggarakan di layout terkini Sirkuit Global Bahrain yang dipanggil Outer Circuit.

Defisit Terbesar Yang Telah Diatasi Oleh Lewis Hamilton Di Formula 1

Defisit Terbesar Yang Telah Diatasi Oleh Lewis Hamilton Di Formula 1

f1complete – Sir Lewis Carl Davidson Hamilton( lahir di Stevenage, Britania Raya, 7 Januari 1985; baya 36 tahun) merupakan seseorang pembalap Formula 1 berkebangsaan Britania Raya, yang pada dikala ini lagi membalap buat regu Mercedes GP. Beliau luang jadi pemenang bumi paling muda sejauh asal usul F1, pada dikala beliau sukses meregang titel pemenang bumi pada tahun 2008 dalam umur 23 tahun, 9 bulan, serta 26 hari, alhasil membongkar rekor Fernando Alonso yang berumur 24 tahun serta 59 hari kala mencapai titel pemenang bumi pada masa 2005. Rekor ini setelah itu dipecahkan oleh Sebastian Vettel di masa 2010. Kariernya di dalam Kompetisi Bumi F1 diawali pada tahun 2007, kala beliau ditunjuk selaku kawan setim Fernando Alonso di dalam regu McLaren. Debut F1 pertamanya merupakan pada Grand Prix Australia 2007 yang diselenggarakan pada bertepatan pada 18 Maret 2007, serta beliau finis di ututan ketiga.

Defisit Terbesar Yang Telah Diatasi Oleh Lewis Hamilton Di Formula 1 – Lewis Hamilton merupakan pembalap awal Formula 1 yang berkulit hitam. Bunda Hamilton, ialah Carmen Brenda Larbalestier, menikah dengan seseorang laki- laki berkulit hitam asal Inggris yang bernama Anthony Hamilton, yang membuat Hamilton memperoleh kulit hitam dari si papa. Orang berumur Hamilton berakhir kala beliau sedang berumur 2 tahun, alhasil membuat Hamilton wajib bermukim bersama dengan bunda serta kedua kerabat tirinya. Tetapi, beliau setelah itu alih bersama dengan bapaknya kala berumur 12 tahun.

Defisit Terbesar Yang Telah Diatasi Oleh Lewis Hamilton Di Formula 1

Defisit Terbesar Yang Telah Diatasi Oleh Lewis Hamilton Di Formula 1

Kala beliau sedang berumur 9 tahun, Hamilton terhenyak mengikuti kematian idolanya( sekalian inspirator- nya), ialah Ayrton Senna, yang berpulang dampak musibah parah di belengkokan Tamburello pada adu Grand Prix San Marino 1994 di Autodromo Enzo e Dino Ferrari( Sirkuit Imola), Imola, Italia, yang terjalin pada bertepatan pada 1 Mei 1994, yang di informasikan oleh bapaknya pada dikala beliau adu berakhir di Sirkuit Rye House pada dikala membalap di go- kart.

Hammy, begitu beliau lazim dipanggil, mengawali karting kala umurnya sedang 8 tahun. Sehabis memenangkan sebagian kompetisi karting, beliau dikontrak selaku pembalap oleh regu McLaren, alhasil membuat kariernya lalu bertumbuh.

Ekspedisi karir Hamilton memanglah luang diwarnai sebagian polemik. Mulai dari ikut serta konflik dengan mantan kawan seregunya di dalam regu McLaren, ialah Fernando Alonso, sampai jadi korban kelakuan rasis di Spanyol pada dini tahun 2008.

Pada Grand Prix Brasil 2008, Lewis Hamilton sukses jadi pemenang bumi F1 yang awal dari suku bangsa kulit gelap, sehabis sanggup finis di P5, serta di dalam klasemen akhir Kompetisi Bumi Pembalap, beliau menang cuma satu nilai saja atas Felipe Massa.

Terbatas mulai dari masa 2013, Lewis Hamilton hendak menguatkan regu Mercedes GP, dengan mengambil alih posisi Michael Schumacher. Hamilton berbicara kalau beliau telah lumayan puas dengan pencapaiannya sepanjang di regu McLaren, serta mau mencari tantangan terkini di regu yang lain.

Pada dikala masa turbo- hybrid, beliau sukses mencapai titel pemenang bumi buat yang kedua kalinya pada masa 2014. Pada masa 2015, beliau sukses mencapai titel pemenang bumi buat yang ketiga kalinya, serta membandingi idolanya, ialah Ayrton Senna, dengan titel pemenang bumi ketiga kalinya. Sehabis Nico Rosberg pensiun dengan cara permanen selaku seseorang pembalap mobil handal, pembalap Ferrari, ialah Sebastian Vettel, jadi saingan terdekat Hamilton dalam 2 pertarungan kompetisi bumi yang intens, serta Hamilton 2 kali membalikkan kekurangan nilai pada medio masa buat mengklaim titel pemenang bumi dengan cara beruntun buat yang keempat serta kelima kalinya dalam kariernya pada 2017 serta 2018. Pada masa 2019, buat menuntaskan hat- trick titel pemenang bumi dengan cara beruntun, menaikkan jumlah keseluruhannya jadi 6 titel pemenang bumi, paling banyak kedua sehabis Michael Schumacher. Pada masa 2020, Hamilton menggapai hasil podium yang ke- 156 di Grand Prix Spanyol 2020, serta sekalian pula membongkar rekor podium Schumi dengan akuisisi sebesar 155 podium, serta menggapai rekor kemenangan- nya yang ke- 91, membandingi rekor kemenangan Schumi di Grand Prix Eifel 2020, kemudian Hamilton membongkar rekor sejauh era Schumi dengan rekor kemenangan- nya yang ke- 92 di Grand Prix Portugal 2020, serta setelah itu mencapai titel pemenang bumi buat yang ketujuh kalinya di Grand Prix Turki 2020, dengan membandingi rekor sejauh era Schumi.

Baca Juga : Formula E Menggaris Bawahi Tantangan Balap EV

– Gaya mengemudinya
Ayrton Senna( si favorit, pahlawan serta inspirator- nya) merupakan akibat besar pada style mengemudi Hamilton.” Aku pikir itu beberapa sebab aku menyaksikan[dia] kala aku sedang belia serta aku pikir ini merupakan gimana aku mau mengemudi kala aku memperoleh peluang serta aku berangkat ke situ serta menjajalnya di jalan kart. Semua pendekatan aku buat balap sudah bertumbuh dari situ”. Ia sudah dibanding dengan Senna dalam kecekatan besar. Pada tahun 2010, Hamilton mengemudikan McLaren MP4/ 4 yang Senna mencapai Pemenang bumi Resep Satu awal kalinya selaku bagian dari film dokumenter apresiasi oleh kegiatan motoring BBC, Maksimum Gear. Dalam film dokumenter itu, Hamilton, bersama dengan sesama pembalap, mengatakan Ayrton Senna selaku pembalap no satu.

Hamilton dikira selaku salah satu pembalap cuaca berair terbaik dalam berolahraga, dengan sebagian performa terbaiknya terjalin dalam situasi itu. Pada Grand Prix Inggris 2008, Hamilton menaklukkan Nick Heidfeld di tempat kedua dengan beda satu menit, batas kemenangan terbanyak yang dicatat semenjak Grand Prix Australia 1995. Sepanjang masa turbo- hybrid, Hamilton senantiasa tidak terkalahkan dalam tiap kejuaraan yang dipengaruhi oleh cuaca berair dari Grand Prix Jepang 2014 sampai Grand Prix Jerman 2019, di mana rekor nyaris 5 tahunnya dipecahkan oleh Max Verstappen.

– Defisit yag dilakukan oleh Lewis Hamilton
Lewis Hamilton sekarang membuntuti Max Verstappen dengan 32 poin di klasemen pembalap Formula 1. Apakah ini defisit yang bisa dia atasi? Max Verstappen memperpanjang kemenangan beruntunnya dan Red Bull di Formula 1 dengan upaya dominan di Grand Prix Austria hari Minggu di Red Bull Ring, balapan kesembilan dari 23 balapan pada jadwal 2021.

Verstappen menyapu semua tiga balapan dari tripleheader baru-baru ini, melakukannya setiap kali dari posisi terdepan. Dia pertama kali memenangkan Grand Prix Prancis di Sirkuit Paul Ricard sebelum memimpin setiap putaran di Grand Prix Styrian dan Grand Prix Austria di Red Bull Ring.

Red Bull kini telah memenangkan lima balapan berturut-turut, karena Verstappen juga memenangkan Grand Prix Monaco di Circuit de Monaco sebelum Sergio Perez memenangkan Grand Prix Azerbaijan di Sirkuit Baku City setelah Verstappen jatuh karena kerusakan ban saat memimpin di akhir. Verstappen telah memimpin klasemen pebalap setelah masing-masing dari lima balapan terakhir, dan dia tidak pernah kalah dari rival utamanya di kejuaraan, Lewis Hamilton dari Mercedes, sejak balapan keempat musim ini, Grand Prix Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya.

Red Bull juga memimpin klasemen konstruktor setelah masing-masing dari lima balapan terakhir, dan mereka juga tidak pernah kalah dari Mercedes sejak Grand Prix Spanyol.

Baca Juga : Hubungan Antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen Jadi Hancur Karena Insiden Ini

Menyusul kemenangannya di Grand Prix Austria, Verstappen memimpin Hamilton dengan 32 poin (182 berbanding 150) di klasemen pembalap, menjamin bahwa dia akan tetap memimpin setelah Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, balapan kandang Hamilton.

Hamilton telah memenangkan empat dan enam terakhir dari tujuh kejuaraan dunia terakhir, setelah tampil malu hanya sekali sejak era V6 turbo hybrid dimulai pada tahun 2014 ketika ia dikalahkan oleh rekan setimnya Nico Rosberg dengan hanya lima poin di musim 2016.

Tetapi selama enam gelar juara dunia tujuh kali itu berjalan dengan Silver Arrows, ia telah berhasil mengatasi defisit pada beberapa kesempatan. Bahkan, ia tertinggal di klasemen pembalap di beberapa titik dalam perjalanannya ke lima dari enam gelar tersebut.

Namun, dia belum pernah berhasil mengatasi defisit 32 poin. Defisit poin terbesarnya adalah 29, saat ia membuntuti Rosberg dengan 29 poin setelah Grand Prix Austria dan Grand Prix Belgia selama musim 2014.

Tapi ini bukan untuk mengatakan bahwa dia tidak bisa melakukannya. Dia membuntuti Rosberg dengan 43 poin setelah Grand Prix Rusia dan Grand Prix Spanyol selama musim 2016, dan meskipun dia tidak memenangkan gelar tahun itu, dia memimpin klasemen pembalap di kemudian hari.

Hubungan Antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen Jadi Hancur Karena Insiden Ini

Hubungan Antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen Jadi Hancur Karena Insiden Ini

 Siapa itu Max Verstappen
f1complete – Max Emilian Verstappen merupakan seseorang pembalap mobil handal Belgia- Belanda, yang bersaing di dasar bendera Belanda di pertandingan balap Resep Satu. Dikala ini, beliau lagi membalap bersama dengan regu Red Bull Racing. Verstappen merupakan pembalap paling muda buat mengetuai lap sepanjang berlangsungnya Grand Prix Resep 1, juara Grand Prix F1 yang paling muda, pembalap paling muda buat mengamankan podium, serta pembalap paling muda buat bersaing di dalam asal usul berolahraga ini, sehabis membuat debut resminya berumur 17 tahun, 166 hari, di Grand Prix Australia 2015, buat regu Toro Rosso.

Hubungan Antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen Jadi Hancur Karena Insiden Ini – Sehabis menghabiskan semua masa 2015 bersama dengan regu Toro Rosso, beliau pula mengawali kampanye 2016 bersama dengan regu asal Italia ini, saat sebelum pada kesimpulannya dipromosikan oleh regu Red Bull, selaku pengganti Daniil Kvyat, yang setelah itu mengutip ganti tempat duduknya di regu Toro Rosso. Beliau setelah itu sukses memenangkan Grand Prix Spanyol 2016 di dalam adu debut resminya buat regu Red Bull pada umur 18 tahun, serta jadi juara paling muda dari Grand Prix, serta jadi juara pacuan F1 yang sangat awal di dasar bendera Belanda. Beliau merupakan putra dari mantan pembalap F1 Jos Verstappen.

Hubungan Antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen Jadi Hancur Karena Insiden Ini

Hubungan Antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen Jadi Hancur Karena Insiden Ini

– Siapa itu Lewis Hamilton
Sir Lewis Carl Davidson Hamilton( lahir di Stevenage, Britania Raya, 7 Januari 1985; baya 36 tahun) merupakan seseorang pembalap Resep 1 berkebangsaan Britania Raya, yang pada dikala ini lagi membalap buat regu Mercedes GP. Beliau luang jadi pemenang dunia paling muda sejauh asal usul F1, pada dikala beliau sukses meregang titel pemenang bumi pada tahun 2008 dalam umur 23 tahun, 9 bulan, serta 26 hari, alhasil membongkar rekor Fernando Alonso yang berumur 24 tahun serta 59 hari kala mencapai titel pemenang bumi pada masa 2005. Rekor ini setelah itu dipecahkan oleh Sebastian Vettel di masa 2010. Kariernya di dalam Kompetisi Bumi F1 diawali pada tahun 2007, kala beliau ditunjuk selaku kawan setim Fernando Alonso di dalam regu McLaren. Debut F1 pertamanya merupakan pada Grand Prix Australia 2007 yang diselenggarakan pada bertepatan pada 18 Maret 2007, serta beliau finis di ututan ketiga.

Lewis Hamilton merupakan pembalap awal Resep 1 yang berkulit hitam. Bunda Hamilton, ialah Carmen Brenda Larbalestier, menikah dengan seseorang laki- laki berkulit hitam asal Inggris yang bernama Anthony Hamilton, yang membuat Hamilton memperoleh kulit hitam dari si papa. Orang berumur Hamilton berakhir kala beliau sedang berumur 2 tahun, alhasil membuat Hamilton wajib bermukim bersama dengan bunda serta kedua kerabat tirinya. Tetapi, beliau setelah itu alih bersama dengan bapaknya kala berumur 12 tahun.

Kala beliau sedang berumur 9 tahun, Hamilton terhenyak mengikuti kematian idolanya( sekalian inspirator- nya), ialah Ayrton Senna, yang berpulang dampak musibah parah di belengkokan Tamburello pada adu Grand Prix San Marino 1994 di Autodromo Enzo e Dino Ferrari( Sirkuit Imola), Imola, Italia, yang terjalin pada bertepatan pada 1 Mei 1994, yang di informasikan oleh bapaknya pada dikala beliau adu berakhir di Sirkuit Rye House pada dikala membalap di go- kart. Hammy, begitu beliau lazim dipanggil, mengawali karting kala umurnya sedang 8 tahun. Sehabis memenangkan sebagian kompetisi karting, beliau dikontrak selaku pembalap oleh regu McLaren, alhasil membuat kariernya lalu bertumbuh.

Ekspedisi karir Hamilton memanglah luang diwarnai sebagian polemik. Mulai dari ikut serta konflik dengan mantan kawan seregunya di dalam regu McLaren, ialah Fernando Alonso, sampai jadi korban kelakuan rasis di Spanyol pada dini tahun 2008. Pada Grand Prix Brasil 2008, Lewis Hamilton sukses jadi pemenang bumi F1 yang awal dari suku bangsa kulit gelap, sehabis sanggup finis di P5, serta di dalam klasemen akhir Kompetisi Dunia Pembalap, beliau menang cuma satu nilai saja atas Felipe Massa. Terbatas mulai dari masa 2013, Lewis Hamilton hendak menguatkan regu Mercedes GP, dengan mengambil alih posisi Michael Schumacher. Hamilton berbicara kalau beliau telah lumayan puas dengan pencapaiannya sepanjang di regu McLaren, serta mau mencari tantangan terkini di regu yang lain.

Baca Juga : Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Formula E Yang Berbeda Dengan Fomula 1

– Adanya konfli yang terjadi di antara Max Verstappen dengan Lewis Hamilton
Konflik antara Lewis Hamilton serta Max Verstappen pada pacuan F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone hari Minggu( 18/ 07/ 2021) kemudian ditentukan terus menjadi memperuncing ikatan kurang baik kedua. Pendek narasi, 2 pembalap yang lagi bersaing jadi pemenang bumi ini ikut serta gesekan di zona Copse. Imbasnya mobil Max Verstappen melintir pergi serta menabrak bantalan ban pembatas sirkuit.

Max Verstappen yang lagi mengetuai klasemen juga tidak dapat meneruskan pacuan. Bendera merah berkibar ciri pacuan dihentikan serta seluruh pembalap kembali ke pit. Aparat pacuan langsung analitis kejadian serta membagikan Lewis Hamilton denda 10 detik. Denda ini memanglah memperberat peperangan Hamilton tetapi pada kesimpulannya pembalap Mercedes itu senantiasa finis awal pada pacuan kandang dirinya.

Sangat tidak seimbang, seperti itu terdapat yang dibenak seseorang Max Verstappen. Terlebih beliau memandang Lewis Hamilton bersuka perasaan dikala dirinya sedang di rumah sakit periksakan keadaannya dampak musibah di lap pembuka F1 GP Inggris.” Nyata amat kecewa sebab wajib pergi( dari pacuan) semacam ini. Ganjaran yang diserahkan tidak menolong kita dengan metode ap juga serta tidak seimbang kepada tahap beresiko yang dicoba Lewis di jalurnya,” tutur Max Verstappen lewat jejaring sosial Instagram.

” Memandang selebrasi( Lewis Hamilton) sehabis pacuan dikala sedang di rumah sakit merupakan sikap yang tidak santun serta tidak bersih, namun kita hendak lalu maju,” lanjut pembalap asal Belanda itu. Statment di atas nyata, dikala ini Max Verstappen tidak memandang pandangan positif dari wujud Lewis Hamilton. Permusuhan panas, di dalam ataupun luar jalan antara keduanya diprediksi akan melambung pada 13 seri tertinggal F1 2021. Nah mengambil Daily Mail, Bola. com menulis paling tidak 5 momen yang membuktikan ikatan Max Verstappen serta Lewis Hamilton memanglah telah kurang baik saat sebelum pacuan di Silverstone. Ayo lihat ke bawah ini buat memahaminya.

1. F1 GP Malaysia 2017
Dini permusuhan antara Max Verstappen serta Lewis Hamilton terjalin pada pacuan di Sirkuit Sepang, Malaysia tahun 2017. Pada race ini, Verstappen telah mengincar Hamilton semenjak lap awal. Puncaknya Verstappen mengikuti Hamilton selaku arahan pacuan. Tetapi pembalap asal Inggris itu sungkan terhasut kelakuan driver Red Bull Racing itu karena lagi bersaing jadi pemenang bumi. Hamilton seleksi membiarkan Verstappen mengasapinya serta kesimpulannya anak dari bekas pembalap F1, Jos Verstappen itu memenangkan pacuan.

2. F1 GP Bahrain 2018
Max Verstappen serta Lewis Hamilton ikut serta kompetisi wheel to wheel pada pacuan di Sirkuit Sakhir, Bahrain ini. Puncaknya, ban kepunyaan Verstappen hadapi puncture ataupun cacat. Hamilton sendiri kesimpulannya naik podium tetapi mempersoalkan kelakuan Max Verstappen serta mempersoalkan kematangan pembalap yang kala itu sedang berumur 21 tahun. Hamilton pula mengatakan Verstappen kurang respek kepada rival di jalan.

3. F1 GP Meksiko 2019
Kali ini di Meksiko, Lewis Hamilton mendefinisikan wujud Max Verstappen selaku besi berani musibah. Maksudnya pembalap yang coba mendekatinya, tentu hadapi permasalahan. Hamilton berdialog semacam itu sehabis hadapi kontak enteng dengan Verstappen alhasil keduanya bersama pergi jalan serta kehabisan banyak posisi. Hamilton ikut menyindir:” Bila Kamu sempat memandang pacuan tadinya, aku senantiasa membagikan Max banyak ruang, itu perihal sangat pintar yang bisa Kamu jalani.”

Baca Juga : Dario Franchitti Memiliki Perasaan Untuk Balapan IndyCar

4. F1 GP Bahrain 2021
Max Verstappen gusar kepada Lewis Hamilton sebab kegagalannya memenangi F1 GP Bahrain 2021. Drama terjalin menjelang akhir pacuan. Pada lap 54, Verstappen berupaya melaksanakan aksi overtake. Verstappen yang turun dengan ban lebih fresh, sukses menikung Hamilton serta berputar menang di jalan. Cinta, kelebihan Max tidak bertahan lama. Mobil yang dikendalikannya meluas di belengkokan sampai kehabisan momentum. Oleh timnya, Verstappen bisa instruksi membiarkan Hamilton mengetuai sampai belengkokan 10, terkini setelah itu melancarkan serbuan. Tetapi strategi itu kandas keseluruhan sebab dirinya tidak sanggup melakukan banyak sampai wajib puas dengan posisi runner up dikala finis.” Aku lebih memilah diberi denda dari membiarkan Hamilton melalui,” ucap Verstappen berakhir adu GP Bahrain.” Aku memiliki peluang kencana tetapi membuangnya sedemikian itu saja. Kesimpulannya aku tidak dapat menempelnya( Hamilton),” tambahnya.

5. F1 GP Imola 2021
Max Verstappen pergi selaku juara pada pacuan di Imola tahun ini dikala mereka kembali melaksanakan beradu wheel- to- wheel di lap awal. Lewis Hamilton terpelanting di atas kaki lima, mematahkan bagian berarti dari kapak depannya yang wajib dibayar mahal, dengan Verstappen berhasil dengan beda 22 detik. Berakhir pacuan F1 GP Imola, Hamilton membagikan aplaus buat Verstappen.” Awal, aku mau membenarkan serta berikan aman pada Max,” tutur Hamilton diambil dari halaman SkySport.” Ia melaksanakan profesi yang keras hari ini buat tidak membuat kekeliruan dalam situasi yang sangat susah,” tambahnya.

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Formula E Yang Berbeda Dengan Fomula 1

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Formula E Yang Berbeda Dengan Fomula 1

f1complete – Anies Baswedan membagikan berita senang untuk Indonesia. Berakhir melaksanakan perundingan dengan Aliansi Otomotif Global( FIA) di New York, Amerika Serikat, suatu ketetapan juga lahir dengan ditunjuknya Jakarta selaku salah satu tuan rumah buat perhelatan pertandingan balap Fomula E 2020. Gubernur DKI Jakarta itu berkata perjanjian ini diputuskan pada Minggu( 14/ 7/ 2019), sehabis melaksanakan pertemuan intens dengan pihak Formula E sepanjang 3 bulan terakhir. Biarpun Formula E tidak setenar Formula 1, adanya pertandingan balap bergengsi global di Jakarta jadi suatu angin fresh untuk Indonesia. Terlebih, sebagian bulan yang kemudian, Indonesia pula sah ditunjuk jadi tuan rumah MotoGP 2021.

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Formula E Yang Berbeda Dengan Fomula 1 – Dalam sebagian bulan terakhir beraneka ragam data kencang mengguyur pertanyaan membela serta anti penajaan balap Fomula E di Jakarta. Tetapi, untuk golongan biasa yang tidak hobi dunia motorsport, pasti bingung, apa sih balap Fomula E itu? Seluruh berasal dari coretan Kepala negara FIA Jean Todt di atas tisu restoran di Paris, Perancis pada 3 Maret 2011. Kala itu Todt lagi makan bersama dengan kawan Alejandro Agag( Komisaris Formula E) yang membutuhkan mengadakan balap Fomula mobil listrik. Sebabnya, Todt serta Agag ingin menghasilkan pertandingan terkini yang bisa jadi pengganti untuk dunia balap yang lebih bersih serta ramah area di era depan.

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Formula E Yang Berbeda Dengan Fomula 1

Mengenal Lebih Jauh Apa Itu Formula E Yang Berbeda Dengan Fomula 1

Maklum saja, dunia balap, spesialnya Fomula 1 populer dengan inefisiensi maksimum, bagus dari mesin, mengkonsumsi gasolin, emisi, ataupun pencemaran suara. Tidak hanya itu, masa elektrifikasi pula mulai tercipta pada dasawarsa ini. Dari kesimpulan kedua founder ini, terdapat 3 tiang penting yang jadi suksesi pertandingan balap mobil listrik Formula E, ialah motor listrik, pacuan di tengah kota, serta kesertaan fans.

Pendek narasi, 3 tahun lalu berakhir dialog itu, Fomula E kesimpulannya mengawali debut di jalanan Olympic Park, Beijing, Cina pada 2014. Di Indonesia, pertandingan balap Formula E memanglah belum setenar Formula 1 terlebih MotoGP. Pertandingan Formula E ialah kompetisi balap single- seater yang memakai mobil berenergi listrik asli nama lain battery electric vehicle( BEV). Semenjak dini kemunculannya, balap Formula E langsung memakai teknologi BEV. Sistem pelopor motor listrik yang dibesarkan bukan semacam mobil listrik yang dijual di pasar biasa yang mendahulukan kemampuan. Mobil balap Formula E dilahirkan spesial buat jalan balap saja, alhasil pengembangannya fokus pada penampilan.

Dari web resminya dituturkan bila mobil balap Fomula E memakai motor listrik berenergi maksimum 250 kW ataupun dekat 335 dk. Akselerasi 0- 100 kpj dapat berakhir tidak hingga 3 detik, dengan kecekatan maksimum 280 kpj. Pada seri kesatu, balap Formula E memakai mobil Spark- Renault SRT_01E yang mempunyai keterbatasan teknologi baterai. Baterai yang dipakai tidak lumayan buat menuntaskan satu kali kejuaraan. Kesimpulannya, pebalap wajib bertukar mobil di tengah jalannya balap supaya dapat hingga finis.

Pengembangan setelah itu tiba dikala mobil Spark SRT05e ataupun yang lazim diucap‘ Gen2’ dipakai, semenjak masa balap 2018- 2019. Dengan perkembangan teknologi baterai, penukaran mobil di tengah- tengah adu tidak diperlukan lagi. Kapasitas baterai mobil angkatan kedua bertambah 2 kali bekuk jadi 54kW per jam, serta daya pula meningkat dari 268 dk jadi 335 dk.

Baca Juga : Kejuraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Tahun 2021

– Komponen yang ada pada Mobil
Pangkal daya mobil yang dipakai pada gelaran Formula E merupakan perbandingan sangat mencolok dibandingkan pertandingan balap Fomula yang lain. Berlainan dengan F1, Fomula E memakai mesin berenergi listrik. Daya mobil aberawal dari baterai lithium- ion berakal 28kWh yang memasok motor listrik berkemampuan 200- 250 kW ataupun serupa dengan 268 dk. Tenaganya itu dikawinkan pada bermacam jenis transmisi cocok kemauan konstruktor serta pebala

Dari bidang dapur pacu, Formula E memanglah tidak sebuas Formula 1. Bersumber pada informasi teknis, Formula E melesat dari 0 hingga 100 kilometer/ jam dengan menginginkan durasi 3 detik. Walaupun sedemikian itu, kecekatan puncaknya dapat menggapai 174 mph ataupun 280 kilometer/ jam. Tetapi, sebab tidak terdapat cara pembakaran dalam, Formula E jauh lebih antap dengan tingkatan keributan 80 desibel( dB) dibanding mobil F1 yang dapat menggapai tingkatan keributan 100 dB. Berikutnya merupakan pemakaian ban. Mobil- mobil di Formula E memarahi velg berdimensi 18 inci yang diselimuti ban dengan ceruk yang dapat dipakai buat situasi berair ataupun kering. Sedangkan Formula 1 memakai velg berdimensi 13 inci dengan ban yang rupanya harus dicocokkan terkait situasi dataran jalan balap.

– Regulasi yang ada pada balapan
FIA menghasilkan peraturan berlainan untuk Formula E. Bila Formula 1 biasanya dihelat sampai 19 seri pacuan, Resep E cuma diselenggarakan 10- 12 pacuan per musimnya. Setelah itu, tahap pacuan Resep E dapat dilangsungkan dalam satu hari penuh, maksudnya mulai dari bimbingan, kualifikasi sampai pacuan dihelat di hari yang serupa. Berlainan dengan Resep 1 yang biasanya berjalan 3 hari di mana tahap bimbingan leluasa berjalan terdapat Jumat, kemudian sesi kualifikasi di Sabtu, serta pacuan kuncinya pada Minggu.

Formula E pula memiliki regulasi spesial menyoal kecekatan. Pada tahap identifikasi jalan, daya mobil dibatasi cuma 110 kW, sedemikian itu masuk tahap bimbingan serta kualifikasi daya ditingkatkan jadi 200 kW, sedangkan dikala pacuan kembali dibatasi cuma hingga 180 kW.

Sedangkan tidak terdapat ketentuan tentu menyoal jumlah lap bagus di Formula E ataupun F1. Cuma, dikutip SGCarmart, satu pacuan Resep 1 mempunyai jarak pada umumnya 300 kilometer, sebaliknya Formula E dekat 90- 150 kilometer. Yang kembali melainkan merupakan regulasi menyoal jumlah pit stop. Sepanjang pacuan Formula E, pebalap cuma bisa merambah zona pit satu kali buat mengubah mobil dikala baterai mobil telah habis. Jadi, sepanjang pacuan berjalan, ahli mesin dilarang memuat balik energi baterai, mengubah ban ataupun bagian lain dikala keadaannya cacat.

– Perolehan untuk poinya
Resep E mengadopsi sistem akuisisi nilai semacam F1 ialah 25 nilai buat finis awal, 18 buat posisi kedua, serta 15 nilai buat tingkatan ketiga. Tetapi, terdapat bonus 3 nilai untuk pebalap yang sanggup mengamankan pole position serta 1 nilai bonus untuk yang mencatatkan fastest lap.

– Peran serta untu penonton
Ucapan pertanyaan Formula E, cocok dengan kesimpulan Todt serta Agag di dini dialog, terdapat hubungan akrab dengan kedudukan pemirsa. Sampai dikala ini, balap Formula E ialah salah satunya pertandingan di mana fans bisa pengaruhi langsung jalannya adu melalui fitur FANBOOST.

Baca Juga : Lamborghini Essenza SCV12 Adalah Mobil Balap Terbaik

Dalam uraian sah eksekutor, FANBOOST berperan membagikan peluang untuk para fans buat mensupport pebalap kesukaan mereka dengan berikan daya ekstra. Jadi para fans bisa memilah pebalap kesukaan melalu web sah Resep E, Twitter, ataupun aplikasi di handphone buat memperoleh FANBOOST ini. Esoknya 5 pebalap dengan sokongan paling banyak akan mendapatkan FANBOOST, berbentuk bonus daya sebesar 25 kW ataupun 33 dk sepanjang 5 detik.

– Menggunakan Sirkuit pada Jalan Raya
Berlainan dengan F1 yang lebih banyak diselenggarakan di sirkuit permanen, pacuan Formula E dilangsungkan di sirkuit jalur raya serta biasanya terletak di pusat kota. Jalan juga terbuat spesial cuma buat satu hari di akhir minggu kala pacuan berjalan. Semenjak awal kali diselenggarakan pada 2014 dahulu, sebagian negeri terdaftar sempat jadi tuan rumah Formula E di antara lain Hong Kong Central Habourfront Circuit( Hong Kong), Sirkuit Jalur Raya Paris( Prancis), Sirkuit Jalur Raya Berlin( Jerman), Sirkuit Jalur Raya Brooklyn( Amerika Serikat), Sirkuit Jalur Raya Montreal( Kanada), serta Sirkuit jalanan Putrajaya( Malaysia).

Kejuraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Tahun 2021

Kejuraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Tahun 2021

f1complete – Kejuaraan pada kompetisi Dunia Formula Satu FIA 2021 merupakan kompetisi balap motor buat mobil Formula Satu yang ialah kompetisi Dunia Formula Satu yang ke- 72 berjalan.[a] Diakui oleh Fédération Internationale de lAutomobile( FIA), tubuh pengatur FIA. motorsport global, selaku kategori pertandingan paling tinggi buat mobil balap roda terbuka.

Kejuraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Tahun 2021 – Kompetisi ini direbutkan lebih dari 2 puluh 3 Grand Prix, yang hendak diadakan di semua dunia. Pembalap serta regu dijadwalkan buat bersaing memperebutkan titel Pemenang Dunia Pembalap serta Pemenang Dunia Konstruktor tiap- tiap. Lewis Hamilton serta Mercedes merupakan pemenang bertahan Pembalap Bumi serta Pemenang Dunia Konstruktor, sehabis memenangkan titel pada tahun 2020.

Kejuraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Tahun 2021

Kejuraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Tahun 2021

– Entri

Konstruktor serta pembalap selanjutnya dikala ini terikat kontrak buat bersaing di Kompetisi Bumi 2021. Seluruh regu bersaing dengan ban yang dipasok oleh Pirelli. Tiap regu diwajibkan memasukkan paling tidak 2 pembalap, satu buat tiap- tiap dari 2 mobil harus.

– Pengemudi bimbingan secara gratis
Sejauh masa, 4 pebalap maju selaku pebalap pengetes ataupun pebalap ketiga di tahap bimbingan leluasa. Callum Ilott serta Robert Kubica membalap buat Alfa Romeo Racing di 2 Grand Prix, sedangkan Roy Nissany membalap buat Williams di 3 Grand Prix. Guanyu Zhou mengemudi buat Alpine di Grand Prix Austria.

– Pergantian pada tim
McLaren memublikasikan kalau mereka hendak berganti dari memakai bagian energi Renault jadi yang dibentuk oleh Mercedes, meneruskan kemitraan McLaren- Mercedes yang berjalan antara 1995 serta 2014. Racing Poin diketahui selaku Aston Martin. Pergantian julukan dicoba oleh owner bagian regu Lawrence Stroll yang mendanakan di merk Aston Martin. Renault setelah itu diketahui selaku Alpine, mengutip julukan merk mobil gerak badan Renault.

– Pergantian pengemudi
Pemenang Dunia Pembalap 4 kali Sebastian Vettel meninggalkan Ferrari pada akhir Kompetisi 2020 sehabis membalap dengan regu sepanjang 6 masa. Bangku Vettel didapat oleh Carlos Sainz Jr., yang meninggalkan McLaren. Daniel Ricciardo alih dari Renault ke McLaren, di mana beliau mengambil alih Sainz. Ricciardo digantikan oleh Pemenang Bumi dobel Fernando Alonso, yang membalap di masa awal Alpine, sehabis terakhir membalap pada 2018 buat McLaren.

Vettel alih ke Aston Martin, di mana beliau mengambil alih Sergio Pérez. Pérez, yang tadinya memaraf kontrak mengemudi buat pelopor Aston Martin, Racing Poin, sampai 2022, alih ke Red Bull Racing di mana beliau mengambil alih Alex Albon. Albon merupakan pembalap persediaan serta pengetes Red Bull Racing buat masa 2021. Pérez jadi pembalap awal semenjak Mark Webber pada tahun 2007 yang berasosiasi dengan regu tanpa tadinya jadi badan Red Bull Baru Team.

Romain Grosjean serta Kevin Magnussen, yang tiap- tiap membalap buat Haas semenjak 2016 serta 2017, meninggalkan regu pada akhir 2020. Pemenang Resep 2 2020 Mick Schumacher, putra Pemenang Dunia 7 kali Michael Schumacher, mengutip salah satu bangku di sebaliknya regu yang lain diisi oleh Nikita Mazepin yang finis kelima di Kompetisi Resep 2.

Yuki Tsunoda, yang finis ketiga di Kompetisi Resep 2 2020, lolos ke Resep Satu bersama Scuderia AlphaTauri, mengambil alih Daniil Kvyat, yang alih ke Alpine selaku pebalap persediaan mereka. Tsunoda jadi pembalap Resep Satu Jepang awal semenjak Kamui Kobayashi pada 2014.

Baca Juga : Duet Mercedes Yang Jawb Tantangan Dari Verstappen Dari Hasil FP2 F1 GP Austria

– Perluasan dan perubahan kalender dari 2020 hingga 2021
Liberty Media, pemegang hak menguntungkan berolahraga, memublikasikan kalau hendak terdapat ruang buat penanggalan 2021 buat bertumbuh melewati 2 puluh 2 pacuan yang direncanakan pada penanggalan 2020. Peraturan berolahraga diganti buat membolehkan maksimum 2 puluh 5 Grand Prix per tahun.
1. Grand Prix Portugis di Autódromo Internacional do Algarve di Portimão, yang awal dimaksudkan buat kembali diadakan satu kali pada tahun 2020, merupakan putaran ketiga kompetisi itu.
2. Grand Prix Styrian di Red Bull Ring di Spielberg, yang awal mulanya dimaksudkan buat jadi pacuan satu kali pada tahun 2020, merupakan putaran kedelapan kompetisi, yang berarti sirkuit itu hendak melangsungkan pacuan beruntun buat masa kedua di tahun 2020. beruntun.
3. Grand Prix Belanda hendak dihidupkan kembali, dengan pacuan dijadwalkan berjalan di Sirkuit Zandvoort. Kejuaraan itu hendak men catat awal kalinya Grand Prix Belanda diselenggarakan semenjak 1985. Grand Prix Belanda sudah dimasukkan dalam penanggalan 2020, namun dibatalkan selaku asumsi atas endemi COVID- 19.
4. Grand Prix Arab Saudi hendak mengawali debutnya, dengan pacuan malam yang hendak diadakan di sirkuit sedangkan di kota Jeddah. Konsep lebih lanjut buat memindahkan Grand Prix ke Qiddiya pada tahun 2023 pula diumumkan. Kejuaraan dijadwalkan berjalan pada malam hari, tempat ketiga buat jadi tuan rumah pacuan malam sehabis Grand Prix Singapore serta Bahrain.
5. Grand Prix Vietnam hendak mengawali debutnya dengan pacuan dijadwalkan berjalan di ibukota Hanoi di Sirkuit Hanoi. Grand Prix Vietnam sudah dimasukkan dalam penanggalan 2020, namun dibatalkan selaku asumsi atas endemi COVID- 19. Grand Prix dibatalkan dari penanggalan 2021 sebab penahanan atas dakwaan penggelapan mantan pimpinan Hanoi Nguyễn c Chung, seseorang administratur kunci yang bertanggung jawab buat menata pacuan.

Pergantian lebih lanjut pada penanggalan direncanakan menyusul kendala pada kompetisi 2020 yang diakibatkan oleh endemi COVID- 19:
1. Grand Prix Azerbaijan serta Monaco kembali ke penanggalan. Grand Prix ini sudah dihapus dari agenda 2020 yang diterbitkan balik sebab kesusahan peralatan yang terpaut dengan pembuatan sirkuit jalanan dalam durasi pendek.
2. Grand Prix Brasil, Prancis, Jepang, serta Amerika Sindikat pula kembali diselenggarakan. Pacuan 2020, bersama dengan debut Grand Prix Mexico City, dibatalkan sebab endemi. Grand Prix Brasil hendak diganti namanya jadi Grand Prix São Paulo buat meluhurkan kenaikan keikutsertaan dari penguasa wilayah.
3. Grand Prix ke- 70, Eifel, Sakhir serta Tuscan tidak tercantum dalam catatan pacuan yang direncanakan pada tahun 2021. Grand Prix ini dengan cara spesial dipublikasikan ke dalam penanggalan 2020 selaku asumsi kepada endemi COVID- 19, buat membenarkan kalau sebesar bisa jadi pacuan bisa diadakan.

Liberty Alat pula dikabarkan sudah menggapai perjanjian prinsip dengan eksekutor pacuan buat jadi tuan rumah pacuan kedua di Amerika Sindikat. Konsep buat melangsungkan pacuan di suatu sirkuit di Miami Gardens terbongkar. Ide kedua buat memindahkan Grand Prix Brasil dari São Paulo ke sirkuit terkini di Rio de Janeiro pula ditangguhkan.

Baca Juga : Peugeot Luncurkan Mobil Balap Hybrid Untuk Le Mans

– Kalender berubah karena pandemi COVID-19
Penanggalan asli yang disetujui oleh FIA World Motor Gerak badan Council tercantum Grand Prix Cina, yang hendak berjalan pada 11 April. Tetapi, kegiatan itu ditunda sebab pemisahan ekspedisi terpaut endemi COVID- 19. Grand Prix Emilia Romagna di Autodromo Enzo e Dino Ferrari di Imola, yang awal dimaksudkan selaku Grand Prix satu kali pada tahun 2020, senantiasa dipertahankan di tempatnya. Tidak hanya itu, Grand Prix Australia, yang sepatutnya berjalan pada 21 Maret selaku Grand Prix kesatu kompetisi, ditunda sampai 21 November sebab endemi. Bertepatan pada buat Grand Prix São Paulo, Arab Saudi serta Abu Dhabi diganti buat mengakomodasi ini. 28 April 2021, Grand Prix Kanada dibatalkan buat tahun kedua beruntun sebab endemi COVID- 19 serta digantikan oleh Grand Prix Turki, yang awal dimaksudkan buat melaksanakan pengembalian satu kali pada tahun 2020. Pada 14 Mei 2021, Grand Prix Turki ditunda sebab pemisahan ekspedisi dari Turki yang diberlakukan oleh penguasa Inggris. Akhirnya, Grand Prix Prancis dimajukan sepekan serta Grand Prix Styrian, yang awal dimaksudkan selaku pacuan satu kali pada tahun 2020, ditambahkan ke penanggalan selaku gantinya. Pada 4 Juni 2021, Grand Prix Singapore, yang awal hendak berjalan pada 3 Oktober, dibatalkan sebab permasalahan keamanan serta peralatan yang berkepanjangan yang diakibatkan oleh endemi COVID- 19, serta digantikan oleh Grand Prix Turki. Pada 6 Juli 2021, Grand Prix Australia dibatalkan buat tahun kedua beruntun sebab tingkatan vaksinasi yang kecil serta pemisahan ekspedisi yang diberlakukan di Victoria.

Duet Mercedes Yang Jawb Tantangan Dari Verstappen Dari Hasil FP2 F1 GP Austria

Duet Mercedes Yang Jawb Tantangan Dari Verstappen Dari Hasil FP2 F1 GP Austria

f1complete – Formula Satu, atau yang biasa dikenal dengan F1 (atau Kejuaraan Dunia Formula Satu FIA secara penuh), adalah mobil balap satu tempat duduk tingkat tertinggi yang diawasi oleh Federasi Otomotif Internasional (FIA) dan dimiliki oleh Grup Formula Satu. Ini terdiri dari serangkaian kompetisi yang disebut Grand Prix. Perlombaan diadakan di trek balap atau jalan umum di kota yang tertutup untuk umum. Hasilnya, dua juara dunia ditentukan, satu adalah pembalap dan yang lainnya adalah tim.

Duet Mercedes Yang Jawb Tantangan Dari Verstappen Dari Hasil FP2 F1 GP Austria – Karena kecepatan putar yang dihasilkan oleh aerodinamika downforce, Formula Satu adalah mobil tercepat di dunia. Mobil ini dapat mencapai kecepatan 300 km/jam (185 mph), dan mesinnya dapat mencapai 850 tenaga kuda pada kecepatan sekitar 18.000 rpm (per 2005).

Duet Mercedes Yang Jawb Tantangan Dari Verstappen Dari Hasil FP2 F1 GP Austria

Duet Mercedes Yang Jawb Tantangan Dari Verstappen Dari Hasil FP2 F1 GP Austria

Eropa merupakan suatu pusat dari adat- istiadat Formula Satu juga senantiasa menjadi pusat pada masa sekarang ini. Dikala ini ini Grand Prix telah diadakan di semua arah bumi, dengan seri pacuan terkini di Bahrain, Cina, Malaysia serta Turki. Resep Satu merupakan balap mobil paling mahal bagus dalam bidang penciptaan ataupun olahraganya.

Seri Resep Satu bersumber pada seri grand prix motor Eropa pada dekat 1920- an serta 1930- an. Beberapa badan balap grand prix membuat beberapa ketentuan buat kompetisi bumi saat sebelum Perang Bumi II. Dengan alibi janji sebab perang, kompetisi bumi pembalap tidak diformalkan hingga 1947 serta berjalan buat awal kalinya pada 1950. Kompetisi bumi konstruktor setelah itu menyusul pada 1958. Pacuan Resep Satu tanpa titel diselenggarakan bertahun- tahun, namun disebabkan membengkaknya bayaran pertandingan menyebabkan pertandingan ini selesai pada dini 1980- an. Julukan berolahraga ini, Resep Satu, membawa alamat kalau ini ialah berolahraga yang sangat maju serta bersaing di antara pacuan mobil resep lain.

– Jadwal GP F1 Austria 2021 minggu ini
Usai mengantarkan Max Verstappen ke podium teratas di GP Styria, Die Rotten Bullen memaksa Mercedes menghadapi masa sulit dengan 4 kemenangan beruntun. Pembalap asal Belanda itu punya reputasi menekan lawannya Lewis Hamilton. Perubahan posisi mobil tidak membawa keuntungan tertentu bagi Verstappen. Pasalnya, setelah menghubungi tim Austria, torehannya di sirkuit Red Bull sudah menikmati reputasi di puncak mobil. Dalam 7 penampilannya, ia naik podium 5 kali (3 kali sukses) dan 2 kali crash. Ketika Sergio Perez menghadapi rintangan lagi, Verstappen penuh harapan. Tampaknya astronot ramah Checo tidak terlalu ramah di lapangan.

Mercedes tenggelam dalam problemnya sendiri membutuhkan momentum untuk bangun. Hamilton, yang haus kemenangan, kemudian bagikan titik berat pada golongan untuk membetulkan performa W12. Pembalap Inggris itu belum mau bertawakal dalam pencarian titel juara F1 2021, terlebih nilainya 138, hanya terpaut 16 dari Verstappen. Desakan besar pula diperlihatkan Valtteri Bottas. Meski menciptakan kompensasi 3 grid minggu setelah itu akibat mobilnya berkelana di pit, dia mampu bocor 3 besar. Akan amat menarik memperhatikan apa yang dicoba Mercedes merespons kekalahan dari Red Bull dalam lama kurang dari sepekan. Lando Norris, yang tidak menghirup aroma podium dalam 3 bentrok berhubungan, kayaknya hanya ingin menciptakan angka lebih banyak sembari mengintai kans ke 3 sangat atas. Target pembalap McLaren itu mencegah posisinya di 4 besar klasemen.

Baca Juga : Honda Resmi Mundur Dari F1 Yang Ingin Berfokus Pada Mesin Ramah Lingkungan

Ferrari menyantap kekesalan akhir minggu setelah itu karena 2 pembalapnya, Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr., tidak setangguh barisan pembalap adres atas. Mereka mencari akar kasus untuk mengubah kodrat di GP Austria. Pada langkah edukasi lapang kali ini, tim- regu akan menciptakan peranan ekstra mengakulasi data untuk Pirelli. Pemasuk ban itu akan berupaya prototipe ban balik yang terbaru. Mereka tingkatkan arsitektur lebih kuat yang bisa menahan berat besar. Hujan cepat diprediksi akan mengguyur alam itu pada disaat gelaran edukasi lapang, Jumat( 2/ 7/ 2021) pagi. Gumpalan awan diperkirakan akan terwujud sepanjang akhir minggu. Belum tentu akan menimbulkan cuaca kurang bagus, namun tim- regu memerlukan mengestimasi dengan strategi ban dan pitstop.

– Duet Verstappen, Mercedes menjawab tantangan
Duo Mercedes-AMG Petronas F1 Lewis Hamilton dan Valtery Bottas sukses naik ke posisi start dan runner-up pada etape FP2 Grand Prix Austria yang digelar di sirkuit Red Bull Ring. Menggunakan ban biasa, pasangan duo Mercedes ini menghentikan ritme panggung selama satu jam. Durasi lap Hamilton adalah 1 menit 04523 detik. Dia 0,189 detik lebih cepat dari Bottas. Durasi lap Hamilton jauh lebih baik dari FP1 yang masuk P7 dengan skor 1:05 dan 709 detik. Max Verstappen (Red Bull Racing-Honda), juga pemenang GP Styria yang digelar di Red Bull Ring, berhasil mencatatkan durasi tercepat di etape FP1 dan harus finis ketiga dengan lag 0,217 detik.

Verstappen langsung melesat di awal- dini langkah FP2 dengan menerobos 1 menit 05, 773 detik. Traffic bisa jadi kasus di jalur pendek sejenis Red Bull Ring yang hanya memiliki jauh jalur 4, 318 km itu. Menjalar menit ke- 39 dari satu jam langkah FP2 para pembalap mulai berlatih longer runs. Carlos Sainz Jr( Scuderia Ferrari) senggang mengetuai dengan 21 lap. Ferrari mengenakan langkah ini untuk berupaya ban lunak untuk jarak adu.

Sekira 24 menit saat sebelum FP2 selesai, Hamilton serta Bottas menaiki posisi 1- 2. Hamilton mendobrak durasi lap yang kesimpulannya jadi yang tercepat, dengan ban soft. Verstappen terabaikan 0, 217 detik di P3 dengan ban biasa. Kedua pembalap Red Bull Racing, Verstappen serta Sergio Perez, mengubah ban dengan kompon biasa di sepertiga akhir. Dari mari nampak Red Bull kayaknya hendak mengenakan ban ini buat mulai adu GP Austria, Minggu( 4/ 7/ 2021) esok. Memandang situasi jalan yang mengarah dingin, para pembalap maksimum kayaknya berupaya menjauhi ban lunak( soft), C5, buat membuka pacuan esok. Ditambah, resiko akan menemui dilema tyre warm up sebab jalan yang dingin.

Baca Juga : Mengapa GP Austria Berbeda Dengan Balapan Minggu Lalu Di Trek Yang Sama

“ Ini cuma pertanyaan gimana manajemen ban. Jalan memanglah kira- kira licin,” cakap Christian Horner, Prinsipal Regu Red Bull Racing, sekira 15 menit tahap FP2 berakhir.“ Kita hendak menganalisa betul hasil 2 tahap latian leluasa ini.” Pada tahap FP1 yang dilangsungkan Jumat pagi, Max Verstappen jadi pembalap tercepat dengan 1 menit 05, 143 detik. Beliau diiringi duet Scuderia Ferrari, Charles Leclerc serta Carlos Sainz Jr yang terabaikan kurang dari 0, 3 detik. Banyak pembalap hadapi selip di FP1 sebab kesusahan menghangatkan ban. Alasannya, situasi Sirkuit Red Bull Ring lebih dingin dibandingkan dikala mengadakan GP Styria, akhir minggu kemudian. Lance Stroll( Aston Martin- Mercedes) selip 2 kali sampai pergi jalan. Nikita Mazepin( Haas- Ferrari) pula luang bermasalah dengan tyre warm up.