Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

f1complete – Pertandingan Dunia Resep Satu FIA 2021 ialah pertandingan balap motor untuk mobil Resep Satu yang yakni pertandingan Bumi Resep Satu yang ke- 72 berjalan.[a] Diakui oleh Fédération Internationale de lAutomobile( FIA), badan pengatur FIA. motorsport garis besar, berlaku seperti jenis perlombaan sangat besar untuk mobil balap cakra terbuka. Pertandingan ini direbutkan lebih dari 2 puluh 2 Grand Prix, yang akan diadakan di seluruh bumi. Pembalap dan golongan dijadwalkan untuk bersaing memperebutkan titel Juara Bumi Pembalap dan Juara Konstruktor Alam. Lewis Hamilton dan Mercedes tiap- masing- masing ialah juara bertahan Pembalap Bumi dan Konstruktor Alam, sesudah memenangkan titel pada tahun 2020.

Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021

– Entri
Kejuaraan Dunia Yang Ada Pada Formula 1 Pada Tahun 2021 – Konstruktor serta pembalap selanjutnya dikala ini terikat kontrak buat bersaing di Kompetisi Dunia 2021. Seluruh regu bersaing dengan ban yang dipasok oleh Pirelli. Tiap regu diwajibkan memasukkan paling tidak 2 pembalap, satu buat tiap- tiap dari 2 mobil harus.

– pengendara bimbingan gratis
Selama masa, 4 pebalap maju selaku pebalap pengetes ataupun pebalap ketiga di tahap bimbingan leluasa. Callum Ilott serta Robert Kubica mengemudi buat Alfa Romeo Racing di 2 serta 3 Grand Prix tiap- tiap, sedangkan Roy Nissany mengemudi buat Williams di 3 Grand Prix. Guanyu Zhou mengemudi buat Alpine di Grand Prix Austria.

– Pergantian tim
McLaren memublikasikan kalau mereka hendak berganti dari memakai bagian energi Renault jadi yang dibentuk oleh Mercedes, meneruskan kemitraan McLaren- Mercedes yang berjalan antara 1995 serta 2014. Racing Poin diketahui selaku Aston Martin. Pergantian julukan dicoba oleh owner bagian regu Lawrence Stroll yang mendanakan di merk Aston Martin. Renault setelah itu diketahui selaku Alpine, mengutip julukan merk mobil gerak badan Renault.

– Pergantian driver
Pemenang Dunia Pembalap 4 kali Sebastian Vettel meninggalkan Ferrari pada akhir Kompetisi 2020 sehabis membalap dengan regu sepanjang 6 masa. Bangku Vettel didapat oleh Carlos Sainz Jr., yang sudah meninggalkan McLaren. Daniel Ricciardo alih dari Renault ke McLaren, di mana beliau mengambil alih Sainz. Ricciardo digantikan oleh Pemenang Dunia dobel Fernando Alonso, yang membalap di masa awal Alpine, sehabis terakhir membalap pada 2018 buat McLaren. Vettel alih ke Aston Martin, di mana beliau mengambil alih Sergio Pérez. Pérez, yang tadinya memaraf kontrak mengemudi buat pelopor Aston Martin, Racing Poin, sampai 2022, alih ke Red Bull Racing di mana beliau mengambil alih Alex Albon. Albon merupakan pembalap persediaan serta pengetes Red Bull Racing buat masa 2021. Pérez jadi pembalap awal semenjak Mark Webber pada tahun 2007 yang berasosiasi dengan regu tanpa tadinya jadi badan Red Bull Baru Team.

Romain Grosjean serta Kevin Magnussen, yang tiap- tiap membalap buat Haas semenjak 2016 serta 2017, meninggalkan regu pada akhir 2020. Pemenang Formula 2 2020 Mick Schumacher, putra Pemenang Dunia 7 kali Michael Schumacher, mengutip salah satu bangku di sebaliknya regu yang lain diisi oleh Nikita Mazepin yang finis kelima di Kompetisi Formula 2. Yuki Tsunoda, yang finis ketiga di Kompetisi Formula 2 2020, lolos ke Formula Satu bersama Scuderia AlphaTauri, mengambil alih Daniil Kvyat, yang alih ke Alpine selaku pebalap persediaan mereka. Tsunoda jadi pembalap Formula Satu Jepang awal semenjak Kamui Kobayashi pada 2014.

– Pergantian medio musim
Sepanjang akhir minggu Grand Prix Belanda, Kimi Räikkönen diklaim positif terserang virus corona. Ia digantikan di Alfa Romeo Racing oleh pembalap persediaan Robert Kubica, yang terakhir membalap di Grand Prix Abu Dhabi 2019, mengemudi buat Williams. Räikkönen pula digantikan oleh Kubica di Grand Prix Italia selanjutnya.

Baca Juga : Wawasan Tentang Inovasi Teknologi Yang Diterapkan Dalam Formula 1

– Ekspansi serta pergantian penanggalan dari 2020 sampai 2021
Liberty Alat, pemegang hak menguntungkan berolahraga, memublikasikan kalau hendak terdapat ruang buat penanggalan 2021 buat bertumbuh melewati 2 puluh 2 pacuan yang direncanakan pada penanggalan 2020. Peraturan berolahraga diganti buat membolehkan maksimum 2 puluh 5 Grand Prix per tahun.
1. Grand Prix Portugis di Autódromo Internacional do Algarve di Portimão, yang awal dimaksudkan buat dicoba sekali saja pada tahun 2020, merupakan putaran ketiga kompetisi itu.
2. Grand Prix Styrian di Red Bull Ring di Spielberg, yang awal mulanya dimaksudkan selaku pacuan satu kali pada tahun 2020, merupakan putaran kedelapan kompetisi, yang berarti sirkuit itu jadi tuan rumah pacuan beruntun buat masa kedua beruntun.
3. Grand Prix Belanda dihidupkan kembali,[69] dengan pacuan berjalan di Sirkuit Zandvoort. Kejuaraan itu men catat awal kalinya Grand Prix Belanda dijalani semenjak 1985. Grand Prix Belanda sudah dimasukkan dalam penanggalan 2020, namun dibatalkan selaku asumsi atas endemi COVID- 19.
4. Grand Prix Qatar hendak mengawali debutnya, dengan pacuan hendak diadakan di Sirkuit Global Losail, tempat yang jadi tuan rumah Grand Prix sepeda motor Qatar semenjak tahun 2004. Konsep berikutnya buat memasukkan Grand Prix ke dalam penanggalan pada bertepatan pada Kontrak 10 tahun dari 2023 serta berikutnya di sirkuit terkini yang terbuat spesial pula terbongkar. Kejuaraan dijadwalkan berjalan pada malam hari, tempat ketiga buat jadi tuan rumah pacuan malam sehabis Grand Prix Singapore serta Bahrain.
5. Grand Prix Arab Saudi juga akan memulai debutnya, dengan balapan akan diadakan di sirkuit sementara di kota Jeddah. Rencana lebih lanjut untuk memindahkan Grand Prix ke Qiddiya pada tahun 2023 juga diumumkan. Perlombaan dijadwalkan berlangsung pada malam hari, menjadi tempat keempat untuk menjadi tuan rumah balapan malam setelah Grand Prix Singapura, Bahrain dan Qatar.
6. Grand Prix Vietnam akan memulai debutnya, dengan balapan dijadwalkan berlangsung di ibukota Hanoi di Sirkuit Hanoi. Grand Prix Vietnam telah dimasukkan dalam kalender 2020, tetapi dibatalkan sebagai tanggapan atas pandemi COVID-19. Grand Prix dibatalkan dari kalender 2021 karena penangkapan atas tuduhan korupsi mantan ketua Hanoi Nguyễn c Chung, seorang pejabat kunci yang bertanggung jawab untuk mengatur balapan.

Perubahan lebih lanjut pada kalender direncanakan menyusul gangguan pada kejuaraan 2020 yang disebabkan oleh pandemi COVID-19:
1. Grand Prix Azerbaijan dan Monaco kembali ke kalender. Grand Prix ini telah dihapus dari jadwal 2020 yang diterbitkan ulang karena kesulitan logistik yang terkait dengan pembuatan sirkuit jalanan dalam waktu singkat.
2. Grand Prix Brasil, Prancis, dan Amerika Serikat juga kembali digelar. Balapan 2020, bersama dengan debut Grand Prix Mexico City, dibatalkan karena pandemi. Grand Prix Brasil yang kembali berganti nama menjadi Grand Prix São Paulo untuk menghormati peningkatan keterlibatan dari pemerintah daerah.
3. Grand Prix ke-70, Eifel, Sakhir dan Tuscan tidak termasuk dalam daftar balapan 2021. Grand Prix ini secara khusus diperkenalkan ke dalam kalender 2020 sebagai tanggapan terhadap pandemi COVID-19, untuk memastikan bahwa sebanyak mungkin balapan dapat diadakan.